Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Erick Prihatin Korban Kekerasan Seksual di Panjat Tebing Bertambah

Erick Prihatin Korban Kekerasan Seksual di Panjat Tebing Bertambah
ilustrasi panjat tebing (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
  • Menpora Erick Thohir menyatakan keprihatinan atas bertambahnya korban kekerasan fisik dan seksual di Pelatnas panjat tebing, dari delapan menjadi sepuluh atlet.
  • Erick menegaskan keselamatan dan martabat atlet sebagai prioritas utama, serta menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan di dunia olahraga.
  • Pemerintah menjamin perlindungan penuh bagi pelapor dan menjadikan kasus ini momentum evaluasi sistem pembinaan serta pengawasan di seluruh cabang olahraga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir prihatin dan mengecam keras bertambahnya jumlah atlet panjat tebing yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan seksual dalam lingkungan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Sesuai keterangan yang disampaikan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), bahwa korban yang melapor kini bertambah dari delapan atlet (lima atlet putra dan tiga atlet putri) menjadi 10 atlet. Dia pun memastikan, akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

1. Keselamatan dan masa depan atleti prioritas utama

Menpora Erick Thohir bersama Komisi X DPR RI
Menpora Erick Thohir bersama Komisi X DPR RI. (Dok. DPR RI)

Erick mengungkapkan, keselamatan, martabat, dan masa depan atlet adalah prioritas utama. Tidak ada tempat bagi kekerasan seksual dalam dunia olahraga Indonesia termasuk pelatnas cabor apa pun.

"Pelatnas seharusnya menjadi tempat tumbuh kembang dan berkembangnya para atlet terbaik tanah air. Kami menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk pelecehan dan kekerasan,” tegas Erick dalam keterangannya.

2. Pastikan atlet dapat perlindungan

-
Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di kantor Kemenpora, Jumat (20/2/2026). (IDN Times/Tino).

Erick juga memastikan bahwa para atlet yang melapor akan mendapatkan perlindungan penuh dari segala bentuk intimidasi maupun tekanan, serta menjamin bahwa hak dan kelangsungan karier mereka tidak akan dirugikan.

“Negara berpihak pada atlet, melindungi kerahasiaan identitas pelapor dan memberikan perlindungan penuh. Kami juga mendorong agar pendampingan hukum dan psikologis jangka panjang dapat diberikan,” ujar Erick.

3. Momentum evaluasi pelatnas semua cabor

-
Menpora RI, Erick Thohir dalam silaturahmi bersama awak media, Selasa (24/2/2026). (Dok. Kemenpora).

Erick berharap kasus ini menjadi momentum untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan di pelatnas, termasuk memperkuat mekanisme pengawasan, serta penerapan kebijakan perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga.

“Kasus panjat tebing ini menjadi pelajaran kita bersama, dan penyelesaian kasus bukanlah titik akhir karena kita harus memperbaiki sistem. Kita harus memastikan bahwa olahraga Indonesia bersih, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Erick.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More