Langit berwarna merah bukan hanya bisa muncul dalam gambaran planet lain, tetapi juga pernah terlihat di Bumi ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghasilkan asap tebal. Partikel asap yang berinteraksi dengan cahaya Matahari dapat membuat langit tampak kemerahan atau jingga, terutama saat Matahari terbit dan terbenam. Fenomena ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer dapat memengaruhi warna langit yang kita lihat.
Di luar Bumi, Mars sudah lama dikenal sebagai planet merah karena permukaannya kaya akan material yang mengandung besi dan mengalami oksidasi. Namun, warna langit di planet lain tidak selalu sama dengan yang terlihat di Bumi, sebab setiap planet memiliki karakteristik atmosfer yang berbeda. Lalu, apakah Mars benar-benar satu-satunya planet yang memiliki nuansa langit merah? Berikut beberapa planet yang bisa jadi tandingan Mars.
