Comscore Tracker

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasi

Ternyata hewan ini bukanlah paus!

Baru-baru ini, tersebar video viral di media sosial yang menunjukkan dua warga membawa paus kepala melon (Peponocephala electra) dengan sepeda motor. Sayangnya, mamalia laut tersebut diduga bukan diselamatkan, melainkan dikonsumsi.

Sebenarnya apa itu paus kepala melon? Mari kita simak delapan fakta mengenai hewan tersebut, dilansir berbagai sumber.

1. Kepalanya menyerupai melon

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi paus kepala melon (fisheries.noaa.gov)

Paus kepala melon merupakan mamalia laut yang memiliki kepala berukuran kecil dengan paruh yang tidak terlihat dan wajah berbentuk bulat layaknya sebuah melon. Melansir National Oceanic and Atmospheric Administration Fisheriessirip punggung mereka berukuran besar dan sirip dadanya meruncing.

Warna tubuh mereka keabu-abuan dan gelap. Selain itu, paus kepala melon punya jubah gelap di bawah sirip punggung dan bercak pucat di perut mereka. Hal ini ditambah dengan tanda putih di bibir dan bagian gelap di sekitar mata.

Hewan ini punya kemiripan dengan paus pembunuh kerdil (Feresa attenuata) dan paus pembunuh palsu (Pseudorca crassidens). Dibandingkan paus pembunuh kerdil, paus kepala melon punya sirip yang jauh lebih tajam dan kepala yang lebih membentuk segitiga.

Menurut Whale and Dolphin Conservation, paus kepala melon dapat dibedakan dengan paus pembunuh palsu melalui ukuran tubuhnya. Paus pembunuh palsu berukuran lebih besar, bahkan tubuhnya bisa 2 ribu kilogram lebih berat daripada paus kepala melon.

2. Bukan paus, melainkan lumba-lumba

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi paus kepala melon (commons.wikimedia.org/Cyril di Bisceglie)

Meskipun nama mamalia laut ini dengan jelas mengandung kata 'paus', nyatanya hewan ini bukanlah paus, melainkan lumba-lumba.

Masih mengutip Whale and Dolphin Conservation, paus kepala melon berasal dari keluarga lumba-lumba. Nama lain paus ini adalah little killer whale, many-toothed blackwhale, dan electra dolphin

Yup, nama lain hewan ini memiliki unsur paus, tetapi ada juga yang memiliki unsur lumba-lumba. Yang penting, kamu sudah mengetahui asal keluarga paus kepala melon.

3. Hewan yang senang bersosialisasi

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi paus kepala melon (animalia.bio)

Paus kepala melon adalah hewan yang senang bersosialisasi. Animalia mencatat bahwa mereka hidup dalam kelompok besar yang berjumlah antara 100 dan 1.000 paus. Mereka biasanya berenang dalam kelompok kecil yang meliputi 10 sampai 14 paus.

Aspek paling unik dari sikap bersosialisasi ini adalah faktanya paus kepala melon juga bergaul dengan spesies lainnya, seperti lumba-lumba Fraser (Lagenodelphis hosei), paus bungkuk (Megaptera novaeangliae), dan paus pilot (Globicephala).

4. Persebaran hewan bervariasi

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi globe (unsplash.com/Joshua Olsen)

Bicara soal habitat, paus kepala melon lebih menyukai perairan subtropis yang dalam. Mereka mendekati pantai ketika daratan terjal ke laut.

Hewan ini tersebar di berbagai tempat seperti Indonesia, Filipina, dan kepulauan di Hawaii. Berdasarkan catatan Animalia, paus ini ditemukan di lebih dari 50 negara.

Baca Juga: Mati Setelah Terdampar di Tulungagung, Paus Kepala Melon Dibedah

5. Termasuk kategori risiko rendah, tetapi tetap dilindungi

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi yang menyatakan bahwa paus kepala melon masuk daftar risiko rendah (iucnredlist.org)

International Union for Conservation of Nature (IUCN) memang menempatkan hewan ini dalam kategori least concern (LC) atau berisiko rendah. Estimasi populasinya sendiri mencapai 50 ribu. Namun, bukan berarti kita dapat semena-mena dalam memperlakukan hewan tersebut.

Paus kepala melon dilindungi di berbagai tempat, misalnya di Indonesia dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan di Amerika Serikat dengan Undang-Undang Perlindungan Mamalia Laut (Marine Mammal Protection Act).

6. Apa ancaman utamanya?

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi jaring yang mampu melukai (unsplash.com/Isabela Kronemberger)

Ancaman utama paus kepala melon adalah perburuan oleh manusia diikuti penggunaan alat tangkap seperti jaring dan tali pancing yang melukai dan membunuh mereka. Umumnya, pembunuhan yang dilakukan secara sengaja ini terjadi di Jepang dan Filipina. Di sisi lain, penangkapan secara tidak sengaja dengan jaring terjadi di Filipina, Indonesia, India, Malaysia, Afrika Barat, dan Kepulauan Karibia.

Kita dapat melihat bahwa Filipina secara sengaja memburu paus. Namun, ada kalanya paus kepala melon tersangkut secara tidak sengaja di jaring nelayan Filipina.

Mengutip National Oceanic and Atmospheric Administration Fisheries, kebisingan dalam laut mendorong paus kepala melon untuk pergi dari daerah yang penting bagi kelangsungan hidup mereka, seperti tempat makan dan berkembang biak. Selain perburuan, alat tangkap, dan kebisingan, polusi juga menjadi ancaman.

7. Tercatat pernah diadopsi oleh lumba-lumba hidung botol

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi lumba-lumba hidung botol betina yang mengadopsi paus kepala melon (the-scientist.com)

Paus kepala melon memang senang bergaul. Namun, siapa yang sangka bahwa pergaulan tersebut bukan membentuk tali pertemanan, melainkan kekeluargaan?

The Scientist melaporkan bahwa Pamela Carzon dan rekannya dalam lembaga swadaya masyarakat yang didedikasikan untuk konservasi paus dan lumba-lumba menemukan suatu hal yang unik. Mereka menyaksikan lumba-lumba hidung botol betina (Tursiops) berenang bersama dua anak, salah satunya paus kepala melon.

Paus kecil ini diamati menyusu dari lumba-lumba hidung botol betina. Berdasarkan penelitian langsung dari Pamela Carzon dan rekan-rekannya yang berjudul 'Cross-genus adoptions in delphinids: One example with taxonomic discussion', ditemukan bahwa hubungan yang pertama kali diamati tahun 2014 tetap berlangsung, bahkan sampai tahun 2018.

8. Terdampar secara massal bukan fenomena yang jarang terjadi

8 Fakta Paus Kepala Melon, Senang Bersosialisasiilustrasi contoh penyelamatan hewan yang secara massal terdampar (fisheries.noaa.gov)

National Geographic menyebutkan bahwa paus kepala melon merupakan salah satu spesies yang sering terdampar secara massal, mengingat sifat paus yang senang bersosialisasi. Seluruh kelompok akan tetap bersama meskipun ada yang sakit. Hubungan yang sangat kuat mendorong mereka untuk mendamparkan diri apabila ada kawan yang terdampar. Istilahnya, mereka 'menemani'.

Ada beberapa alasan mengapa paus dan lumba-lumba secara umum mendamparkan diri, yaitu

  • Topografi pesisir dan pasang surut yang menjebak
  • Lemah karena sakit, terluka, tersesat, dan tidak dapat mencari makan
  • Melarikan diri dari predator atau mengejar mangsa
  • Semua hal yang berkaitan dengan manusia, seperti memancing, polusi, dan penggunaan jaring
  • Laut yang bising karena penggunaan survei sonar dan seismik

Ketika paus dan lumba-lumba terdampar, tingkat kelangsungan hidupnya dapat dikatakan rendah. Tim penyelamat akan hanya mencoba mengapungkan hewan tersebut apabila mereka dinilai cukup sehat untuk kembali ke alam. Apabila diperbolehkan dalam negara tersebut, hewan yang terdampar dapat dibawa ke penangkaran atau dilakukan eutanasia.

Itulah delapan fakta mengenai paus kepala melon. Dari semua karakteristiknya, mungkin sikap bersosialisasi yang dimiliki hewan ini menjadi yang paling unik. Bagaimana pendapatmu?

Baca Juga: Viral, Paus Kepala Melon Diangkut Naik Motor lalu Dimasak Warga

Topic:

  • Bayu D. Wicaksono
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya