Moncong paus bungkuk dengan tuberkel. (commons.wikimedia.org/Gregory "Slobirdr" Smith)
Nah, kalau paus sendiri dulunya mamalia yang hidup di darat dan punya rambut, apakah sekarang paus punya rambut? Jawabannya sederhana. Ya, paus punya rambut.
Rambut paus mungkin memang gak seperti yang ada dalam bayanganmu. Kebanyakan paus gak terang-terangan punya rambut. Sebagian besar gak begitu kelihatan, beberapa malah rontok setelah lahir.
Sebagian besar paus balin punya folikel rambut, kantong di bawah kulit tempat tumbuh rambut. Letak folikel rambut paus sama saja dengan letak kumis pada mamalia darat seperti kucing. Folikel rambut paus balin ada di sepanjang rahang, dagu, garis tengah bagian atas kepala, dan kadang di sekitar lubang sembur.
Folikel rambut paus balin paling terlihat pada paus bungkuk. Folikel rambut paus bungkuk terdapat di benjolan-benjolan kecil yang disebut tuberkel. Di tiap benjolan itu tumbuh sehelai rambut.
Lalu, bagaimana dengan paus bergigi? Beda dari paus balin, kebanyakan rambut paus bergigi rontok setelah lahir. Saat dalam fase embrio, paus bergigi punya rambut di sisi-sisi moncong mereka.
Namun, ada satu spesies paus bergigi dengan rambut yang tetap ada sampai dewasa. Mereka adalah lumba-lumba sungai amazon (India geoffrensis). Rambut lumba-lumba sungai amazon ada pada paruh mereka. Menurut organisasi international Rainforest Alliance, rambut membantu lumba-lumba Sungai Amazon mencari makan di dasar sungai yang berlumpur.