Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Kalah Tandang Liverpool dari Crystal Palace di EPL sebelum 2026/2027

3 min read
3 Kalah Tandang Liverpool dari Crystal Palace di EPL sebelum 2026/2027
English Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)
  • Liverpool menghadapi Crystal Palace di Selhurst Park pada pekan ke-10 Premier League 2026/2027 setelah kalah 0-1 dari Arsenal di Anfield.
  • Dalam 17 laga tandang Premier League melawan Crystal Palace sebelum musim 2026/2027, Liverpool hanya menelan tiga kekalahan.
  • Tiga kekalahan itu terjadi pada 2004/2005 (0-1), 2014/2015 (1-3), dan 2025/2026 (1-2 lewat gol Eddie Nketiah pada menit 90+7).
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liverpool mengusung misi bangkit dalam lawatan ke markas Crystal Palace, Selhurst Park, untuk melakoni pekan kesepuluh English Premier League 2026/2027, Minggu (8/11/2026) pukul 21.00 WIB. Pada pekan sebelumnya, pasukan Andoni Iraola dipermalukan 0-1 oleh Arsenal di Anfield. Sejarah pertemuan tandang dengan The Eagles pun masih berpihak kepada The Reds. Dalam 17 lawatan ke markas Palace di Premier League sebelum 2026/2027, Liverpool hanya merasakan 3 kekalahan menurut data Transfermarkt per 6 November 2026.

  1. 1. Liverpool kalah 0-1 oleh gol tunggal Andy Johnson pada 2004/2005

    Bersama Rafael Benitez, Liverpool gagal merebut poin di markas Crystal Palace pada pekan ke-35 Premier League 2004/2005, Sabtu (23/4/2005). Steven Gerrard dan kolega dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dalam duel yang disaksikan lebih dari 26 ribu penonton. Satu-satunya gol di Selhurst Park dicetak Andy Johnson pada menit 34.

    Gol tersebut berawal dari upaya Wayne Routledge melepaskan tembakan ke arah gawang Liverpool. Bola hasil tendangannya tidak mengarah sempurna ke sasaran, tetapi justru disambut Andy Johnson yang berada di posisi tepat di dalam kotak penalti. Penyerang Crystal Palace itu kemudian menyundul bola dari jarak sekitar 11 meter untuk melewati jangkauan Jerzy Dudek dan membawa tuan rumah unggul 1-0 pada menit 34.

  2. 2. Liverpool menyerah 1-3 pada 2014/2015 meski sempat unggul lebih dahulu

    Liverpool berhasil mencetak gol cepat dalam lawatan ke markas Crystal Palace pada pekan ke-12 Premier League 2014/2015, Minggu (23/11/2014). Memanfaatkan assist Adam Lallana, Rickie Lambert melepaskan sepakan kaki kiri yang berbuah gol pembuka pada menit 2. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan selama 15 menit.

    Dwight Gayle berhasil menaklukkan kiper Simon Mignolet pada menit 17. Sepakan kaki kanannya gagal diamankan kiper tim tamu. Skor sama kuat 1-1 lantas bertahan hingga penghujung babak pertama.

    Palace meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir laga. Hasilnya, Joe Ledley berhasil membawa tuan rumah berbalik unggul dengan shooting kaki kiri pada menit 78. Tiga menit berikutnya, Mile Jedinak mencetak gol penutup dengan eksekusi tendangan bebas sempurna.

  3. 3. Liverpool kalah dramatis 1-2 pada 2025/2026

    Dalam laga tandang ke markas Crystal Palace pada pekan keenam Premier League 2025/2026, Sabtu (27/9/2025), Liverpool yang tengah bertengger di puncak klasemen sementara kebobolan lebih dahulu. Berawal dari tendangan pojok, tandukan Ryan Gravenberch justru membuat bola menghampiri Ismaila Sarr yang berdiri bebas di tengah kerumunan depan gawang. Tanpa kesulitan, Sarr melepaskan sepakan keras setengah badan yang tak mampu ditepis Alisson.

    Usaha The Reds untuk menyamakan kedudukan baru berbuah gol pada menit 87. Gol itu diciptakan Federico Chiesa yang masuk pada menit 74 untuk menggantikan Florian Wirtz. Ia menyambar bola liar dengan sepakan keras yang berawal dari crossing Ryan Gravenberch.

    Sayangnya, Liverpool gagal mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan. Pada menit 90+7, Eddie Nketiah berhasil mencetak gol kemenangan bagi The Eagles. Ia melepaskan shooting keras kaki kiri dari sisi kiri menyambut umpan dari Marc Guehi.

    Catatan tersebut menunjukkan bahwa Selhurst Park bukan tempat yang selalu mudah bagi Liverpool untuk meraih poin penuh. Tiga kekalahan dalam 17 lawatan terakhir menjadi pengingat bahwa Crystal Palace mampu memberikan perlawanan sengit, termasuk ketika The Reds tengah berada dalam performa terbaik. Menarik untuk melihat apakah pasukan Andoni Iraola mampu menjaga catatan positif tersebut atau justru kembali kehilangan poin di markas The Eagles.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More