Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hebat di Masanya, 5 Klub Ini Pemainnya Pernah Meraih Ballon d'Or

Hebat di Masanya, 5 Klub Ini Pemainnya Pernah Meraih Ballon d'Or
Allan Simonsen meraih Ballon d'Or saat membela Borussia Monchengladbach (mundodeportivo.com)

Ballon d'Or merupakan penghargaan individual tertinggi bagi seorang pemain sepak bola. Hanya pemain terbaik dan berprestasi yang bisa meraih gelar ini. Pada umumnya, para pemain tersebut tentu bermain di klub besar dunia, seperti Barcelona, Real Madrid, Bayern Munchen, AC Milan, dan sebagainya.

Akan tetapi, sebenarnya ada beberapa klub semenjana di Eropa yang pemainnya juga pernah meraih Ballon d'Or. Saat ini klub-klub tersebut memang tidak dianggap klub besar Eropa, tapi mereka juga pernah berjaya pada masanya. Inilah lima klub medioker Eropa yang pemainnya pernah meraih Ballon d'Or.

1. Blackpool

Stanley Matthews (upthemightypool.co.uk)
Stanley Matthews (upthemightypool.co.uk)

Apakah kamu tahu Blackpool? Blackpool adalah klub Inggris yang saat ini bermain di divisi Championship. Mereka tak pernah menjuarai Liga Inggris, dan satu-satunya trofi mayor yang mereka miliki adalah Piala FA 1952/53. Memang, meski tak pernah juara liga, Blackpool merupakan klub yang cukup disegani di era 1950an.

Salah satu pemain terbaik yang membela Blackpool di era tersebut adalah Stanley Matthews. Matthews membela Blackpool dari 1947 hingga 1961, dan ia mencatat sejarah sebagai penerima penghargaan Ballon d'Or edisi perdana di tahun 1956. Hingga kini, Matthews dianggap sebagai salah satu pemain Inggris terbaik sepanjang masa.

2. Dukla Praha

Josef Masopust (sportmob.com)
Josef Masopust (sportmob.com)

Dukla Praha adalah klub asal Republik Ceko yang saat ini bermain di divisi kedua Liga Ceko. Mereka pernah meraih kejayaan di era 1950an hingga awal 1980an dengan meraih 11 gelar liga. Namun setelah itu klub ini sempat dibubarkan, sebelum dibentuk kembali pada 2001. Saat ini, Dukla Praha belum menemukan kembali kejayaan mereka di masa lampau.

Pada era keemasan mereka dulu, Dukla Praha sempat memiliki pemain yang bisa meraih Ballon d'Or, yaitu Josef Masopust. Ia meraihnya pada tahun 1962, berkat keberhasilannya membawa Timnas Cekoslovakia menjadi runner-up Piala Dunia. Selain Ballon d'Or, Masopust yang berposisi gelandang juga sukses meraih 15 trofi di level klub selama kariernya.

3. Dynamo Moscow

Lev Yashin (studlive.by)
Lev Yashin (studlive.by)

Setahun kemudian alias tahun 1963, giliran nama Dynamo Moscow yang melejit karena keberhasilan Lev Yashin meraih Ballon d'Or. Dynamo Moscow kini berada di Liga Super Rusia, namun kala itu klub ini masih merupakan klub Uni Soviet. Mereka cukup sukses di Rusia, tapi di Eropa belum pernah meraih trofi.

Lev Yashin sendiri mencatat sejarah di tahun tersebut karena ia adalah kiper pertama sekaligus satu-satunya hingga saat ini yang meraih Ballon d'Or. Ia bahkan sering dianggap sebagai kiper terbaik sepanjang masa, hingga dijuluki Black Spider karena kehebatannya mengawal gawang.

4. Ferencvaros

Florian Albert (firsttimefinish.co.uk)
Florian Albert (firsttimefinish.co.uk)

Ada pula Ferencvaros, klub asal Hungaria yang musim lalu sempat tampil di Liga Champions. Ferencvaros merupakan klub tersukses di Hungaria, tapi di level Eropa mereka hanyalah klub semenjana karena tak pernah meraih prestasi berarti. Meski begitu, nama Ferencvaros pun sempat terangkat ketika pemainnya meraih Ballon d'Or 1967.

Pemain tersebut adalah Florian Albert, striker yang sepanjang kariernya hanya membela Ferencvaros. Albert membawa Ferencvaros menjuarai liga di tahun tersebut dengan catatan gol yang menakjubkan, yaitu 28 gol dalam 27 laga. Albert pun jadi pemain Hungaria pertama sekaligus satu-satunya hingga kini yang memenangi Ballon d'Or.

5. Borussia Monchengladbach

Allan Simonsen (alchetron.com)
Allan Simonsen (alchetron.com)

Terakhir, ada Borussia Monchengladbach, klub papan tengah Bundesliga Jerman yang dulu pernah berjaya di era 1970an. Monchengladbach meraih 7 trofi di era tersebut, serta sempat menjadi runner-up Liga Champions dan Piala Interkontinental. Akhirnya, salah satu pemain mereka pun jadi peraih Ballon d'Or 1977.

Ia adalah Allan Simonsen, striker asal Denmark yang membela Gladbach dari 1972 hingga 1979. Simonsen sukses membawa klubnya juara Bundesliga dan runner-up Liga Champions di musim 1976/77, sehingga ia memang pantas mendapat Ballon d'Or di tahun tersebut. Setelah membela Gladbach, Simonsen sempat bergabung dengan Barcelona dan meraih 2 trofi.


Lima klub di atas membuktikan bahwa kejayaan tak melulu jadi dominasi klub besar dan populer. Buktinya mereka pernah memiliki pemain peraih Ballon d'Or, meski sekarang lebih dikenal sebagai klub medioker. Bisakah suatu saat nanti klub-klub tersebut kembali berjaya di kancah internasional?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Peter Eduard
EditorPeter Eduard
Follow Us

Latest in Sport

See More

3 Pemain Non-Eropa yang Memperkuat AC Milan 2025/2026, Ada Pulisic!

09 Mei 2026, 20:38 WIBSport