Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kritik Jarak Dekat Pembalap MotoGP yang Makin Berbahaya
Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez memacu motornya saat tampil pada sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Montmelo, dekat Barcelona, Spanyol, 16 Mei 2026. (FOTO: AFP/Jose Jordan)
  • Ruben Xaus menilai para pembalap MotoGP kini terlalu berdekatan di lintasan, terutama sejak insiden besar di MotoGP Catalunya 2026 yang melibatkan beberapa pembalap top.
  • Menurut Xaus, jarak antar pembalap yang sangat rapat membuat kekacauan sering terjadi di lap awal dan kesalahan kecil bisa langsung memicu tabrakan fatal.
  • Xaus menekankan pentingnya peningkatan keamanan sirkuit karena pada kecepatan tinggi, motor bisa terlempar ke dinding pembatas yang masih terlalu dekat dengan lintasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Eks pembalap asal Spanyol, Ruben Xaus, melayangkan kritik terkait situasi MotoGP sekarang Menurutnya, ada satu hal yang agak mengkhawatirkan di ajang balap motor kelas wahid di dunia itu saat ini.

Komentar ini muncul seiring insiden parah yang terjadi di MotoGP Catalunya 2026 beberapa pekan lalu. Banyak pembalap terlibat dalam kecelakaan, seperti Alex Marquez, Johann Zarco, hingga Jorge Martin.

"Para pembalap di MotoGP semakin berdekatan di seluruh grid. Itulah masalah sebenarnya. Lebih dari sekadar aerodinamika," kata Xaus, dilansir Motosan.

1. Kekacauan kerap terjadi di lap-lap awal

Pembalap Spanyol dari Aprilia Racing, Jorge Martin, memacu motornya saat balapan MotoGP Grand Prix Thailand di Sirkuit Internasional Buriram, Buriram, 1 Maret 2026. (Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

Xaus menyebut, kekacauan di MotoGP saat ini kerap terjadi di awal balapan. Ketika itu, jarak antar pembalap sangat dekat, bahkan saling menempel satu sama lain.

"Mereka saling menempel sepanjang putaran. Mereka bahkan melakukan setengah putaran pertama dengan saling menempel," ujar Xaus.

2. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal

Lebih lanjut, Xaus mengungkapkan kesalahan kecil di MotoGP saat ini bisa berakibat fatal. Apalagi, ketika kesalahan kecil itu terjadi di titik-titik kritis sirkuit, terutama tikungan.

"Kesalahan sekecil apa pun dan Anda akan menyingkirkan seseorang. Sudah banyak kecelakaan yang terjadi, dan semuanya hampir berbentuk tabrakan," ujar Xaus.

3. Keamanan sirkuit harus jadi fokus utama

Terkait banyaknya insiden yang terjadi, Xaus pun menyoroti keamanan sirkuit. Meski ada banyak area pengaman telah diperbaiki, ada beberapa bagian berbahaya di mana sepeda motor bisa terlempar ke pembatas.

"Saat ini, pada kecepatan 200 kilometer per jam, jika terjadi tabrakan di lintasan, sepeda motor akan terlempar ke arah dinding dan berada sangat dekat. Ini harus jadi perhatian di MotoGP," kata Xaus.

Editorial Team

Related Article