Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tumbuhan Mampu Beradaptasi di Gurun Panas, Berumur Sangat Panjang
Kaktus (commons.wikimedia.org/MistyEyedKid)
  • Artikel membahas lima tumbuhan tangguh yang mampu beradaptasi di lingkungan gurun panas dan kering, yaitu baobab, kaktus, welwitschia, pohon joshua, dan ocotillo.
  • Masing-masing tumbuhan memiliki cara unik bertahan hidup seperti menyimpan air di batang, akar dalam untuk sumber air tanah, serta menggugurkan daun saat kekeringan ekstrem.
  • Tumbuhan-tumbuhan ini tidak hanya berumur panjang tetapi juga memberi manfaat ekologis bagi hewan dan manusia di sekitar habitat gurun mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak diketahui pasti total spesies tumbuhan di seluruh dunia. Namun diperkirakan mencapai 390 ribu. Dengan jumlah sebanyak itu, setiap spesies mempunyai kelebihan masing-masing.

Venus flytrap dan nepenthes adalah pemakan hewan atau karnivora yakni serangga. Waterlily dan hydrila dapat mengapung dan berendam di air.

Lihops mampu berkamuflase menyatu dengan lingkungan. Tumbuhan parastit yang mengambil nutrisi dari tanaman lain: dodder dan rafflesia arnoldi.

Tanaman yang bisa bertahan setelah terbakar, eucalyptus dan arctic willow yang mampu hidup di suhu dingin ekstrem. Kita takkan membahas tumbuhan tahan dingin lebih lanjut. Justru sebaliknya, kita akan berfokus pada list tumbuhan yang mampu hidup di suhu panas dan kering di daerah gurun. Mari simak sekarang.

1. Pohon baobab

Pohon baobab (commons.wikimedia.org/Hiroki Ogawa)

Pohon baobab hidup dan tumbuh di lingkungan gurun kering dan panas di seluruh Afrika termasuk Madagaskar. Baobab dapat menjaga kelembapan tanah, menyimpan banyak nutrisi dan memperlambat erosi tanah dengan sistem akarnya yang besar.

Pohon baobab menjadi salah satu sumber kehidupan di lingkungan sekitarnya. Selama musim kemarau, baobab dapat menghasilkan banyak buah. Buahnya mengandung asam tartarat dan vitamin c bermanfaat bagi banyak spesies.

Pohon ini mampu menyerap banyak air dan disimpan di batang besar. Jasanya besar karena saat dalam kekeringan, burung, monyet dan gajah dapat memakan kulit kayu pohon yang penuh kelembapan.

2. Kaktus

Kaktus (commons.wikimedia.org/Dechandan1999)

Hal yang pasti terlihat di gurun, salah satunya kaktus. Kaktus diberkahi kulit yang tebal dan berlilin mengurangi kehilangan air melalui penguapan. Kaktus memiliki sistem akar yang dangkal, namun malah menguntungkan karena dapat dengan cepat menyerap air dari hujan atau embun, dilansir ponderosacactusaz.

Kelebihan menyerap air ini memungkinkan kaktus untuk menghadapi iklim gurun yang tidak dapat diprediksi. Kaktus dewasa melepaskan bantalan atau ruas juga dimanfaatkan untuk menghadapi periode kekeringan ekstrem. Umur kaktus bisa mencapai lebih dari seratus tahun karena laju pertumbuhan yang lambat.

3. Welwitschia

Welwitschia (commons.wikimedia.org/Erongoguy)

Di zona Gurun Namib bagian utara, ada sebuah tanaman diketahui sudah hidup selama ribuan tahun yakni pohon welwitschia. Pohon yang tumbuh sekitar 1 meter dan terdiri dari dua daun besar: pangkal batang dan akar tunggal. Welwitschia mengandalkan air tanah yang dalam untuk mendapatkan air.

Welwitschia menyediakan biji kerucut sebagai makanan bagi suku setempat, Damara dan Heroro. Gabus muda yang melapisi bagian dalam welwitschia digunakan oleh warga sebagai kayu bakar. Nama Afrikaans untuk welwitschia adalah tweeblaarkanniedood artinya 'dua daun yang tak bisa mati'.

4. Pohon joshua

Pohon joshua (commons.wikimedia.org/N i c o l a)

National Park Service menyebut, pohon joshua berdiri tegak di Taman Nasional Joshua Tree di zona Gurun Mojave. Selain itu, joshua juga hidup berdampingan dengan kaktus saguaro di Gurun Sonoran.

Pohon joshua tumbuh sumbur di kondisi kering dan ekstrem di daratan tinggi gurun. Penyerbukan di pohon joshua dilakukan oleh ngengat yucca. Pohon joshua menyediakan tempat bersarang dari kadal malam gurun, tikus kayu dan burung oriole scoot.

Pohon joshua berumur panjang karena proses bertumbuhnya juga lambat. Pohon ini tidak memiliki cincin pertumbuhan tahunan seperti pohon pada umumnya. Jadi, peneliti hanya memperkirakan usianya mencapai lebih dari 1.000 tahun.

5. Ocotillo

Ocotillo (commons.wikimedia.org/ALAN SCHMIERER)

Di Amerika Utara, ada lagi tanaman gurun bernama ocotillo tersebar di gurun Chihuahuan dan Sonoran. Bentuk tanaman ini berupa semak besar dengan batang berduri panjang seperti tebu. Ocotillo menyukai habitat seperti lereng berbatu, dataran tinggi dan padang rumput gurun.

Ocotillo memiliki batang berair yang menyimpan air dan menggugurkan daunnya untuk menghadapi masa kekeringan. Lebah carpenter native dan burung kolibri adalah penyerbuk yang tertarik pada bunga ocotillo.

Terbukti bahwa Benua Amerika dan Afrika rumah bagi tumbuhan spesialisasi gurun ini. Walaupun kaktus tersebar ke seluruh dunia. Keren kan! Ada tumbuhan yang mampu hidup di zona gurun yang keras dan berumur panjang pula.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team