3 Trofi Jose Mourinho pada Periode Pertama Bersama Real Madrid

- Jose Mourinho resmi kembali melatih Real Madrid pada Juni 2026, menggantikan Alvaro Arbeloa dan memulai periode keduanya bersama Los Blancos.
- Pada periode pertamanya (2010–2013), Mourinho mempersembahkan tiga trofi: Copa del Rey 2010/2011, LaLiga 2011/2012 dengan rekor 100 poin, dan Supercopa de Espana 2012/2013.
- Kemenangan atas Barcelona di final Copa del Rey serta dominasi di LaLiga menegaskan reputasi Mourinho sebagai pelatih sukses yang membawa Real Madrid ke masa kejayaan.
Jose Mourinho resmi kembali ke Real Madrid. Pada Kamis (11/6/2026) malam waktu setempat atau Jumat (12/6/2026) dini hari WIB, pihak klub resmi mengumumkan pria asal Portugal tersebut sebagai juru taktik baru. Mourinho hadir untuk menggantikan Alvaro Arbeloa yang sebelumnya berstatus sebagai pelatih interim.
Keputusan ini menandai awal dari periode kedua sang juru taktik menangani Los Blancos. Selama periode pertama yang berlangsung pada 2010 hingga 2013, Mourinho berhasil mempersembahkan tiga trofi.
1. Jose Mourinho mempersembahkan trofi Copa del Rey pada musim pertama
Real Madrid untuk pertama kalinya meraih trofi bersama Jose Mourinho ketika bersaing di Copa del Rey 2010/2011. Los Blancos memastikan diri sebagai kampiun usai menaklukkan Barcelona dengan skor tipis 1-0 pada laga final. Kedua tim sempat bermain imbang tanpa gol selama waktu normal. Cristiano Ronaldo lantas muncul sebagai pahlawan kemenangan Los Blancos berkat golnya dengan sundulan kepala menyambut umpan Angel Di Maria pada menit 103.
Pasukan Mourinho menunjukkan tren apik dalam perjalanan menuju partai puncak. Setelah menyingkirkan Real Murcia pada putaran keempat dan Levante pada babak 16 besar, Real Madrid unggul agregat 4-1 atas Atletico Madrid pada perempat final. Lalu, mereka memastikan satu tempat di final usai unggul agregat 3-0 atas Sevilla pada semifinal.
2. Real Madrid menjuarai LaLiga 2011/2012
Jose Mourinho berhasil mempersembahkan gelar juara LaLiga Spanyol pada musim keduanya menangani Real Madrid. Los Blancos memuncaki klasemen akhir dengan pencapain gemilang, mengumpulkan 100 poin dari hasil 32 menang, 4 imbang, dan hanya 2 kali kalah. Mereka unggul sembilan poin dari Barcelona yang finis sebagai runner-up. Namun, pemain Barcelona, Lionel Messi, berhasil keluar sebagai top skor dengan total 50 gol, disusul Cristiano Ronaldo dengan 46 gol.
Tim besutan Mourinho menunjukkan dominasinya sepanjang musim ini meski sempat menemui sedikit kesulitan pada awal musim. Setelah meraih kemenangan beruntun dalam tiga laga pertama, Los Blancos kalah dari Levante pada laga keempat dan bermain imbang 0-0 dengan Racing pada laga kelima. Tak butuh waktu lama, Ronaldo dan kolega segera bangkit hingga selalu berada di puncak klasemen sejak pekan kesembilan hingga penghujung musim. Selain Levante, Barcelona juga sempat mengalahkan Madrid dengan skor 3-1 pada pekan ke-16.
3. Real Madrid menjuarai Supercopa de Espana 2012/2013
Jose Mourinho melewati musim terakhirnya menangani Real Madrid pada periode pertama dengan mempersembahkan trofi Supercopa de Espana 2012/2013. Keberhasilan memenangi gelar ini tak dilalui dengan mudah. Pada leg pertama laga penentuan, Los Blancos takluk 2-3 sebagai tim tamu dari Barcelona di Camp Nou. Setelah Cristiano Ronaldo membawa Madrid unggul lebih dahulu, Barcelona membalas tiga gol lewat Pedro, Lionel Messi, dan Xavi Hernandez. Lalu gol Angel Di Maria membuat laga berakhir dengan skor 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.
Madrid memastikan gelar juara dengan keunggulan gol tandang. Pada leg kedua yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Los Blancos menutup duel dengan kemenangan 2-1. Gol pembuka keunggulan Gonzalo Higuain disusul oleh gol Cristiano Ronaldo. Gol Lionel Messi pada penghujung babak pertama lantas menjadi penutup pada laga ini.
Kini, Jose Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu dengan membawa pengalaman dan reputasi sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola modern. Tiga trofi yang ia persembahkan pada periode pertamanya menjadi bukti bahwa pria asal Portugal tersebut mampu menghadirkan kesuksesan bagi Los Blancos. Menarik untuk dinantikan apakah Mourinho dapat mengulang pencapaian tersebut dan membawa Real Madrid kembali berjaya pada periode keduanya.


















