Comscore Tracker

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khas

Jahe juga biasa digunakan sebagai tanaman obat

Jahe merupakan salah satu bumbu dapur yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. Hal tersebut karena memang tumbuhan rimpang beraroma khas ini sering kali menjadi bumbu masak ataupun tanaman obat untuk aneka penyakit.

Tidak sampai disitu saja, jahe juga memiliki banyak sekali manfaat baik yang sehat bagi tubuh. Di balik segala manfaat dan kegunaan dari jahe, tumbuhan rimpang ini juga menyimpan beberapa fakta menarik berikut ini yang mungkin tidak banyak diketahui oleh orang-orang.

1. Sejarah yang dimiliki tanaman jahe

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khasilustrasi jahe (unsplash.com/@enginakyurt)

Jahe juga selayaknya tanaman lain yang memiliki sejarah tersendiri dari penyebaran hingga pemanfaatannya. Bahkan untuk tanaman rimpang seperti jahe, ternyata sudah ditemukan sejak lama dan kerap kali dimanfaatkan untuk beragam kegunaan yang berbeda-beda.

Dilansir Ginger People, sejarah dokumenter jahe diketahui telah dimulai sejak 5000 tahun yang lalu. Namun, orang-orang masih memperdebatkan keberadaan jahe yang digunakan untuk kebutuhan medis dan spiritual, khususnya di kawasan Asia Tenggara, India, dan Cina. Bahkan jahe pernah menjadi salah satu komoditas yang memiliki harga sangat mahal, contohnya pada abad ke-14 di mana jahe bernilai sama dengan seekor domba.

2. Proses budidaya jahe

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khasilustrasi jahe (unsplash.com/@lawaritao)

Jahe merupakan salah satu tanaman yang cukup menjanjikan apabila mampu dibudidayakan dengan baik. Meski nyatanya membudidayakan jahe tidaklah semudah seperti apa yang dibayangkan sebelumnya. Sebab, ada proses panjang dibutuhkan, dari mulai memilih bibit yang baik, cara menanam, proses perawatan, pemanenan, hingga masih banyak lagi.

Mengutip Vikaspedia, jahe secara umum biasanya dibudidayakan pada saat-saat dimana curah hujan sedang tinggi, yaitu sekitar 5-7 bulan. Proses budidaya jahe sebetulnya memiliki cukup risiko, sebab harus memperhatikan banyak hal termasuk ukuran lubang penanaman hingga curah air yang dibutuhkan.

Baca Juga: 8 Manfaat Jahe untuk Anak-Anak, Tingkatkan Sistem Imun

3. Beragam jenis yang dimiliki jahe

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khasilustrasi jahe (unsplash.com/@chapelbeach)

Selayaknya jenis tanaman lain, jahe juga memiliki ragamnya tersendiri. Tentu ragam tersebut dibedakan ke dalam beberapa hal, mulai dari ukuran, bentuk, hingga aroma, dan cita rasanya. Inilah mengapa sangat penting untuk melihat jenis jahe apabila tertarik untuk membudidayakannya.

Secara umum bahkan ada sekitar 1.600 jenis jahe yang tersebar ke seluruh area tropis seperti Afrika, Asia, hingga daratan Amerika, seperti dilansir San Diego Zoo Animals and Plants. Semua jenis-jenis jahe tersebut tentu memiliki keunggulan dan kegunaannya tersendiri. Orang-orang pun dapat menyesuaikannya dengan selera masing-masing, apabila ingin memanfaatkan jahe tersebut.

4. Pemanfaatan hasil panen dari jahe

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khasilustrasi olahan minuman jahe (unsplash.com/@dominikmartin)

Jahe bukanlah sembarang tanaman, sebab memang memiliki banyak sekali kegunaan dan manfaatnya tersendiri. Orang-orang akan menganggap jahe tidak hanya sebagai bumbu masak, melainkan juga obat tradisional yang masih sering digunakan bahkan di era modern seperti ini.

Orang-orang biasanya memanfaatkan jahe untuk memberikan cita rasa yang lezat pada makanannya. Selain itu dalam sisi medis, banyak orang yang memanfaatkan jahe untuk beberapa tujuan. Misalnya, untuk menghindari kram menstruasi, diabetes, migrain, flu, meredakan mual, hingga beberapa kondisi lain yang berkaitan dengan kesehatan, seperti dikutip WebMD. Tidak mengherankan apabila keberadaan jahe memang sangat dibutuhkan untuk beragam manfaat.

5. Negara penghasil jahe terbesar di dunia

5 Fakta Menarik Tanaman Jahe, Bumbu Dapur yang Beraroma Khasilustrasi jahe (unsplash.com/@deandavid)

Sejak zaman dahulu, jahe sudah termasuk ke dalam salah satu komoditas penting yang banyak diperjual belikan pada pasar global. Hal tersebut ternyata tetap berlangsung bahkan di era modern seperti sekarang ini. Komoditas jahe masih menjadi salah satu yang sangat dibutuhkan oleh banyak negara.

Dilansir World Mapper, ada beberapa negara yang termasuk ke dalam produsen jahe terbesar di dunia, salah satunya adalah India yang berhasil menempati posisi pertama. Lalu, urutan tersebut diikuti oleh Nigeria, China, Indonesia, Nepal, Thailand dan lain sebagainya yang berhasil menempati 10 besar dari produsen jahe di dunia. Inilah yang juga membuat jahe menjadi salah satu komoditas impor yang cukup menjanjikan di pasar global.

Beragam manfaat dan kegunaan penting dari jahe, ternyata memang menyimpan banyak fakta di dalamnya. Hal ini membuat orang-orang pun jadi dapat mengenal rimpang yang satu ini secara lebih dalam. Mana fakta yang baru kamu ketahui?

Baca Juga: 5 Manfaat Lengkuas, Atasi Inflamasi hingga Tingkatkan Kesuburan 

Salsabila Manlan Photo Verified Writer Salsabila Manlan

Jangan bosan menebarkan ilmu baru pada sesama!

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ines Sela Melia

Berita Terkini Lainnya