Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tak Banyak Tahu, 7 Tanaman Unik Ini Namanya Terinspirasi dari Burung

Tak Banyak Tahu, 7 Tanaman Unik Ini Namanya Terinspirasi dari Burung
paruh burung beo (commons.wikimedia.org/阿橋 HQ)
Intinya Sih
  • Tujuh tanaman unik ini dinamai berdasarkan inspirasi dari burung, baik karena bentuknya menyerupai burung maupun menjadi favorit bagi beberapa jenis burung.
  • Contohnya meliputi bunga merak, cockspur coral tree, hummingbird sage, egret flower, pakis sarang burung, paruh burung beo, hingga anggrek bebek terbang.
  • Tanaman-tanaman tersebut berasal dari berbagai wilayah dunia seperti Amerika Selatan, Asia Timur, Kepulauan Canary, hingga Australia dan memiliki keunikan visual serta manfaat tersendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dunia flora dan fauna selalu punya hal unik untuk dibahas. Salah satunya adalah tanaman berikut yang namanya terinspirasi dari burung. Terdapat sejarah dibalik penamaan tanaman tersebut.

Beberapa karena memiliki bentuk menyerupai burung. Namun, ada juga yang diberi nama karena jadi tanaman favorit burung. Punya nama yang unik, tak banyak yang tahu tentang tanaman unik berikut. Jadilah salah satu yang mengetahuinya, yuk, simak daftar tanaman unik bernama burung berikut!

1. Bunga merak

bunga merak
bunga merak (commons.wikimedia.org/someformofhuman)

Bunga merak memiliki nama ilmiah Caesalpinia pulcherrima. Bunga merak memiliki lima kelopak berbentuk seperti mangkok. Bentuk kelopaknya yang mekar ini juga terlihat mirip dengan ekor burung merak saat dikembangkan.

Bunga merak cocok ditanam di kawasan tropis. Di Barbados, bunga merak ditanam di dekat pagar yang memberikan sentuhan warna cerah. Tanaman yang satu ini juga memiliki toleransi tinggi terhadap kekeringan.

2. Cockspur coral tree

cockspur coral tree
cockspur coral tree (commons.wikimedia.org/Tatters)

Di Indonesia cockspur coral tree dikenal sebagai bunga dadap merah. Tanaman ini dikenal sebagai cokcspur atau taji ayam bukan tanpa alasan. Bunganya yang berwarna merah dan kemiripan bentuknya dengan taji ayam atau jengger ayam adalah alasannya.

Cockspur coral tree mulanya berasal dari Amerika Selatan. Pohon ini dapat tumbuh hingga 5-8 meter. Cockspur coral tree juga cocok di tanam di Indonesia yang memiliki iklim tropis.

3. Hummingbird sage

hummingbird sage
hummingbird sage (flickr.com/jkirkhart35)

Hummingbird sage atau kolibri sage diberi nama burung bukan karena visualnya yang mirip burung kolibri. Hummingbird sage merupakan tanaman favorit burung kolibri. Tanaman ini merupakan salah satu sumber makanan utama dan favorit bagi kolibri.

Hummingbird sage banyak ditemukan di tempat asalnya California. Daunnya dimanfaatkan untuk pengobatan masalah tenggorokan. Sifat dekongestan membantu meredakan gangguan akibat flu.

4. Egret flower

egret flower
egret flower (commons.wikimedia.org/sunoochi)

Egret flower atau bunga kuntul termasuk dalam jenis bunga anggrek. Pemilik nama ilmiah Pecteilis radiata ini ditemukan di Cina, Jepang, Korea, dan Rusia. Egret flower memiliki bentuk bunga layaknya burung kuntul saat melebarkan sayapnya.

Egret flower tumbuh di kawasan pegunungan pada ketinggian sekitar 1500 mdpl. Egret flower membutuhkan lingkungan lembab dengan paparan sinar matahari. Namun, kini bunga ini jarang ditemukan di alam dan jarang dibudidayakan.

5. Pakis sarang burung

pakis sarang burung
pakis sarang burung (commons.wikimedia.org/Marija Gajić)

Melihat visual tanaman satu ini pasti sudah menebak alasannya dinamakan sarang burung. Pakis sarang burung memiliki daun lebar dan melingkar menyerupai sarang burung. Tanaman ini dapat tumbuh di pangkal-pangkal pohon besar.

Daunnya digunakan untuk membuat teh. Daunnya juga diolah menjadi losion untuk meredakan demam dan nyeri persalinan. Selain itu, pakis sarang burung merupakan salah satu tanaman hias populer yang indah, murah, dan mudah dibudidaya.

6. Paruh burung beo

paruh burung beo
paruh burung beo (commons.wikimedia.org/Nino Barbieri)

Paruh burung beo juga disebut sebagai bunga burung kakaktua. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Lotus berthelotii. Kelopak bunganya berwarna cerah dan melengkung tajam mirip seperti paruh burung beo.

Habitat asli paruh burung beo berasal dari Kepulauan Canary, Spanyol. Tanaman satu ini tumbuh merambat dan cocok ditanam pada pot gantung. Bunga paruh burung peo mekar pada bulan Mei-Juli.

7. Caleana major

Caleana major
Caleana major (commons.wikimedia.org/Caroline Jones)

Caleana major juga dikenal anggrek bebek terbang. Bunga anggrek ini memiliki bentuk bunga seperti bebek yang berusaha terbang. Kelopak bunganya berwarna merah kecoklatan mengkilap.

Bunga ini pertama kali ditemukan pada 1980 oleh Robert Brown. Caleana major terdapat di kawasan Benua Australia. Tumbuh di hutan eukaliptus, pesisir, rawa, atau lahan gambut.

Wah, unik-unik, ya, tujuh nama tanaman di atas? Ada yang terinspirasi karena bentuknya bahkan karena jadi tanaman favorit salah satu jenis burung. Mana, nih, di antara tanaman di atas yang jadi favorit kamu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Science

See More