Francesco Bagnaia tentu mengharapkan hasil lebih baik pada balapan utama GP Inggris 2026. Namun, kenyataan kembali menamparnya lebih keras. Bagnaia gagal mencetak poin pada sesi balap tersebut.
Ia sebetulnya sempat berada di posisi ke-14 pada lap pembuka. Akan tetapi, Bagnaia turun ke posisi ke-15 pada lap ketiga. Berselang tiga lap, ia semakin anjlok ke posisi ke-17 dan berada tepat di belakang Toprak Razgatlioglu.
Bagnaia sempat kembali ke posisi ke-15 pada lap ketujuh. Sayangnya, ia terjatuh di tikungan 7 pada lap kedelapan. Itu merupakan lokasi tikungan yang sama saat Bagnaia mengalami kecelakaan pada balapan utama musim lalu.
Bagnaia heran setelah gagal finis pada balapan utama di Sirkuit Silverstone. Rekan setim Marc Marquez itu mengaku tidak pernah kehilangan kendali roda depan saat keluar tikungan. Bagnaia berharap bisa bangkit dari situasi tersebut pada seri balap yang akan datang.
"Sangat sulit untuk menemukan sesuatu saat melihat datanya. Satu-satunya masalah adalah kemudi depan benar-benar tidak berfungsi dengan baik. Aku kehilangan kendali bagian sepenuhnya dalam hitungan milidetik. Ini sangat aneh," ungkap Francesco Bagnaia dikutip Motorsport.
Bagnaia tidak mengalami perubahan posisi di klasemen sementara selepas pekan balap GP Inggris. Ia tetap bercokol di peringkat kedelapan lewat perolehan 143 poin. Namun, jarak Bagnaia dari Jorge Martin yang memimpin klasemen kini melebar menjadi 97 poin.
MotoGP 2026 menyisakan 10 seri balap. Secara matematis, Bagnaia masih punya peluang dalam perburuan titel juara. Namun, situasinya semakin berat mengingat rival lainnya menunjukkan performa lebih baik dalam beberapa balapan terakhir.