- Jauhkan kendaraan dari area kering seperti semak-semak kering atau daerah berkayu. Bahan bakar yang tumpah dari kendaraan bisa memicu kebakaran
- Hindari menyalakan api sembarangan di alam liar, entah itu membuat api unggun, menyalakan korek api, atau merokok
- Jangan sekali-kali menyalakan kembang api atau petasan di alam liar, percikan apinya bisa memicu kebakaran
- Setelah menyalakan api di alam liar pastikan kamu menyiramnya dengan air dan mematikannya hingga tak ada bahan yang bisa terbakar
- Dilarang membuang sampah apa pun ke alam liar, khususnya sampah yang mudah terbakar seperti puntung rokok, plastik, atau kertas
- Setelah berkemah pastikan kamu mengumpulkan sampah dan membuangnya ke area yang disediakan. Sebab, sampah yang menumpuk bisa menjadi pemicu kebakaran.
Apakah Kebakaran Hutan Bisa Memicu Kepunahan Hewan Liar?

- Kebakaran masif di Kalimantan pada Agustus 2026, dengan sekitar 1.615 titik api, mengancam satwa lewat hilangnya habitat, sumber makanan, dan lokasi reproduksi.
- Kebakaran meningkatkan risiko kepunahan secara bertahap, terutama saat populasi menurun; belum ada catatan resmi kepunahan yang langsung disebabkan kebakaran hutan.
- Pencegahan meliputi menghindari api dan sampah mudah terbakar di alam, sedangkan saat kebakaran perlu menghubungi pihak berwenang, mengungsi bila dekat, serta membantu memadamkan api kecil.
Pada Agustus 2026, kebakaran hutan yang masif melanda Pulau Kalimantan. Tak hanya di satu lokasi, bahkan di satu waktu pernah terdapat sekitar 1,615 titik api yang tersebar di Kalimantan Utara hingga Kalimatan Selatan. Kebakaran hutan sebesar itu tak hanya berdampak bagi manusia, tapi bisa memicu kepunahan hewan liar.
Perlahan tapi pasti, hewan liar akan kehilangan rumah, makanan, dan tempat reproduksinya. Spesies yang tadinya berjumlah ribuan populasinya bisa merosot hingga menyisakan ratusan individu. Hal tersebut sangat buruk dan jika dibiarkan bisa memicu bencana yang jauh lebih besar. Mau tahu apa saja korelasi kebakaran hutan dan kepunahan satwa liar? Berikut penjelasannya!
1. Apakah kebakaran hutan bisa memicu kepunahan satwa liar?

kebakaran hutan tropis (commons.wikimedia.org/Ramos Keith, U.S. Fish and Wildlife Service) Artikel di jurnal Biological Conservation menjelaskan bahwa kebakaran hutan bisa menyebabkan perubahan secara mendadak dan meningkatkan risiko kepunahan satwa liar. Namun, kepunahan akibat kebakaran hutan tidak terjadi dalam waktu singkat seperti sehari atau dua hari (kecuali populasi satwa sangat sedikit). Sebaliknya, kebakaran hutan merupakan pemicu yang meningkatkan risiko kepunahan.
Nah, kepunahannya sendiri bisa terjadi secara bertahap tapi pemicu utamanya adalah kebakaran hutan itu sendiri. Laman BBC juga menambahkan bahwa kepunahan akibat kebakaran sudah pernah terjadi, khususnya pada era presejarah ketika suhu bumi meningkat dan kebakaran hutan merajalela.
2. Apa saja hewan yang bisa punah akibat kebakaran hutan?

ilustrasi hewan sebelum kebakaran hutan (commons.wikimedia.org/Micha L. Rieser) Sebenarnya belum ada catatan resmi terkait hewan yang kepunahannya secara langsung diakibatkan oleh kebakaran hutan. Namun, kebakaran hutan sendiri sudah mengancam banyak hewan di berbagai tempat. Laman WWF menerangkan bahwa 3 miliar ekor hewan terancam oleh kebakaran hutan masif yang melanda Australia pada 2020. Kebakaran hutan di Inggris pada 2025 juga dikhawatirkan memusnahkan satwa lokal seperti burung predator, hewan pengerat, hingga reptil. Manusia purba yang hidup sekitar 13,000 tahun yang lalu di California, Amerika Serikat juga menjadi pemicu kebakaran hutan dahsyat yang akhirnya memusnahkan berbagai satwa liar seperti kucing besar hingga mamalia raksasa.
3. Cara mencegah kebakaran hutan

ilustrasi kebakaran hutan (unsplash.com/Emma Renly) Kebakaran hutan bisa terjadi karena faktor alami seperti hawa panas. Namun, di masa modern tak sedikit kebakaran hutan yang dipicu oleh manusia itu sendiri. Karena itu, sangat penting bagi kita untuk mencegah kebakaran hutan dengan melakukan beberapa upaya pencegahan berikut:
4. Cara mengatasi kebakaran hutan

kondisi hutan gersang setelah kebakaran (commons.wikimedia.org/Thyrome) Meski sudah mencegah dengan sekuat tenaga terkadang kebakaran hutan tak terhindarkan. Jika sudah terjadi kebakaran hutan, maka kamu harus ikut serta dalam mengatasi dan memadamkannya. Sebab, kebakaran hutan tak hanya berpengaruh terhadap kehidupan satwa liar, tapi juga merugikan manusia. Di bawah ini adalah beberapa cara mengatasinya yang dirangkum dari berbagai sumber:
- Selalu tenang saat terjadi kebakaran hutan, jangan panik dan mulai pikirkan cara untuk keluar dari masalah tersebut
- Hubungi pihak berwenang seperti pemadam kebakaran atau polisi hutan untuk meminta bantuan
- Jika wilayah kebakaran berada kurang dari 2 kilometer dari rumah maka kamu bisa mengungsi
- Jika ingin memadamkan api kumpulan banyak orang, kamu tak akan sanggup memadamkan kebakaran seorang diri
- Saat pihak berwenang sudah datang berikan semua informasi yang kamu ketahui terkait kebakaran hutan jika mereka bertanya
- Cari sumber air seperti sungai, danau, bak mandi, atau selang air. Kemudian, bantu upaya pemadaman dengan memadamkan api yang berukuran kecil. Untuk api besar biarkan pihak berwajib yang menanganinya.
Apakah kebakaran hutan bisa memicu kepunahan satwa liar? Jawabannya bisa, tapi prosesnya akan terjadi secara bertahap. Karena itu, kamu tak boleh membiarkan kebakaran hutan terjadi. Kamu harus senantiasa menjaga, melindungi, dan mengawasi hutan dari risiko kebakaran. Jika ada orang yang sengaja membakar hutan kamu juga harus berani dengan menegurnya atau memanggil pihak berwajib.

















