2 Keunggulan Arsenal yang Disorot Manchester City

- Manchester City menyoroti kekuatan bola mati Arsenal yang mencetak 25 gol musim ini, termasuk 16 dari sepak pojok dan 14 lewat sundulan, menjadikannya tim tersubur kedua di Premier League.
- Arsenal tampil solid dengan pertahanan berlapis dan pressing tinggi, hanya kebobolan 24 gol serta merebut bola 155 kali di sepertiga akhir lawan tanpa menerima kartu merah sepanjang musim.
- Meski Arsenal sedang on fire, Etihad tetap jadi benteng kokoh bagi Manchester City yang belum terkalahkan dalam 10 laga kandang terakhir kontra The Gunners sejak Januari 2015.
Jakarta, IDN Times - Manchester City akan menjamu Arsenal di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026). Bentrokan mereka dipastikan berlangsung panas, karena akan memengaruhi arus perburuan gelar Premier League.
Pertemuan krusial ini mengingatkan publik pada musim bersejarah 2011/12 saat ManCity menumbangkan Manchester United selaku pemuncak klasemen Premier League kala itu. Di akhir, The Citizens keluar sebagai juara.
Jelang laga tersebut, ManCity merilis analisis terkait peta kekuatan sang lawan. Apa yang tuan rumah soroti?
1. Awas serangan maut bola mati Arsenal
ManCity wajib mengantisipasi skema bola mati mematikan yang dimiliki pasukan Mikel Arteta. Musim ini, The Gunners telah mencetak 25 gol dari situasi tersebut, yang 16 di antaranya berasal sepak pojok.
Arsenal juga mahir dalam duel udara dengan torehan 14 gol sundulan, menjadikannya yang terbanyak di Premier League musim ini. Menariknya, produktivitas gol mereka merata karena dicetak oleh 17 pemain berbeda, yang dipimpin Viktor Gyokeres dengan 12 gol.
Meski Arsenal dikenal raja bola mati, The Citizens tetap harus mewaspadai skema open play dari Martin Odegaard dan kolega. Mengingat, Arsenal datang dengan status tim tersubur kedua di Premier League musim ini, dengan 62 gol. Produktivitasnya hanya satu lebih sedikit dari catatan ManCity.
2. Tembok kokoh dan pressing gila Arteta
Di bawah komando Arteta, Arsenal juga dikenal memiliki struktur pertahanan berlapis yang sulit ditembus lawan. Terbukti, mereka baru kebobolan 24 gol musim ini, menjadikanya tim paling sulit dibobol di Premier League.
Kekuatan pertahanan mereka dimulai sejak lini depan, lewat pressing yang agresif. Tercatat, Arsenal menjadi tim yang paling banyak merebut kembali penguasaan bola di sepertiga akhir lapangan lawan, yakni sebanyak 155 kali.
Hebatnya lagi, permainan agresif tersebut diimbangi dengan tingkat kedisiplinan tingkat tinggi. Sepanjang musim ini, para pemain Arsenal baru mengoleksi 41 kartu kuning dan belum pernah mendapat kartu merah.
3. Rekor kandang ManCity atas Arsenal
Terlepas dari statistik mengilap tersebut, Etihad sejatinya adalah neraka bagi tim asal London Utara tersebut. Dalam 10 pertemuan terakhirnya di Premier League, ManCity belum kalah saat menjamu Arsenal.
Sejak takluk pada Januari 2015 silam di era Manuel Pellegrini, ManCity sukses mencatatkan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang atas Arsenal di Etihad. Di sisi lain, pasukan Pep Guardiola justru harus waspada, karena Arsenal juga termotivasi untuk mematahkan rekor buruk tersebut, plus membalas kekalahan di final Piala Liga Inggris musim ini, pada Maret lalu.

















