4 Hewan dengan Kemampuan Problem Solving yang Andal

- Burung gagak memiliki kemampuan menggunakan alat untuk memecahkan masalah, serta mampu berpikir analitis dan bekerja sama dalam kelompok.
- Simpanse dapat menggunakan alat dengan teknik konsisten, menunjukkan kemampuan analisis dan strategi sosial dalam memperoleh makanan.
- Lumba-lumba mampu memahami instruksi kompleks, bekerja sama dalam kelompok, dan menggunakan komunikasi suara untuk menyusun strategi berburu yang efisien.
Kemampuan memecahkan masalah bukan hanya dimiliki oleh manusia, sebab ada banyak hewan yang kerap menunjukkan kecerdasan luar biasa. Beberapa spesies bahkan mampu menggunakan alat, memahami pola, dan juga menyusun strategi untuk memeroleh makanan, atau bahkan menyelamatkan diri.
Memahami kecerdasan hewan bisa membantu manusia untuk mengenali betapa kompleksnya perilaku satwa liar dan bagaimana cara mereka beradaptasi untuk bisa bertahan hidup. Simaklah beberapa hewan berikut ini yang dikenal memiliki kemampuan problem solving yang ada di habitatnya.
1. Burung gagak

Burung gagak dikenal sebagai salah satu burung tercerdas di dunia, sebab memiliki kemampuan untuk menggunakan alat secara spontan dalam memecahkan masalah. Mereka bisa mengambil ranting, membengkokkannya, lalu menggunakannya untuk mengeluarkan serangga dari celah yang mungkin sulit untuk dijangkau.
Burung gagak juga mampu mengidentifikasi langkah-langkah yang memang harus dilakukan secara bertahap untuk bisa mencapai tujuan tertentu, sehingga memiliki kemampuan berpikir yang analitis. Burung gagak bisa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan masalah yang memerlukan strategi, seperti mencari makanan yang ada di lingkungan baru.
2. Simpanse

Simpanse kerap menggunakan berbagai benda yang ada di sekitarnya sebagai alat untuk membantu aktivitas harian, termasuk memecahkan kacang dengan menggunakan batu. Mereka bisa mengevaluasi alat mana yang memang dianggap efektif berdasarkan ukuran dan juga beratnya.
Simpanse memiliki kemampuan untuk menggunakan alat-alat dengan teknik yang konsisten, sehingga proses ini menunjukkan kemampuan analisis yang mirip dengan mekanisme pemecahan masalah pada manusia. Mereka juga kerap menyusun strategi bersama untuk memeroleh makan dan juga mempertahankan wilayahnya, sehingga menunjukkan kecerdasan mereka bukan hanya teknis, namun juga sosial.
3. Lumba-lumba

Lumba-lumba telah dikenal memiliki otak besar yang bisa membantu mereka memahami instruksi kompleks melalui simbol atau bunyi tertentu. Mereka bisa mengenali urutan perintah, membedakan konteks, hingga menyesuaikan aksi yang berdasarkan pada kombinasi sinyal yang telah diberikan oleh pelatihnya.
Lumba-lumba bisa bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun strategi berburu yang dianggap lebih efisien. Mereka kerap menggunakan komunikasi suara untuk bisa mengarahkan anggota kelompok ke posisi yang tepat, sehingga koordinasinya berjalan lancar dan membuktikan kemampuan pemecahan masalah yang baik.
4. Gurita

Gurita termasuk salah satu hewan laut yang paling cerdas, sebab memiliki kemampuan untuk membuka tutup botol, memecahkan teka-teki, hingga mencari jalan keluar pada saat berada di wadah yang tertutup. Mereka bukan hanya mengandalkan insting, namun juga kerap mempelajari pola kunci, bahkan mengingat cara membuka mekanisme yang cenderung rumit.
Gurita bisa berkamuflase dengan menggunakan warna dan tekstur kulit untuk bisa menyelamatkan diri dari predatornya. Selain itu, mereka juga kerap menganalisis lingkungan sekitar dengan cepat dan memilih strategi yang terbaik berdasarkan risiko yang ada.
Kemampuan problem solving pada hewan menunjukkan bahwa kecerdasan bukan hanya milik manusia, namun juga berkembang luas di berbagai spesies. Beberapa hewan di atas bisa menjadi contoh menakjubkan tentang bagaimana sistem kognitif yang kompleks ternyata ada di dunia fauna. Dengan memahami keunikan kecerdasan mereka, maka bisa lebih menghargai keberagaman perilaku hewan, sekaligus pentingnya menjaga keberlangsungan hidup mereka.



















