Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Katak Pohon Eropa, Jadi Pengukur Tekanan Udara

5 Fakta Unik Katak Pohon Eropa, Jadi Pengukur Tekanan Udara
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)
Intinya Sih
  • Katak pohon Eropa tersebar luas dari Eropa hingga Asia, sempat punah di Inggris selama 400 tahun, dan kini direintroduksi oleh organisasi konservasi.
  • Hewan mungil ini mampu mengubah warna kulit untuk kamuflase serta mengeluarkan lendir beracun saat merasa terancam.
  • Katak pohon Eropa dikenal sebagai barometer alami karena suaranya menandakan perubahan cuaca, sekaligus pemburu gesit yang bertelur di perairan tenang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kasta kehidupan hewan di alam liar tidak ditentukan dari ukurannya. Mau hewan kecil sekalipun, mereka tetap memiliki tempat tersendiri di habitatnya. Hal tersebut tercermin dari Hyla arborea atau katak pohon eropa. Katak berwarna hijau ini merupakan spesies amfibi berukuran mungil yang berperan sebagai barometer alami karena menjadi indikator bagi tekanan udara.

Pemanjat yang andal, katak pohon eropa sering terlihat di semak-semak. Warna hijaunya juga meningkatkan presentase untuk selamat dari ancaman. Sebab ia bisa menggunakan warnanya untuk berkamuflase dengan sempurna. Semua hal tersebut merupakan fakta menarik katak pohon eropa. Mau tahu lebih banyak tentangnya? Simak berbagai faktanya di bawah ini, yuk.

1. Sempat menghilang dari Inggris selama ratusan tahun

katak pohon eropa
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/Stijn99)

Dari namanya sudah tercermin dari mana hewan ini berasal, yaitu benua Eropa. Namun, penyebarannya sendiri tak hanya terpusat di Eropa. Justru penyebarannya lebih luas karena mencakup daerah Eropa, Afrika Utara, Asia Tengah, hingga Jepang. Katak pohon eropa hidup di area lembap seperti taman, kebun, pinggir sungai, dan padang rumput. Menariknya, terkadang ia juga menghuni area kering.

Dilansir A-Z Animals, katak pohon eropa sempat menghilang dari wilayah Inggris selama 400 tahun. Uniknya, belum lama ini organisasi bernama Celtic Rewilding mencoba mengembalikan dan melakukan reintroduksi katak pohon eropa di negara tersebut. Di masa lalu sudah pernah dilakukan upaya reintroduksi. Sayangnya semua upaya tersebut gagal karena populasi katak ini tak bisa berkembang.

2. Bisa mengubah warna kulit

katak pohon eropa
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/Bouke ten Cate)

Dilansir Skansen, panjang katak pohon eropa hanya sekitar 5 centimeter dan bobotnya tak lebih dari 4-10 gram. Badannya agak membulat, kakinya panjang, dan kulitnya halus. Secara umum ia memiliki tubuh berwarna hijau dengan perpaduan garis cokelat di samping tubuh dan putih di perut. Di samping itu katak pohon eropa memiliki dua kemampuan yang sangat unik.

Kemampuan pertama adalah mengubah warna kulit. Dalam upaya berkamuflase di semak-semak atau pepohonan, individu dewasa bisa mengubah warna kulit agar kamuflase semakin sempurna. Ia memang tidak berbisa dan kulitnya tak berduri. Namun, ketika merasa terancam atau digenggam katak ini akan mengeluarkan lendir beracun dari kulitnya. Jika terkena mata lendir tersebut bisa menyebabkan kebutaan.

3. Digunakan sebagai barometer

katak pohon eropa
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/THAWonderland)

Bagi manusia katak pohon eropa merupakan hewan yang cukup penting. Dilansir JungleDragon, di masa lalu hewan ini digunakan sebagai barometer karena ia akan mengeluarkan suara keras saat hujan hendak turun. Jadi katak pohon eropa bisa menjadi indikator kedatangan hujan, perubahan suhu, dan perubahan tekanan udara di alam. Di Jerman, mitos soal wetterfrosch (katak peramal cuaca) juga diadasarkan pada kebiasaan hewan ini. Sebagai barometer katak pohon eropa bisa menuntun manusia untuk melakukan aktivitas dan menyiapkan kedatangan hujan.

4. Memburu mangsa dengan kemampuan melompat

katak pohon eropa
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/Von.grzanka)

Katak pohon eropa memakan berbagai jenis arthropoda seperti laba-laba, lalat, kumbang, kupu-kupu, hingga ulat. Dilansir iNaturalist, kemampuan melompatnya sangat efektif untuk menangkap mangsa. Andalkan lompatan tinggi dan cepat, katak ini bisa menangkap serangga yang bisa terbang dengan gesit. Hal tersebut sangat penting karena serangga yang bisa terbang merupakan salah satu makanan utamanya. Kemampuan tersebut dipadukan dengan kamuflase menjadikan katak pohon eropa sebagai pemburu ganas dengan akurasi yang tinggi.

5. Bertelur di perairan tenang

katak pohon eropa
katak pohon eropa (commons.wikimedia.org/Christian Fischer)

Laman Animalia menjelaskan bahwa katak pohon eropa akan bertelur di perairan yang tenang dan dangkal. Rawa, kolam, danau, dan waduk jadi beberapa di antaranya. Ia akan mulai bertelur pada bulan Mei hingga Juni. Sekali bereproduksi, jumlah telur yang dihasilkan berkisar antara 800-1000 butir. Setelah 10-14 hari telurnya akan menetas dan melahirkan kecebong berukuran kecil yang nantinya hidup di perairan selama tiga bulan. Setelah menjadi dewasa katak ini bisa hidup hingga mencapai usia 15 tahun.

Semua fakta menarik katak pohon eropa membuktikan bahwa kehidupan hewan tersebut penuh dengan dinamika. Harus selalu siaga akan kehadiran predator, memilih tempat bertelur yang ideal, dan mencari makanan dengan gesit menjadi keseharian hewan ini. Untungnya semua hal tersebut bisa berjalan dengan baik. Buktinya katak pohon eropa bisa hidup dan ditemukan di banyak tempat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More