Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi serangga (unsplash.com/Abhinav Arya)
  • Pemanasan global mendorong serangga dari Eropa Selatan, Mediterania, hingga Afrika Utara bermigrasi ke Inggris yang kini semakin hangat dan cocok untuk bertahan hidup.

  • Jangkrik Bordeaux, belalang sembah, ngengat, belalang sayap biru, dan hoverfly tercatat muncul atau meningkat di Inggris; sebagian telah beradaptasi dan berkembang biak.

  • Kedatangan serangga pendatang dipengaruhi iklim serta perdagangan hortikultura, berpotensi mengubah ekosistem dan pertanian, saat populasi ngengat asli Inggris justru menurun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perubahan iklim global bukan lagi sekadar wacana atau ancaman di masa depan, melainkan realita nyata yang kini mengubah peta persebaran makhluk hidup di bumi. Salah satu dampak paling mencolok yang sedang terjadi di belahan bumi utara adalah eksodus besar-besaran satwa liar terutama serangga dari habitat aslinya menuju kawasan yang lebih sejuk. Inggris yang selama ini dikenal memiliki iklim sejuk dan basah, mendadak menjadi destinasi favorit baru bagi berbagai serangga yang dulunya mustahil bertahan.

Fenomena ini sontak memicu kekhawatiran sekaligus rasa penasaran di kalangan para ahli dan pemerhati lingkungan. Pasalnya, kehadiran para pendatang bersayap ini tidak hanya menandakan semakin parahnya pemanasan global, tetapi juga membawa dampak signifikan bagi ekosistem lokal, sektor pertanian, hingga kesehatan manusia di Inggris. Penasaran apa saja spesies serangga yang nekat pindah rumah ke Inggris demi menghindari teriknya suhu bumi? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

1. Jangkrik Bordeaux, suara misterius di balik tanah kering Inggris

ilustrasi jangkrik di Inggris (commons.wikimedia.org/Flappy Pigeon)

Musim panas tahun ini menyaksikan lonjakan luar biasa dari berbagai jenis serangga yang sebelumnya tidak pernah ditemukan di daratan utama Inggris. Mulai dari suara derik jangkrik Bordeaux yang tersembunyi di dalam tanah kering hingga penemuan ngengat langka dan belalang sembah. Dilansir laman The Guardian, pertama kali terdeteksi berkat suara derik bernada tinggi yang asing dan membingungkan para ekolog di West Sussex. Suara tersebut ternyata berasal dari rekahan tanah kering akibat gelombang panas ekstrem. Penemuan ini menandai catatan resmi pertama kalinya bagi spesies jangkrik asal Eropa Selatan dan Mediterania tersebut di Kepulauan Inggris.

2. Belalang sembah, tamu tak diundang di atas keyboard komputer

ilustrasi belalang sembah (unsplash.com/Janan)

Lonjakan suhu global akibat perubahan iklim membuat berbagai jenis serangga dari wilayah selatan, seperti ngengat totol hingga belalang sembah (praying mantis), kini mulai bermigrasi dan berkembang biak di daratan Inggris. Dilansir laman The Guardian, hewan-hewan ini ditemukan di berbagai tempat tak terduga, mulai dari perangkap ngengat malam hari hingga merayap di atas keyboard komputer di dalam kamar rumah. Fenomena ini menunjukkan bahwa batas geografis alami antarwilayah semakin bergeser seiring dengan semakin hangatnya iklim bumi.

 

3. Ngengat, penemuan spesies baru yang bikin gempar kolektor ngengat

ilustrasi ngengat (unsplash.com/Aman Shrestha)

Lonjakan jumlah spesies ngengat baru khususnya kelompok pyralid yang berhasil datang dan menetap di Inggris dalam beberapa dekade terakhir, dipicu oleh dua faktor utama, yaitu perubahan iklim global dan perdagangan hortikultura internasional. Dilansir laman Primary Times, perdagangan tanaman hias membuat telur, ulat, atau kepompong ngengat secara tidak sengaja ikut terbawa masuk ke Inggris, sementara perubahan suhu akibat perubahan iklim menciptakan kondisi lingkungan baru yang membuat ngengat-ngengat pendatang ini lebih mudah beradaptasi dan bertahan hidup di habitat aslinya yang baru. Fenomena kedatangan spesies baru ini menjadi sangat menarik karena terjadi di tengah kondisi populasi ngengat asli Inggris yang justru sedang mengalami penurunan akibat hilangnya habitat dan intensifikasi pertanian.

4. Belalang sayap biru, si cantik bersayap lebar

ilustrasi belalang sayap biru (unsplash.com/Alfonso Betancourt)

Kehadiran belalang sayap biru atau blue winged grasshopper di wilayah pesisir Inggris merupakan salah satu bukti nyata dari proses migrasi alami yang didorong oleh perubahan iklim dan pemanasan global. Dilansir laman The Wildlife Trusts, peningkatan suhu rata-rata membuat kondisi di Kepulauan Britania semakin ramah dan cocok bagi berbagai spesies serangga daratan Eropa untuk memperluas jangkauan habitat mereka ke arah utara. Fenomena ini menandai babak baru yang sangat menarik bagi para pengamat alam dan ilmuwan konservasi di Inggris. Keberhasilan spesies-spesies baru seperti belalang sayap biru dan belalang sembah untuk bertahan serta berkembang biak di wilayah pesisir selatan menunjukkan bagaimana dinamika ekosistem satwa liar terus bergeser seiring berjalannya waktu.

5. Hoverfly atau lalat bunga terbang jauh melintasi benua

ilustrasi hoverfly (unsplash.com/Rosa Van H)

Migrasi serangga ke wilayah Britania Raya hingga mencapai triliunan serangga termasuk hoverfly, terbang tinggi ke udara dan memanfaatkan arus angin dari Eropa hingga Afrika Utara untuk bermigrasi menuju wilayah utara yang kini semakin hangat. Musim panas tahun ini mencatatkan rekor bumper year (tahun yang sangat produktif) bagi pertumbuhan populasi serangga migran yang sangat kasat mata. Dilansir laman The Guardian, para ahli entomologi secara khusus mencatat hoverfly bersama hummingbird hawk moth mengalami lonjakan jumlah yang masif akibat kondisi cuaca ekstrem yang mendukung perjalanan migrasi mereka. Banyak dari spesies hoverfly dan serangga pendatang baru ini kini mulai beradaptasi, bahkan berpotensi berkembang biak serta bertahan melewati musim dingin di wilayah selatan Inggris.

Migrasi massal serangga ke Inggris ini menjadi bukti nyata bagaimana alam merespon kenaikan suhu bumi secara langsung, membawa perubahan ekosistem yang mau tidak mau harus disaksikan dan dipelajari. Di satu sisi, kehadiran spesies ini mungkin memperkaya keanekaragaman hayati lokal. Namun, di sisi lain, menyimpan risiko besar bagi keseimbangan alam dan pertanian Inggris. Adaptasi cepat dari alam sering kali mendahului kesiapan manusia dalam menghadapi dampaknya. Pada akhirnya, pindah rumah para serangga adalah alarm lingkungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article