Fajar/Fikri Kandas, Indonesia Tanpa Gelar di Malaysia Open 2026

- Fajar/Fikri kandas di semifinal Malaysia Open 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-23, 18-21.
- Meski memimpin di awal game pertama dan kedua, Fajar/Fikri gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya kalah dalam pertandingan tersebut.
- Hasil ini membuat wakil Indonesia pulang tanpa gelar dari ajang BWF Super 1000 Malaysia Open 2026, setelah sebelumnya Jonatan Christie juga kandas di semifinal.
Jakarta, IDN Times - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kandas di semifinal Malaysia Open 2026. Fajar/Fikri kalah dari wakil tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua game langsung dengan skor 21-23, 18-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (10/1/2026).
Fajar/Fikri mengawali game pertama dengan keunggulan 5-2. Meski dapat perlawanan sengit dari Chia/Soh, Fajar/Fikri mampu mempertahankan keunggulan hingga 11-9 di interval.
Usai jeda, laga menjadi makin sulit. Serangan-serangan taajam dikerahkan Chia/Soh. Membuat anak didik pelatih asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi, tersebut mampu mengejar ketertinggalan dari 12-14 menjadi imbang 14-14.
Fajar/Fikri sempat kembali unggul 17-15, tapi akhirnya malah tertinggal 18-20 di game point. Laga mendadak panas karena Fajar/Fikri sempat memaksakan deuce hingga skor 21-21. Lengah di momen krusial, Fajar/Fikri tumbang 21-23 di game pertama.
Pola serupa tercipta pada game kedua. Fajar/Fikri semula nyaman memimpin dengan skor 8-4 bahkan mengunci interval dengan skor 11-8.
Usai jeda, Fajar/Fikri yang sempat unggul 12-10 mati langkah. Unforced error kerap dilakukan, serangan Chia/Soh gagal diantisipasi. Fajar/Fikri berbalik tertinggal 12-16.
Setelahnya, Fajar/Fikri gagal mengambil momentum untuk menyerang balik. Chia/Soh semakin tajam dan terus mengumpulkan poin. Tapi, Fajar/Fikri sebenarnya sempat membuka asa dengan menipiskan ketertinggalan menjadi 18-19. Sayangnya, Chia/Soh bisa lebih konsisten dan menang 21-18.
Hasil ini memastikan wakil Indonesia habis dan pulang tanpa gelar dari ajang BWF Super 1000 tersebut. Sebelumnya, tunggal putra, Jonatan Christie, juga kandas di semifinal usai berhadapan dengan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 16-21, 16-21.

















