Burung gagak (pexels.com/Walton)
Di dunia burung, gagak adalah peringkat satu sebagai burung paling cerdas. Burung gagak adalah ahlinya peniru suara. Mereka telah dilatih untuk menghitung dengan lantang hingga tujuh, dan beberapa gagak telah mempelajari lebih dari 100 kata dan hingga 50 kalimat lengkap, yang lain diketahui meniru suara pemiliknya untuk memanggil anjing dan menggoda kuda. Gagak juga menunjukkan rasa ingin tau yang besar, yang memicu reputasi sebagai pelaku kenalakan yang inventif dan pencuri yang licik.
Para ilmuwan juga menguji seberapa cerdas burung gagak dengan menguji tes IQ pada burung ini. Pengujian ini melibatkan pengamatan seberapa baik burung gagak melakukan tugas-tugas, seperti memilih tali mana yang harus ditarik untuk mendapatkan makanan, mencari tau cara membuka kotak, atau mencocokkan gambar pada kartu. Semua tes ini dilakukan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah burung gagak.
Salah satu tes yang mengukur kemampuan otak burung gagak disebut tes fabel Aesop, di mana tes ini dinamakan berdasarkan cerita Aesop "Burung Gagak dan Bejana.'' Untuk lulus tes ini, burung gagak harus menjatuhkan batu ke dalam wadah sempit untuk menaikkan permukaan air dan membawa hadiah makanan dalam jangkauan. Burung gagak berhasil memecahkannya, menyamai kemampuan kognitif manusia berusia lima hingga tujuh tahun, menurut para peneliti yang memberikan tes Aesop kepada burung gagak.
Burung gagak telah diamati mampu membengkokkan kawat menjadi kait, menjatuhkan kacang ke jalan untuk memecahkannya, dan menggunakan tongkat untuk mengambil makanan. Perilaku ini menunjukkan bahwa gagak dapat memahami sebab dan akibat daripada hanya mengandalkan insting. Penggunaan alat adalah salah satu tanda paling jelas dari kecerdasan tingkat lanjut pada hewan.
Lebih dari itu, gagak juga mampu mengingat wajah, tempat, dan peristiwa. Dalam hal ini, memori memainkan peran kucni dalam kecerdasan. Burung gagak dapat mengingat manusia tertentu, lokasi, dan interaksi masa lalu selama bertahun-tahun. Ingatan jangka panjang ini membantu mereka menghindari bahaya dan kembali ke sumber makanan yang dapat diandalkan. Kemampuan mengingat ini sangat jelas terlihat pada bagaimana gagak mengingat wajah manusia dan merespons orang secara berbeda berdasarkan pengalaman masa lalu.