rekonstruksi kerangka dinosaurus (unsplash.com/Michael Van Kerckhove)
Kurator senior paleontologi vertebrata di Denver Museum, Tyler Lyson, menjelaskan bahwa penemuan jalur jejak kaki ini memiliki nilai yang sangat istimewa dibanding sekadar penemuan fosil tulang biasa.
"Tulang memberi tahu kita banyak hal tentang hewan-hewan ini, tetapi jejak kaki menangkap momen perilaku tertentu. Dengan jejak kaki, kita benar-benar dapat mengikuti pergerakan hewan tersebut di lanskap. Hal itu sangat jarang terjadi pada T-rex," ungkap Lyson.
Berdasarkan analisis pemindaian permukaan 3D beresolusi tinggi, setiap cetakan jejak kaki memiliki ukuran sekitar 0,91 meter dengan jarak langkah mencapai 3,9 meter. Dari data tersebut, para peneliti memperkirakan sang raja purba yang berbobot raksasa ini berjalan dengan kecepatan sekitar 5,6 hingga 7,2 kilometer per jam. Kecepatan tersebut kurang lebih setara dengan manusia saat berjalan cepat.
Penemuan jejak kaki T-rex dewasa pertama ini sekali lagi membuktikan bahwa bumi kita masih menyimpan jutaan misteri purba yang belum terungkap. Jadi, hal menarik apa lagi yang akan ditemukan para ilmuwan selanjutnya?