Musim kemarau biasanya datang dengan cuaca yang lebih terik, tanah yang perlahan mengering, dan hujan yang makin jarang menyapa. Kondisi ini juga sering diikuti kabar kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sementara asapnya bisa menyebar dan bikin aktivitas sehari-hari ikut terganggu. Nah, pernah gak sih kamu bertanya-tanya, kenapa hutan justru jadi lebih rentan terbakar saat musim kemarau?
Bukan cuma soal panasnya matahari, ada beberapa kondisi alam yang membuat tumbuhan dan tanah kehilangan banyak kelembapan sehingga api lebih mudah muncul dan menyebar. Ditambah lagi, kebakaran hutan gak selalu terjadi karena faktor alam karena aktivitas manusia juga bisa memperbesar risikonya. Lantas, apa saja yang membuat kebakaran hutan lebih sering terjadi saat musim kemarau? Yuk, simak penjelasannya sampai akhir!
