Salah satu alasan utama plastik bertahan sangat lama adalah karena memang dirancang untuk tahan lama. Produsen menambahkan berbagai bahan, seperti antioksidan dan penyerap sinar UV agar plastik tidak mudah rusak selama digunakan.
Sifat ini sangat menguntungkan ketika plastik dipakai untuk kemasan, botol minuman, atau peralatan sehari-hari. Namun, ketika plastik menjadi sampah, daya tahannya justru berubah menjadi masalah lingkungan jangka panjang.
Jadi, plastik dapat bertahan ratusan tahun karena memiliki struktur kimia yang sangat kuat, sulit diuraikan oleh mikroorganisme, dan hanya mengalami fragmentasi lambat melalui paparan sinar matahari. Selain itu, plastik juga sengaja dirancang agar tahan lama sehingga tidak mudah rusak saat digunakan. Karena sifat inilah sampah plastik menjadi salah satu tantangan lingkungan terbesar di dunia. Oleh sebab itu, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan daur ulang, serta pengembangan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan menjadi langkah penting untuk mengurangi dampaknya terhadap bumi.
Referensi
Britannica. Diakses pada April 2026. How Long Does It Take for Plastic to Decompose?
Center for Environment and Community Research. Diakses pada April 2026. Decomposition Time of Plastics
Chariot Energy. Diakses pada April 2026. How Long Does It Take for Plastic to Decompose?
Molanca. Diakses pada April 2026. Why Do Plastics Persist for Centuries in the Environment? PART 1
SaveMoneyCutCarbon.com. Diakses pada April 2026. How Long Does It Take for Plastic to Biodegrade?