Fabio Quartararo Tak Yakin dengan Performa YZR-M1 di MotoGP 2026

- Fabio Quartararo tampil kurang memuaskan pada tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram, menempati posisi ke-18 dan ke-13 dalam simulasi balapan dengan selisih waktu cukup jauh dari pembalap tercepat.
- Quartararo menilai YZR-M1 masih bermasalah pada tenaga mesin, manuver, dan cengkeraman ban, membuat Yamaha tertinggal sekitar 0,7 detik per lap dibandingkan pesaing utama di lintasan.
- Yamaha hanya menurunkan satu motor untuk Quartararo dan Rins pada hari kedua tes karena batas penggunaan mesin tercapai, dengan rencana pengembangan lanjutan setelah seri GP Qatar 2026.
MotoGP 2026 akan memulai seri pembuka di Buriram, Thailand, pada 27 Februari--1 Maret 2026. Sebelum itu, tim dan pembalap telah menjalani tes pramusim di lokasi yang sama pada 21--22 Februari 2026. Namun, tak semua pembalap merasa puas dengan performa motor mereka saat tes di Buriram.
Fabio Quartararo termasuk yang pesimistis terhadap kinerja YZR-M1. Pembalap Monster Energy Yamaha itu merasakan sejumlah kekurangan yang harus dibenahi guna mengejar ketertinggalan dari pesaing di kejuaraan. Peralihan mesin kepada jenis V4 belum memberikan dampak signifikan untuk performa motor saat dipacu di lintasan.
1. Fabio Quartararo menorehkan hasil kurang mengesankan pada tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram
Hasil tes pramusim kedua MotoGP di Buriram bukan momen yang menggairahkan untuk Fabio Quartararo. Pembalap asal Prancis itu tak mampu membukukan catatan impresif saat menunggangi YZR-M1. Itu terlihat dari hasil tes selama dua hari di Negeri Gajah Putih.
Quartararo menduduki posisi ke-18 pada hari pertama tes Buriram berbekal catatan waktu 1 menit 30,507 detik. Ia membukukan catatan tersebut pada sesi kedua. Quartararo tertinggal 1,245 detik dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat.
Torehan waktu El Diablo mengalami peningkatan pada hari kedua. Ia mampu menembus perolehan waktu 1 menit 29,701 detik. Quartararo berjarak 1,033 detik dari Marco Bezzecchi yang berada di posisi teratas.
Pada simulasi balapan, Quartararo menempati posisi ke-13 dengan waktu rata-rata sebesar 1 menit 30,953 detik. Ia menjadi pembalap Yamaha dengan catatan simulasi balapan terbaik. Quartararo terpaut 0,852 detik dari Ai Ogura yang mengantongi hasil simulasi balapan terbaik.
2. Fabio Quartararo menyoroti sejumlah masalah yang masih membayangi YZR-M1
Fabio Quartararo tak antusias menyambut hasil tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram. Juara MotoGP 2021 itu malah memperkirakan Yamaha masih tertinggal 0,7 detik per lap dalam hal kecepatan balap dibandingkan musim lalu. Yamaha perlu waktu berbulan-bulan untuk membenahi kekurangan yang ada saat ini.
Selain kecepatan, YZR-M1 juga masih dibayangi sejumlah permasalahan lain. Quartararo mengaku motornya tak memiliki manuver yang baik. Kondisi tersebut menyebabkan dirinya gagal mencetak waktu terbaik saat tes pramusim.
"Aku pikir mesin memang merupakan kemajuan besar untuk peningkatan kami, tetapi itu bukan satu-satunya. Masalah saat motor berbelok dan cengkeraman ban adalah titik terlemah saat ini. Tenaga mesin tentu saja masih kurang, tetapi kelemahan utama untukku adalah aku tak bisa berbelok sehingga kesulitan mencatatkan waktu terbaik secara konsisten," kata Fabio Quartararo dilansir Crash.
3. Yamaha hanya bisa menurunkan satu motor untuk Alex Rins dan Fabio Quartararo pada tes pramusim hari kedua di Buriram
Masalah Yamaha saat tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram bukan hanya soal kecepatan motor. Pabrikan berlogo garpu tala itu hanya bisa menurunkan satu motor untuk Alex Rins dan Fabio Quartararo pada hari kedua tes di sana. Massimo Meregalli selaku tim manajer Yamaha mengakui hambatan tersebut. Ia beralasan tim pabrikan Yamaha telah mencapai batas maksimal penggunaan mesin pada hari pertama tes.
"Kami memutuskan untuk menjalankan satu motor per hari pada hari kedua. Alasannya adalah kami telah mencapai jarak tempuh maksimal penggunaan mesin untuk dua motor lainnya di tim pabrikan menjelang akhir hari pertama. Semua suku cadang dan mesin yang kami akan pakai pada balapan pembuka akan tiba Senin," kata Massimo Meregalli dikutip Speedweek.
Meregalli turut mengonfirmasi semua motor YZR-M1 yang ada saat ini berada pada level mesin yang sama. Yamaha akan menggunakan spesifikasi motor yang sama seperti saat tes pramusim di Buriram untuk pekan balap perdana MotoGP 2026. Yamaha akan melakukan perubahan spesifikasi mesin saat setelah pekan balap GP Qatar 2026.
"Akan ada tahap pengembangan lebih lanjut terhadap mesin motor. Namun, kami belum menetapkan waktu pasti untuk penerapannya. Hal yang pasti adalah kami akan menjalani seri awal musim di luar negeri dengan spesifikasi yang tersedia saat ini. Tidak akan ada perubahan spesifikasi mesin sebelum kami kembali ke Eropa," jelas Massimo Meregalli.
Yamaha menjadi satu-satunya pabrikan yang tidak terkena aturan pembekuan mesin karena berada di peringkat konsesi D. Itu memungkinkan mereka melakukan pembaruan mesin selama MotoGP 2026 berlangsung. Yamaha perlu memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan kinerja YZR-M1. Jika tidak mampu melakukannya, bukan tidak mungkin Yamaha akan semakin tertinggal dan lebih sering berkutat di barisan belakang sepanjang musim ini.
![[FOTO] Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan dari Liga Champions](https://image.idntimes.com/post/20260225/upload_7d4a1c753fb222823a9531bd75059cf0_27bb9fbf-deb6-49f5-8b38-193421c2ff13.jpg)

















