Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Pemain Afrika yang Paling Sering Masuk Nominasi Ballon d'Or

8 Pemain Afrika yang Paling Sering Masuk Nominasi Ballon d'Or
potret Samuel Eto'o (twitter.com/championsleague)
Share Article

Kualitas pemain sepak bola Afrika di dunia semakin diakui dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu indikatornya adalah seringnya pemain asal Afrika masuk nominasi Ballon d'Or. Beberapa bahkan berhasil meraih peringkat cukup tinggi, meski belum ada yang bisa meniru jejak George Weah sebagai pemenang.

Dari sekian banyak pemain Afrika yang pernah masuk nominasi, beberapa nama menonjol
karena cukup sering meraihnya. Dalam dua dekade terakhir, inilah delapan pemain Afrika yang paling sering masuk nominasi Ballon d'Or.

  1. 1. Samuel Eto'o (9 kali)

    potret Samuel Eto'o (twitter.com/championsleague)
    potret Samuel Eto'o (twitter.com/championsleague)

    Samuel Eto'o adalah salah satu pemain Afrika terbaik yang pernah main di Eropa pada era
    modern. Prestasi striker asal Kamerun ini begitu menonjol di lapangan hijau, terutama
    dalam hal mencetak gol. Eto'o pernah membela klub-klub besar seperti Barcelona, Inter
    Milan, serta Chelsea, dan ia mengoleksi cukup banyak trofi di level klub.

    Karena itu, tak mengherankan jika Eto'o jadi pemain Afrika yang paling sering masuk
    nominasi Ballon d'Or di era modern. Ia masuk nominasi 9 kali, semuanya secara beruntun
    dari tahun 2003 hingga 2011. Pencapaian terbaiknya adalah peringkat kelima di tahun
    2009, setelah berhasil membawa Barcelona meraih treble winners musim 2008/09.

  2. 2. Didier Drogba (8 kali)

    potret Didier Drogba (twitter.com/chelseafc)
    potret Didier Drogba (twitter.com/chelseafc)

    Berikutnya ada Didier Drogba, striker asal Pantai Gading yang delapan kali masuk nominasi Ballon d'Or sepanjang kariernya. Drogba khususnya meraih masa keemasan saat membela Chelsea sejak 2004 hingga 2012. Selama periode tersebut, Drogba selalu masuk nominasi Ballon d'Or, kecuali di tahun 2011.

    Capaian terbaik Drogba di ajang Ballon d'Or adalah duduk di peringkat keempat pada
    tahun 2007. Saat itu Drogba berhasil meraih 2 trofi bersama Chelsea di musim 2006/07
    serta berhasil jadi top skor Premier League. Pada perhelatan Ballon d'Or 2021, Drogba
    mendapat hak istimewa menjadi pembawa acara dan membacakan nama pemenang.

  3. 3. Yaya Toure (5 kali)

    potret Yaya Toure (twitter.com/toureyayafans)
    potret Yaya Toure (twitter.com/toureyayafans)

    Rekan Drogba di Timnas Pantai Gading dulu, Yaya Toure, ada di urutan ketiga dengan 5
    kali masuk nominasi Ballon d'Or. Pemain berposisi gelandang ini pertama kali masuk
    nominasi pada tahun 2009 saat masih membela Barcelona. Namun ia hanya berakhir di
    posisi ke-28 saat itu.

    Setelah pindah ke Manchester City, kehebatan Toure semakin menonjol sehingga ia empat
    kali masuk nominasi secara beruntun dari tahun 2012 hingga 2015. Uniknya, ia tiga kali
    finis di posisi 12, yang merupakan pencapaian terbaiknya di ajang Ballon d'Or.

  4. 4. Michael Essien (3 kali)

    potret Michael Essien (uefa.com)
    potret Michael Essien (uefa.com)

    Michael Essien adalah salah satu pemain asal Ghana terbaik yang pernah bermain di
    Eropa. Selama berkarier, Essien pernah tiga kali masuk nominasi Ballon d'Or. Ketiganya
    terjadi secara beruntun yaitu di tahun 2005 hingga 2007.

    Hasilnya memang tak terlalu istimewa, karena pencapaian terbaiknya hanya posisi 22 di
    tahun 2005. Namun, Essien tetap berhak berbangga karena menjadi pemain Ghana yang
    paling sering masuk nominasi Ballon d'Or.

  5. 5. Pierre-Emerick Aubameyang (3 kali)

    Pierre-Emerick Aubameyang (premierleague.com)
    Pierre-Emerick Aubameyang (premierleague.com)

    Berikutnya ada empat pemain asal Afrika yang masih aktif bermain di Premier League saat ini, dan mereka semua pernah tiga kali masuk nominasi Ballon d'Or. Pertama adalah
    Pierre-Emerick Aubameyang, striker Arsenal asal Gabon yang masuk nominasi pada tahun
    2016, 2017, dan 2019.

    Raihan terbaik Aubameyang terjadi di tahun 2016 dimana ia finis di urutan ke-11 berkat
    keberhasilan membawa Borussia Dortmund juara DFB Pokal dan menjadi pemain terbaik
    Bundesliga 2015/16. Setelah itu, Auba finis di posisi 21 pada 2017 dan posisi 20 pada
    tahun 2019.

  6. 6. Riyad Mahrez (3 kali)

    potret Riyad Mahrez (premierleague.com)
    potret Riyad Mahrez (premierleague.com)

    Berikutnya ada Riyad Mahrez, yang juga pertama kali masuk nominasi Ballon d'Or pada
    tahun 2016. Mahrez dianggap pantas masuk nominasi karena sukses membawa Leicester City membuat keajaiban dengan memenangi Premier League 2015/16. Hasilnya, Mahrez sukses bertengger di posisi ke-7 saat pemilihan.

    Winger asal Aljazair ini kemudian masuk nominasi lagi di tahun 2019, tapi peringkatnya
    menurun ke posisi 10. Tahun ini pun ia masuk nominasi tapi hanya duduk di urutan ke-20.
    Bisakah pemain Manchester City ini memperbaiki peringkatnya tahun depan?

  7. 7. Sadio Mane (3 kali)

    potret Sadio Mane (premierleague.com)
    potret Sadio Mane (premierleague.com)

    Sadio Mane juga tiga kali masuk nominasi Ballon d'Or, tepatnya secara beruntun dari
    tahun 2017 hingga 2019. Penyerang asal Senegal ini selalu berhasil memperbaiki
    peringkatnya tiap tahun. Pada 2017, ia hanya duduk di posisi 23, lalu meningkat jadi
    posisi 22 di tahun berikutnya.

    Lalu di tahun 2019, posisi Mane melejit ke urutan ke-4, berkat keberhasilan membawa
    Liverpool meraih trofi Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.
    Sayangnya, Mane tak masuk nominasi lagi tahun ini karena performanya menurun musim
    lalu.

  8. 8. Mohamed Salah (3 kali)

    potret Mohamed Salah (premierleague.com)
    potret Mohamed Salah (premierleague.com)

    Satu nama lagi adalah Mohamed Salah, striker Mesir yang juga merupakan andalan
    Liverpool di lini depan. Salah berhasil masuk nominasi Ballon d'Or dalam tiga edisi
    terakhir, yaitu tahun 2018, 2019, dan 2021. Hasilnya, ia konsisten selalu berada di
    posisi 10 besar.

    Tahun 2018, ia finis di posisi 6, kemudian meningkat ke posisi kelima pada 2019. Tahun
    ini peringkatnya sedikit menurun ke posisi 7, tapi itu tetap luar biasa mengingat
    performa Liverpool yang anjlok musim lalu. Melihat performa hebat Salah di musim ini,
    kemungkinan besar ia akan masuk nominasi Ballon d'Or lagi tahun depan.


    Delapan pemain di atas berhasil membuktikan kualitas benua Afrika dengan menjadi
    nominasi Ballon d'Or tak hanya sekali, tapi berkali-kali. Adakah pemain Afrika yang
    bakal benar-benar jadi pemenang di tahun-tahun mendatang?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More