Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar menghasilkan asap tebal yang mengganggu pernapasan.Dalam kondisi tertentu, kebakaran juga bisa memicu fenomena alam ekstrem yang mungkin terdengar seperti adegan film bencana. Panas dari api dapat memengaruhi pergerakan udara, membentuk awan raksasa, hingga menciptakan pusaran yang membawa api dan bara.
Bahkan, partikel sisa kebakaran bisa terbawa ke atmosfer dan kembali ke permukaan bersama air hujan. Fenomena-fenomena ini menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak selalu berhenti di area yang terbakar. Meski begitu, setiap fenomena memiliki kondisi pemicu yang berbeda dan tidak otomatis terjadi pada setiap kebakaran hutan.
Lantas, apa saja fenomena ekstrem yang bisa muncul akibat karhutla? Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!
