Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Keju Berusia 7 Ribu Tahun Ditemukan di Kroasia

Keju Berusia 7 Ribu Tahun Ditemukan di Kroasia
Pexels.com/Irita Antonevica

Para ahli sains menemukan tanda-tanda apa yang dipercaya sebagai keju tertua yang pernah ditemukan. Sebuah tim internasional, termasuk para peneliti Heriot-Watt University mengatakan keju yang ditemukan di Kroasia tersebut mengarah pada transformasi Eropa.

1. Keju itu ditemukan dalam bentuk asam lemak

m.huffpost.com
m.huffpost.com

Keju itu bukan berupa keju padat yang sering ditemui. Melainkan dalam bentuk asam lemak yang ditemukan pada gerabah dari situs arkeologi di Pokrovnik di pantai Dalmatian.

Namun hal itu cukup bagi peneliti dari Heriot-Watt University di Edinburgh and Pennsylvania State, Rochester Institute of Technology, dan Šibenik City Museum untuk menyimpulkan bahwa objek tembikar seperti saringan telah digunakan untuk menyaring curds dari whey dalam pembuatan keju.

2. Penemuan ini mendorong waktu kembali pada Zaman Neolitikum

m.phys.org/Sibenik City Museum
m.phys.org/Sibenik City Museum

Dilansir dari Newsweek, sebelumnya, tanda-tanda pembuatan keju di Mediterania diketahui adalah 5 ribu tahun lalu pada Zaman Perunggu. Penemuan ini mendorong waktu kembali pada Zaman Neolitikum. Walaupun sebenarnya pertanian di wilayah Eropa yang dikaitkan dengan keju dan susu telah dimulai sejak sekitar 9 ribu tahun lalu.

Tulisan oleh Evershed, dikatakan bahwa telah ditemukan sisa-sisa susu yang melimpah di kapal tembikar yang lebih tua di Anatolia barat laut, sekitar 9 ribu tahun yang lalu. Hal ini memberikan bukti paling awal dari pengolahan susu. Tapi masih belum jelas apakah residu ini berasal dari keju.

3. Terobosan transformasi manusia

pixabay.com
pixabay.com

Penemuan ini akan menjadi terobosan bagi teknologi yang mentransformasi manusia. Anak-anak muda di zaman itu sering meminum susu, sedangkan orang dewasa malah tidak toleran terhadap laktosa. Keju mengubah hal itu karena orang dewasa sekalipun dapat mencerna keju.

Konsumsi susu dan produk susu akan memiliki banyak keuntungan bagi populasi pertanian awal, karena susu, yogurt, dan keju adalah sumber kalori, protein, dan lemak yang baik. Produksi susu dan keju pada saat itu juga mengurangi kematian pada bayi.

Dilansir dari BBC, karena keju yang pertama kali dibuat telah menghilang pada masa prasejarah. maka ada teori sebelum tembikar dikembangkan, mereka menyimpannya di kandung kemih yang terbuat dari perut hewan. Rennet yang berada di kulit akan bereaksi membentuk curds dan whey.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Penyebab Kucing Sering Berguling di Lantai, Tanda Nyaman!

01 Apr 2026, 20:15 WIBScience