Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Fakta Ilmiah Kenapa Kamu Gampang Marah saat Lapar

8 Fakta Ilmiah Kenapa Kamu Gampang Marah saat Lapar
Unsplash/Artur Voznenko
Share Article

Apakah kamu setuju kalau lapar bikin gampang marah? Ternyata, ada penjelasan ilmiahnya lho. Kalau kamu atau temanmu tiba-tiba marah tanpa sebab, coba tanyakan siapa tahu memang lagi lapar. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasan ilmiah selengkapnya.

  1. 1. Lapar bisa membuat seseorang sangat emosional

    Unsplash/Siavash Ghanbari
    Unsplash/Siavash Ghanbari

    Makan dan minum adalah kebutuhan primer manusia. Dilansir dari Time Magazine, Paul Currie, pengajar psikologi dan neurosains dari Reed College Amerika Serikat, menyampaikan bahwa rasa lapar bisa menimbulkan kecemasan, stres, dan gelisah.

  2. 2. Seseorang marah saat lapar karena otaknya membutuhkan glukosa

    Unsplash/Joanna Kosinska
    Unsplash/Joanna Kosinska

    Makanan yang dicerna oleh tubuh akan menjadi glukosa yang dialirkan oleh darah ke seluruh tubuh. Bisa dibilang glukosa adalah makanan utama otak. Saat gak mendapatkan makanan atau dalam keadaan lapar, otak akan menganggapnya sebagai ancaman.

  3. 3. Berbeda dengan organ tubuh lain, otak sangat bergantung pada makanan untuk mendapatkan glukosa

    Unsplash/Ali Inay
    Unsplash/Ali Inay

    Biasanya, jika gak mendapatkan asupan makanan, organ tubuh akan mengambil sumber energi lain. Namun, hal itu berbeda dengan otak. Mau gak mau, otak akan mengirimkan sinyal untukmu makan agar kamu memberikannya cukup glukosa.

  4. 4. Selain marah, saat lapar kamu pun bisa ceroboh, bengong, dan susah berkonsentrasi

    Unsplash/ Raychan
    Unsplash/ Raychan

    Gak hanya marah, saat lapar, seseorang pun bisa meresponsnya dengan emosi-emosi yang lain. Namun, lebih sering ke emosi yang negatif. Jika dibiarkan bisa makin menjadi.

  5. 5. Saat lapar, otak melepaskan hormon stres yang berfungsi untuk mengontrol emosi

    Unsplash/JESHOOTS.COM
    Unsplash/JESHOOTS.COM

    Saat lapar, otak akan melepaskan hormon stres atau adrenalin kortisol. Dengan adanya hormon ini, kamu akan sulit untuk mengontrol emosimu.

  6. 6. Otak juga akan melepaskan hormon ghrelin sebagai respons kecemasan

    Unsplash/Elisa Ventur
    Unsplash/Elisa Ventur

    Hormon ini akan disebarkan ke seluruh tubuh sehingga pelan-pelan kamu akan merasa cemas. Namun, jangan khawatir, kekhawatiranmu hanya sementara, tepatnya setelah kamu sudah makan.

  7. 7. Untuk mengatasinya, kamu bisa makan camilan sehat dengan kaya nutrisi

    Unsplash/Debby Hudson
    Unsplash/Debby Hudson

    Jika gak bisa langsung makan, kamu bisa menyiapkan camilan kaya nutrisi untuk memuaskan rasa laparmu. Kamu bisa menyiapkannya di dalam tasmu jadi bisa langsung kamu makan. Jangan lupa bagi-bagi ya.

  8. 8. Jangan makan makanan cepat saji ya

    Unsplash/Shaafi Ali
    Unsplash/Shaafi Ali

    Makan makanan cepat saji, seperti hamburger atau kentang goreng memang memproduksi glukosa, namun jumlahnya yang terlampau besar membuatnya diproses oleh tubuh dengan sangat cepat. Ujung-ujungnya kamu cepat lapar lagi. Untuk itu, kamu bisa menggantinya dengan camilan yang berupa biji-bijian utuh.

    Lebih baik mencegah daripada sudah terlanjur terjadi. Daripada marah-marah gara-gara lapar, mendingan jaga perutmu agar gak terlalu kelaparan. Salah satunya bisa diakali dengan membawa camilan ke mana-mana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More