Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menarik Lesser Sand Plover, Vokalisasinya Terdengar Unik! 

5 Fakta Menarik Lesser Sand Plover, Vokalisasinya Terdengar Unik!
Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Vedant Raju Kasambe)
Share Article

Spesies burung yang mendapatkan identitas barunya pada tahun 2022 lalu adalah lesser sand plover. Mereka berada dalam famili Charadriidae dan memiliki nama ilmiah Charadrius mongolus. Panjang tubuhnya kisaran 18--21 sentimeter, lebar kepakan sayapnya 45--58 sentimeter dan beratnya 39--110 gram. Ciri khas dari penampilannya adalah kaki dan paruhnya yang panjang. Saat musim kawin punggung jantan berwarna abu-abu dan perutnya putih.

Sementara itu, bagian dada, dahi dan tengkuknya cokelat kemerahan. Berbeda dengan betina yang warnanya lebih kusam. Mereka memiliki sedikit warna cokelat kemerahan di kepalanya saat musim dingin. Kaki dan paruhnya berwarna gelap. Setelah tahu ciri-cirinya, yuk kenalan dengan mereka melalui fakta berikut ini.

  1. 1. Bermigrasi saat musim dingin

    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Dr. Raju Kasambe)
    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Dr. Raju Kasambe)

    Spesies burung ini berkembangbiak di pepohonan yang ada di Himalaya, beberapa tempat di dataran pantai tandus di bagian timur laut Siberia dan Alaska. Mereka membuat sarang di tanah gundul saat musim kawin. Lesser sand plover juga bermigrasi saat musim kawin di pantai berpasir Afrika Timur, Asia Selatan dan Australasia.

    Animalia menginformasikan bahwa burung ini bahkan pernah menjelajah jauh ke bagian barat Eropa, lho. Tercatat tiga burung di Inggris Raya pada tahun 2003. Mereka bersarang di tanah gundul dan tidak masalah berbagi tempat perkembangbiakan dengan burung plover mongolia.

  2. 2. Kerap mencari makan dalam kelompok campuran

    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Rison Thumboor)
    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Rison Thumboor)

    Berdasarkan informasi dari Birds in Backyards, lesser sand plover mencari makan di lumpur, pantai berpasir, muara dan area pasang surut di hutan bakau. Menu makannya terdiri dari moluska, cacing, krustasea dan serangga yang paling disukainya.

    Lesser sand plover biasanya mencari makan sendirian, tapi tidak masalah berada di dalam kawanan. Bahkan kerap mencari makan dalam kelompok campuran. Teknik mencari makannya berlari, lalu berhenti untuk mematuk mangsa. Memang ciri khas dari burung plover.

  3. 3. Dulunya tidak berada dalam kelompoknya sendiri

    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Imran Shah)
    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/Imran Shah)

    Menariknya, siberian sand plover dan tibetan sand plover pernah dianggap sama sebagai bagain dari lesser sand plover. Akan tetapi, studi tahun 2022 menunjukkan bahwa kelompok mongolus tersebut merupakan kerabat dari greater sand plover. Sementara itu, lesser sand plover ternyata parafiletik, berarti tidak mencakup semua keturunan dari leluhur yang sama.

    Karenanya, taksonomi sebelumnya direvisi. Internasional Ornithological Union (IOU) pada tahun 2023 meresmikan pemisahan spesies tersebut. Bahkan memberikan nama yang baru, dilansir iNaturalist.

  4. 4. Bagaimana cara berkomunikasinya?

    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/JJ Harrison)
    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/JJ Harrison)

    Ketika kamu menemui lesser sand plover secara langsung, kamu pasti akan mendengar panggilan 'drrrit' bernada pendek tapi keras. Ada juga panggilan berupa rangkaian cepat. Vokalisasi lainnya seperti 'chitik' atau 'chiktik' bernada tajam. Sama seperti burung lainnya, mereka juga punya suara khusus ketika musim kawin.

    Nyanyiannya terdiri dari rangkaian nada cepat yang diulang, 'kra-ra-rreeee...kra-ra-rreee'. Diawali dengan nada lembut serak dan diakhiri nada keras. Terdapat juga suara 'krrree-rrrr' bernada rendah dan serak, dikutip dari laman Oiseaux Birds.

  5. 5. Sistem perkawinan lesser sand plover

    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/JJ Harrison)
    Lesser sand plover (commons.m.wikimedia.org/JJ Harrison)

    Tidak banyak informasi mengenai sistem perkawinan lesser sand plover. Tapi, diketahui bahwa betina mulai bertelur pada akhir bulan Mei hingga pertengahan Juni. Sarangnya berupa cekungan dangkal di atas pasir atau kerikil, di bebatuan dan semak-semak. Mereka bahkan mengumpulkan serpihan serta bebatuan kecil di dalam sarang saat sedang mengerami telur-telurnya.

    Betina bisa menghasilkan 2-3 telur yang dieraminya sendirian selama 3 minggu. Anak-anaknya baru belajar terbang pada usia 30--35 hari setelah menetas. Jantan merawat anaknya dengan cekatan, terkadang dibantu oleh betina.

    Sekarang kamu tahu bahwa lesser sand plover sebelumnya terdiri dari dua spesies plover, kemudian memiliki kelompoknya sendiri. Sayangnya, burung ini terancam oleh degradasi dan kehilangan habitatnya karena pertanian serta gangguan turis pariwisata. Laporan terakhir tahun 2006 menyatakan bahwa populasinya diperkirakan mencapai 310.000--390.000.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More