"Sudah kubilang pada kalian semua.. Ini sudah selesai," tulis Rice.
Pembuktian Ucapan Declan Rice di Balik Juaranya Arsenal

- Arsenal menuntaskan penantian 22 tahun dengan menjuarai Premier League setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth.
- Declan Rice jadi sorotan karena berhasil membuktikan ucapannya yang sempat viral usai kekalahan dari Manchester City.
- The Gunners bersiap mengangkat trofi Premier League dan fokus menghadapi final Liga Champions melawan PSG.
Jakarta, IDN Times - Arsenal akhirnya mengakhiri penantian tanpa mahkota Premier League selama 22 tahun. The Gunners mengunci gelar setelah Manchester City tertahan 1-1 di markas Bournemouth, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Di balik juara Arsenal, sosok Declan Rice menjadi salah satu pemain yang paling disorot. Gelandang yang dibeli mahal dari West Ham itu akhirnya bisa bernapas lega karena berhasil membuktikan ucapannya.
1. Declan Rice sudah bisa sesumbar
Tepat setelah Meriam London menyegel gelar, Rice langsung mengunggah sebuah foto selebrasi emosional di akun Instagram pribadinya. Dalam foto tersebut, ia tampak merangkul erat rekan-rekan setimnya.
Unggahan tersebut menyertakan keterangan singkat, tetapi penuh makna. Itu karena Rice berhasil membuktikan ucapan viralnya beberapa waktu lalu bukan sekadar omong kosong.
2. Memori viral saat dikalahkan ManCity
Bagi yang lupa, maksud tulisan Rice merujuk pada cuplikan viral usai Arsenal ditekuk Manchester City dengan skor 1-2, pada 19 April lalu. Kekalahan tersebut langsung mengubah arus perburuan gelar, dengan The Citizens yang lebih difavoritkan.
Selepas peluit panjang, Rice yang emosional berbicara kepada sang kapten, Martin Odegaard kalau "ini belum selesai". Cuplikan itu kembali dibahas, karena sang pemain berhasil membuktikan ucapannya.
3. Tinggal angkat trofi dan bidik kawinkan gelar
Arsenal akan mengangkat trofi Premier League saat melawat ke markas Crystal Palace dalam laga pamungkasnya, Minggu (24/5/2026). Namun, mereka tidak boleh larut dalam euforia.
Itu karena pasukan Mikel Arteta akan melawan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions, enam hari setelahnya. Jika menang, Arsenal kembali mengakhiri penantian mengingat belum pernah juara dalam sejarah turnamen tersebut.

















