Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mezian Soares, Bocah 16 Tahun Cetak Gol saat Debut Bersama RC Lens

Mezian Soares, Bocah 16 Tahun Cetak Gol saat Debut Bersama RC Lens
ilustrasi pemain (unsplash.com/lucidistortephoto)
Intinya Sih
  • Mezian Soares, pemain 16 tahun RC Lens, mencetak gol kemenangan hanya lima detik setelah masuk lapangan dalam debutnya melawan Nantes di pekan ke-32 Ligue 1 2025/2026.
  • Gol Soares memastikan peluang Lens tetap bersaing merebut gelar dan tiket Liga Champions, sekaligus membuat Nantes terdegradasi dari Ligue 1 untuk pertama kalinya sejak musim 2012/2013.
  • Soares adalah putra mantan pemain Lens, Walid Mesloub, lahir di Prancis namun membela Timnas Portugal U-17 dengan lima caps dan satu gol hingga Mei 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

RC Lens terus menjaga asanya untuk bisa menjuarai Ligue 1 Prancis 2025/2026. Les Sang et Or mengalahkan Nantes 1-0 pada pekan ke-32, Jumat (8/5/2026). Itu membuat mereka mengoleksi 67 poin, berselisih 3 angka dari Paris Saint-Germain yang memuncaki klasemen.

Menariknya, gol tunggal kemenangan Lens berasal dari pemain yang tidak diduga-duga. Mereka mendapatkannya dari debutan yang baru berusia 16 tahun. Dia adalah Mezian Soares. Ini jelas menjadi momen yang membanggakan, baik untuk klub maupun sang pemain.

1. Mezian Soares mencetak gol saat baru melakoni debut beberapa detik

Lens menghadapi Nantes pada pekan ke-32 Ligue 1 2025/2026 dengan tren buruk. Mereka cuma imbang dalam dua laga terakhir yang membuat jarak dengan Paris Saint-Germain di puncak klasemen melebar. Oleh karenanya, para pemain pun tidak ingin membuang kesempatan untuk menang. Terlebih, mereka bermain di kandang, Stade Bollaert-Delelis, dan Nantes ada di zona degradasi.

Sayangnya, Lens tidak kunjung mendapatkan golnya meski mendominasi penguasaan bola. Wesley Said sempat melakukannya pada menit 69, tetapi hakim garis menyatakan offside. Begitu pun dengan gol Abdallah Sima 2 menit berselang yang dianulir Video Assistant Referee (VAR). Empat menit kemudian, peluang Matthis Abline digagalkan tiang.

Sang pelatih, Pierre Sage, kemudian menggunakan jatah pergantian terakhirnya dengan memasukkan Mezian Soares. Tampil dengan nomor punggung 41, Soares menggantikan Sima pada menit 79. Secara mengejutkan, ia berhasil mencetak gol kemenangan 5 detik kemudian. Soares memungut bola yang lepas dari kaki Andrija Bulatovic di dalam kotak penalti. Ia mengontrolnya dengan kaki kiri dan menciptakan golnya dengan bagian tubuh yang sama pada sentuhan keduanya.

2. Gol Mezian Soares meninggalkan sejumlah catatan menarik

Gol Mezian Soares ke gawang Nantes pada 8 Mei 2026 menghasilkan sejumlah catatan menarik. Pertama, ini membuat peluang Lens untuk menjuarai Ligue 1 2025/2026 tetap hidup. Namun, andai gagal melakukannya, mereka setidaknya sudah memastikan tiket Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027. Sebab, Lens tidak mungkin lagi keluar dari tiga besar sebagai zona lolos ke UCL.

Sebaliknya, gol Soares menyebabkan Nantes tidak akan bermain lagi di Ligue 1 pada musim depan. Sebab, mereka saat ini berada di posisi 17 dengan 23 poin. Dengan satu laga tersisa, Nantes tak mungkin lagi mengejar jarak lima angka dengan Auxerre yang ada di atasnya sebagai batas wilayah aman terakhir. Sebagai catatan, Nantes bakal absen dari kasta teratas untuk pertama kali sejak 2012/2013.

Terakhir, Soares kini tercatat sebagai pemain termuda kedua yang berhasil mencetak gol saat debut di Ligue 1. Lahir pada 8 November 2009, ia berusia 16 tahun 6 bulan kala berhadapan dengan Nantes. Soares cuma kalah muda dari Cyril Cassese yang berumur 16 tahun 5 bulan 21 hari ketika menyumbang satu gol untuk Toulon dalam kemenangan 3-1 atas Lens pada 31 Mei 1989.

3. Mezian Soares merupakan anak mantan pemain Lens dan membela Timnas Portugal meski lahir di Prancis

Selain mencetak gol saat baru debut beberapa detik, kehadiran Mezian Soares dalam pertandingan melawan Nantes bahkan merupakan kali pertama ia duduk di bangku cadangan bersama tim senior Lens. Soares memang merupakan produk akademi Lens. Ia bergabung dari FC Lorient pada 2018. Kepindahannya saat itu berbarengan dengan transfer sang ayah.

Walid Mesloub berusia 32 tahun ketika bergabung dengan Lens dari Lorient. Ia bertahan selama 2 tahun sebelum hengkang ke Umm Salal SC dan pensiun di klub Qatar itu pada September 2020. Kini, Mesloub bekerja sebagai asisten pelatih di akademi Lens. Dilansir Eurosport, Mesloub mengaku begitu bangga dan terharu dengan pencapaian yang baru saja dibuat anaknya.

Seperti Soares, Mesloub juga lahir di Prancis. Namun, di kancah internasional, ia memilih bermain untuk tanah air leluhurnya, Aljazair. Sementara itu, Soares justru malah memperkuat Timnas Portugal. Ia kini tercatat sebagai personel U-17 mereka dan sudah mengoleksi 5 caps serta 1 gol per 9 Mei 2026. Soares bisa membela Portugal karena ibunya berasal dari negara tersebut.

Mezian Soares memulai kariernya di level senior dengan spektakuler. Ia mencetak gol ketika baru melakoni debut selama 5 detik dan lewat sentuhan keduanya. Akankah Soares menjadi bintang pada masa depan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More