Jaya Raya Pertahankan Status Juara Umum di Turnamen Junior Internasional

- PB Jaya Raya sukses mempertahankan gelar juara umum di Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 dengan meraih empat gelar dari total 14 nomor yang dipertandingkan.
- Susy Susanti menegaskan keberhasilan ini hasil pembinaan konsisten dan kolaborasi solid, serta komitmen PB Jaya Raya untuk terus menyelenggarakan turnamen sebagai wadah pengembangan atlet muda.
- PBSI mengapresiasi turnamen ini karena berperan penting dalam pembinaan atlet muda Indonesia dan menjadi ajang menemukan bibit potensial menuju Pelatnas.
Jakarta, IDN Times - Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya kembali menunjukkan kualitasnya. Hal itu tampak dalam turnamen Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026.
Dalam ajang yang dihelat di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, 7 sampai 12 Juli 2026, Jaya Raya sukses mempertahankan gelar juara umum dengan meraih empat trofi dari 14 nomor yang dipertandingkan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi sistem pembinaan atlet muda yang telah dibangun PB Jaya Raya selama puluhan tahun.
1. Kualitas negara lain di ajang ini meningkat
Meningkatnya kualitas peserta dari berbagai negara juga memperlihatkan Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix semakin diakui sebagai salah satu turnamen bulu tangkis junior bergengsi di Asia.
Selain Jaya Raya yang tampil sebagai juara umum, PB Djarum meraih tiga gelar, tim Thailand juga mengoleksi tiga trofi, sedangkan Jepang dan Hong Kong masing-masing membawa pulang dua titel.
Ketua Umum PB Jaya Raya, Susy Susanti, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya mempertahankan gelar juara umum. Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari kolaborasi solid.
"Kami bersyukur bisa kembali menjadi juara umum. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid antara para pemain, pelatih, pengurus klub, serta dukungan penuh dari Yayasan Pembangunan Jaya Raya," ujar Susy dalam keterangannya.
2. Turnamen ini akan digelar secara konsisten
Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu menegaskan keberhasilan tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
Karena itu, PB Jaya Raya berkomitmen terus menyelenggarakan Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix sebagai wadah pembinaan dan pengembangan atlet-atlet muda.
"Kami berkomitmen untuk terus menyelenggarakan turnamen ini untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempersiapkan para pebulu tangkis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Susy.
Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Budi Karya Sumadi, menilai keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan yang selama ini dijalankan PB Jaya Raya.
"Teknik bermain atlet-atlet Jaya Raya pada dasarnya sudah baik. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan speed, power, dan kekuatan otot agar mampu bersaing menghadapi perkembangan prestasi pemain internasional," kata Budi.
3. Apresiasi dilontarkan PBSI
Apresiasi juga datang dari PBSI. Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja, menilai turnamen ini memiliki peran strategis dalam proses pembinaan atlet muda Indonesia.
"Semoga ke depan semakin dikenal di seluruh dunia dan diikuti lebih banyak pemain dari Eropa maupun Amerika Serikat. Dari turnamen ini, PBSI melihat banyak bibit pemain potensial yang dapat dipersiapkan menuju Pelatnas," ujar Ricky.
Berikut para pemain PB Jaya Raya yang juara di Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026.
- Alvin Jefferson Kusuma (Tunggal Putra U-17)
- Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Arybka Okta Disabian (Ganda Putra U-17)
- Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Ganda Campuran U-17)
- Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (Ganda Putra U-19)


















