Mengapa Planet Venus Dinobatkan Sebagai Nerakanya Tata Surya?

- Venus disebut kembaran Bumi karena ukuran dan strukturnya mirip, namun planet ini berputar berlawanan arah dan memiliki efek rumah kaca ekstrem yang menjadikannya paling panas di tata surya.
- Atmosfer Venus sangat tebal dengan 96% karbon dioksida dan awan asam sulfat, menciptakan tekanan 93 kali lipat dari Bumi serta suhu mencapai 460°C yang mampu melelehkan logam.
- Kondisi ekstrem Venus membuatnya mustahil dihuni manusia; misi seperti Magellan hanya bisa memetakan permukaannya lewat radar karena atmosfer padat dan suhu tinggi menghalangi eksplorasi langsung.
Berbicara soal planet di tata surya memang tidak ada habisnya. Fakta unik kali ini datang dari kembarannya bumi, yakni venus. Posisi venus berdekatan dengan bumi dan sering dikaitkan sebagai kembaran bumi karena struktur dan ukurannya yang mirip.
Uniknya lagi, venus juga dijuluki sebagai 'neraka' tata surya. Padahal jika bicara siapa yang paling panas di tata surya, harusnya matahari yang pantas mendapat julukan tersebut, atau planet merkurius yang jaraknya lebih dekat dengan matahari. Tetapi, kenapa justru venus ya g berada di urutan kedua setelah merkurius? Adanya artikel ini akan mengulik lebih jauh tentang planet venus dan mengapa dinobatkan sebagai nerakanya tata surya, berikut penjelasannya!
1. Karakteristik planet venus

Venus merupakan planet kedua dari matahari dan terdekat dengan bumi. Venus dikenal sebagai objek paling terang ketiga di tata Surya setelah matahari dan bulan. Planet ini berputar perlahan berlawanan arah dengan kebanyakan planet.
Hidup berdampingan dengan bumi, venus rupanya memiliki struktur dan ukuran yang juga mirip dengan planet kita. Bahkan terkadang venus dijuluki sebagai kembaran jahat bumi. Atmosfernya yang tebal memerangkap panas dalam efek rumah kaca yang tak terkendali, menjadikannya planet terpanas di tata surya.
Venus mengorbit matahari dari jarak rata-rata 67 juta mil (108 juta kilometer), atau 0,72 satuan astronomi. Dari jarak ini, sinar matahari membutuhkan waktu sekitar enam menit untuk menempuh perjalanan dari matahari ke venus.
Dilansir Britannica.com, jari-jari rata-rata venus adalah 6.051,8 km (3.760,4 mil), atau sekitar 95% dari jari-jari bumi di khatulistiwa, sedangkan massanya adalah 4,87 x 10²⁴ kg, atau 81,5% dari massa bumi. Kesamaan dengan bumi dalam ukuran dan massa menghasilkan kesamaan dalam padatan 5,24 gram per sentimeter kubik untuk venus, dibandingkan dengan 5,52 untuk bumi.
2. Venus memiliki atmosfer yang sangat panas

Dilansir Space.com, planet venus diselimuti oleh atmosfer yang sangat tebal dan padat, atmosfer terpadat di tata surya. Atmosfer venus terdiri dari karbon dioksida. Planet ini juga dilengkapi dengan awan asam sulfat. Karena atmosfernya yang memerangkap panas, venus memiliki permukaan terpanas di antara semua planet di tata surya.
Atmosfer venus terdiri dari 96% karbon dioksida, 3% nitrogen, dan 1% gas lainnya. Gas-gas lainnya ini terutama terdiri dari sulfur dioksida, karbon monoksida, uap air, helium, argon, dan neon, menurut NASA. Juga ditemukan sejumlah kecil oksigen dalam lapisan tipis atmosfer planet tersebut, meskipun itu adalah oksigen atom (O), bukan oksigen molekuler (O2) yang kita hirup. Sebagai perbandingan, atmosfer bumi terbentuk dari sekitar 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% gas lainnya.
Karena karbon dioksida sangat padat, atmosfer venus sekitar 93 kali lebih padat daripada atmosfer bumi. Jadi, jika seseorang berdiri di permukaan benus, maka rasanya seperti menanggung beban sebuah mobil kecil di setiap inci persegi tubuh manusia, atau seperti berada 0,6 mil di bawah permukaan laut di bumi tanpa alat pelindung apa pun, manusia akan langsung hancur tak tersisa.
Venus juga memiliki awan yang mengelilingi seluruh planet dan sebagian besar terbuat dari asam sulfat, dengan sejumlah kecil sulfur padat, asam nitrosilsulfat, dan asam fostat. Awan venus sangat tebal, di mana bagian utamanya membentang dari sekitar 30 hingga 42 mil di atas permukaan planet. Kabut lebih tipis mencapai sekitar 20 hingga 56 mil di atas permukaan.
Bagian atmosfernya pun terdiri dari tiga lapisan utama. Atmosfer bagian atas memiliki suhu yang sangat bervariasi dan membentang hingga 60 mil di atas permukaan. Di bawahnya terdapat atmosfer tengah atau stratosfer, kemudian bagian bawah ada troposfer yang membentang dari permukaan hingga sekitar 37 mil di atasnya dan berisi lapisan awan serta area bebas awan tepat di atas permukaan.
Bisa dibilang permukaan venus adalah benda terpanas di tata surya selain matahari. Bahkan lebih panas daripada permukaan merkurius, yang lebih dekat ke matahari. Hal ini disebabkan atmosfer venus yang tebal dan memerangkap panas, serta efek rumah kaca yang tak terkendali. Mengutip Space.com, permukaan venus panasnya dapat mencapai suhu 860 derajat Fahrenheit (460 derajat celcius), yang cukup panas untuk melelehkan timbal.
3. Mungkinkah planet venus ditempati manusia?

Sampai saat ini belum ditemukan tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi di atmosfer venus, beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa kehidupan mungkin dapat eksis di iklim yang relatif moderat dan tekanan yang rendah. Meskipun para ilmuwan telah mendeteksi sejumlah kecil oksigen atomik di atmosfer venus, tetapi tidak ada tanda-tanda bahwa venus pernah memiliki oksigen molekuler yang signifikan di atmosfernya.
Venus juga memiliki atmosfer yang tekanannya sangat tinggi. Rasanya mustahil untuk manusia menginjakkan kakinya di venus, karena berdiri di venus tekanannya sama seperti menanggung beban mobil kecil di setiap inci persegi tubuh.
Jangkan untuk menempati venus, misi eksplorasi yang diluncurkan oleh NASA pun sangat sulit karena atmosfer venus yang tebal dan gelap. Jadi, apa yang kita ketahui tentang venus dan permukaanya didasarkan pada misi seperti Magellan, yang diluncurkan oleh NASA pada tahun 1989. Pesawat ruang angkasa Magellan menggunakan radar untuk memetakan 98% permukaan venus secara detail, mengungkapkan topografi planet dari ruang angkasa yang relatif aman.
Sebagai penutup, venus dijuluki sebagai nerakanya tata surya karena suhu permukaanya yang sangat panas. Atmosfer venus yang sangat padat didorong oleh aktivitas vulkanik, yang tanda-tandanya tersebar di permukaan venus. Atmosfer yang tebal dan padat ini menciptakan tekanan yang sangat besar sehingga mustahil untuk ditempati makhluk hidup.








![[QUIZ] Dari Jenis Pola Evolusi, Ini Cara Kamu Berkembang dalam Hidup](https://image.idntimes.com/post/20241117/evolution-4107273-1920-98e96a30b423d76e55e0aee3f44c436d-281497b0273ca7ce61ba6799fb9ddbcd.jpg)










