Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Trivia King Cobra yang Jarang Diketahui, Bukan Spesies Kobra Sejati!

5 Trivia King Cobra yang Jarang Diketahui, Bukan Spesies Kobra Sejati!
king cobra (commons.wikimedia.org/Rushen)
  • King cobra merupakan ular berbisa terbesar yang dapat mencapai 5 meter, tetapi bukan kobra sejati karena tergolong genus Ophiophagus, bukan Naja.
  • Meski tidak mampu menyemburkan bisa, king cobra mengandalkan gigitan dengan neurotoksin berbahaya; kini kelompok ini diketahui terdiri atas empat spesies.
  • King cobra terutama memangsa ular lain, termasuk yang berbisa, sehingga membantu mengendalikan populasi ular dan bisanya juga diteliti untuk kepentingan medis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ular kobra merupakan ular berbisa tinggi dan berbahaya yang berasal dari famili Elapidae. Spesies ular kobra juga ada banyak dan salah satunya adalah king cobra. Lebih lanjut, king cobra merupakan ular berbisa terbesar di dunia dengan panjang yang mencapai 5 meter. Ia ganas, bisa mengembangkan tudung, mampu mengangkat kepala, dan bisa ditemukan di benua Asia.

Tak cuma itu, king cobra juga memiliki segundang trivia yang membuatnya menjadi hewan yang sangat unik dan menarik. Sayangnya, king cobra sangat ditakuti oleh banyak orang. Alhasil, banyak yang gak tahu, gak paham, dan terkesan acuh tak acuh dengan semua trivia tersebut. Maka dari itu, mari kita bahas beberapa trivia king cobra agar wawasan kamu makin luas.

  1. 1. Bukan spesies kobra sejati

    king cobra
    king cobra (commons.wikimedia.org/Marathekedar93)

    King cobra memang menyandang nama kobra, namun ia bukan termasuk spesies kobra sejati. Jika melihat taksonominya, king cobra masuk ke genus Ophiophagus. Dilansir iNaturalist , kobra sejati atau true cobra masuk ke genus Naja. Nah, beberapa ular yang termasuk spesies kobra sejati dalah Naja naja (kobra india), Naja sputatrix (kobra jawa), dan Naja siamensis (kobra siam).

    Karena bukan kobra sejati, king cobra memiliki banyak perbedaan dengan kobra lain. Sebagai contoh, ia punya tubuh yang lebih ramping dan panjang. Ukuran dan formasi sisiknya juga berbeda. Tak cuma itu, kebiasaan, makanan, dan perilaku ular ini juga berbeda dari kobra lain. Walau berbeda genus, nyatanya king cobra masih berkerabat dengan kobra lain karena sama-sama berasal dari famili Elapidae.

  2. 2. Tidak mampu menyemburkan bisa

    king cobra
    king cobra (commons.wikimedia.org/Akshaychikalge)

    Dilansir Pets on Mom, king cobra tidak bisa menyemburkan bisa, berbeda dari kobra penyembur. Alhasil, ia hanya mengandalkan gigitan, desisan, dan tudung yang lebar saat hendak mengusir predator atau pengganggu. Uniknya, walau tidak bisa menyemburkan bisa gigitan hewan ini tetap berbahaya.

    Spesifiknya, king cobra termasuk ular berbisa tinggi yang mampu menghilangkan nyawa manusia. Jika kamu digigit dan bisanya masuk ke tubuh, bisa neurotoksin yang ia miliki mampu melumpuhkan syaraf, mengganggu pernafasan, dan mengakibatkan kegagalan jantung. Saking kuatnya, setetes bisa ular ini sanggup membunuh 20 manusia dewasa dan gajah dalam waktu singkat. Karenanya, kamu tak boleh macam-macam dengan king cobra.

  3. 3. Terdiri atas empat spesies

    king cobra
    king cobra (commons.wikimedia.org/photochem_PA)

    Dahulu, king cobra hanya memiliki satu spesies. Namun, setelah dilakukan penelitian mendalam akhirnya terkuak fakta bahwa ular ini memiliki empat spesies. Lebih lanjut, artikel di jurnal European Journal of Taxonomy menjelaskan kalau keempat spesies tersebut adalah Ophiophagus hannah, Ophiophagus bungarus, Ophiophagus kaalinga, dan Ophiophagus salvatana.

    O. bungarus merukapan spesies yang menghuni wilayah Indonesia dan Asia Tenggara. Kemudian, O. salvatana merupakan spesies endemik yang hanya dapat ditemukan di Pulau Luzon, Filipina. Soal ciri fisik, O. hannah memiliki corak garis yang besar dan terlihat jelas. Di sisi lain, O. kaalinga memiliki tubuh berwarna gelap, seperti hitam, abu-abu tua, dan cokelat tua.

  4. 4. Merupakan pemakan ular lain

    king cobra
    king cobra (commons.wikimedia.org/Adam Zolkover)

    King cobra merupakan spesies ophophagy yang artinya makanan utamanya adalah ular lain. Dilansir Animalia, king cobra bisa memakan berbagai jenis ular, mulai dari ular kecil, ular berukuran besar, sampai ular berbisaMenggandalkan bisanya yang mematikan dan ukurannya yang besar hewan ini mampu melumpuhkan mangsa dengan cepat. Tak cuma itu, king cobra juga kebal dengan bisa ular lain sehingga ia tak perlu takut akan gigitan mereka. Lebih lanjut, king cobra termasuk predator penyergap yang artinya ia akan mengendap, bersembunyi, dan menyergap mangsa dengan kecepatan kilat.

  5. 5. Memiliki peran yang penting di alam

    king cobra
    king cobra (commons.wikimedia.org/Mithun.M.Das)

    Sebagai predator ular lain, king cobra berperan sebagai pengendali populasi ular. Secara spesifik, populasi beberapa ular seperti ular weling, welang, koros, atau ular sanca bisa terkendali dan tidak membludak. Tentunya, hal tersebut sangat penting karena mampu menyeimbangkan ekosistem dan akhirnya berdampak baik bagi kehidupan manusia. Dilansir National Zoo, bisa king cobra juga sering diteliti oleh para ahliNantinya, hasil penelitian tersebut akan sangat berguna bagi ilmu medis.

    Ternyata, king cobra merupakan spesies ular kobra yang sangat berbeda dari kobra lain. Perbedaannya juga tercermin dari berbagai aspek, mulai dari ukuran, ciri fisik, taksonomi, kebiasaan, hingga makanan. Nah, hal tersebut juga membuktikan kalau king cobra merupakan hewan yang eksotis. Ia memang berbahaya, namun ular tersebut tetap harus dijaga, dilestarikan, dan dilindungi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More