Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Fakta Kembalinya GP Turki dalam Kalender Balap Formula 1

3 Fakta Kembalinya GP Turki dalam Kalender Balap Formula 1
salah satu momen saat balapan Formula 1 GP Turki 2005 (commons.wikimedia.org/Postmortem)
Intinya Sih
  • Formula 1 resmi kembali ke Turki mulai musim 2027 lewat kontrak lima tahun antara F1 dan Kementerian Pemuda serta Olahraga Turki, disambut positif oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan.
  • Masuknya GP Turki tidak menambah jumlah seri balap karena F1 tetap membatasi maksimal 24 pekan; GP Belanda keluar, sementara GP Barcelona dan Belgia akan bergilir tiap musim.
  • Sirkuit Istanbul Park telah sembilan kali menggelar GP Turki sejak 2005 dan menjadi saksi sejarah kemenangan Lewis Hamilton pada 2020 yang memastikan gelar juara dunia ketujuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Formula 1 akan kembali melangsungkan balapan di Turki pada 2027. Ajang balap tersebut telah mengumumkannya secara resmi pada Jumat (24/4/2026) malam WIB. Ini menyusul penandatanganan kesepakatan yang dilakukan Formula 1 bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Turki.

Kembalinya Turki menjadi tuan rumah balapan Formula 1 menghadirkan catatan menarik. Salah satunya mengenai rekam jejak Sirkuit Istanbul Park melangsungkan balapan jet darat tersebut. Apa saja fakta dari masuknya Turki pada kalender balap musim depan?

1. Formula 1 bersama pemerintah Turki sepakat dengan kontrak penyelenggaraan balapan berdurasi 5 musim

Formula 1 bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Turki telah menyepakati perjanjian baru untuk gelaran balapan di negara tersebut. Durasi kontrak GP Turki akan berlangsung selama 5 musim yang berlaku mulai 2027. Itu berarti Sirkuit Istanbul Park akan menghelat balapan jet darat hingga 2031.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyambut baik kembalinya balapan Formula 1 ke negaranya. Ia melihat adanya pertumbuhan basis penggemar ajang balap tersebut di Turki, terutama pada kalangan anak muda. Erdogan menyebut, sebanyak hampir 19 juta orang menyaksikan balapan Formula 1 dan sekitar 7,5 juta orang aktif mengikuti perkembangannya lewat media sosial. Kembalinya GP Turki dalam kalender balap menjadi bukti kepercayaan pihak kejuaraan untuk menggelar balapan di sana.

"Sebagai sebuah negara, kami akan kembali memenuhi kepercayaan ini dengan melangsungkan acara yang sempurnya dalam segala aspek seperti yang telah kami lakukan sebelumnya. Saya mengucapkan selamat kepada semua pihak yang telah berperan mengembalikan Formula 1 ke negara kami dan Istanbul. Saya berharap kerja sama antara Turki sebagai negara motorsport dan Formula 1 akan semakin kuat pada masa mendatang," kata Recep Tayyip Erdogan dilansir Formula 1.

2. Jumlah seri balap di Formula 1 2027 tidak akan berubah meski GP Turki kembali menjadi tuan rumah

Masuknya GP Turki pada kalender balap 2027 tidak akan mengubah jumlah seri balap. Formula 1 telah membatasi total seri balap dalam semusim tidak lebih dari 24 pekan balap. Itu menjadi jumlah maksimal yang telah disepakati oleh tim dan pemangku kepentingan terkait.

Sky Sports melansir, GP Belanda akan keluar dari kalender setelah musim ini berakhir. Hal tersebut sekaligus menyudahi kehadiran singkat Sirkuit Zandvoort sejak kembali menjadi tuan rumah balapan pada 2021. Selain itu, ada dua seri balap yang masuk skema rotasi, yaitu GP Barcelona dan Belgia.

GP Barcelona mengantongi kontrak hingga 2032. Balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya akan berlangsung pada tahun genap sehingga seri tersebut akan absen musim depan. Sementara itu, GP Belgia yang memiliki kontrak hingga 2031 bakal melangsungkan balapan pada tahun ganjil. Itu berarti penggemar Formula 1 dapat menyaksikan aksi pembalap di Sirkuit Spa-Francorchamps pada tahun depan.

Skema rotasi ini memberi jalan bagi GP Belanda serta GP Portugal untuk masuk dalam kalender balap 2027. Namun, kontrak GP Portugal hanya berdurasi singkat. Seri balap tersebut menandatangani kontrak berdurasi 2 musim sehingga akan berakhir pada 2028.

3. Sirkuit Istanbul Park telah melangsungkan seri balap GP Turki sebanyak sembilan kali

Sirkuit Istanbul Park telah melangsungkan balapan Formula 1 sebanyak sembilan kali. Sirkuit yang terletak sekitar 45 kilometer dari kota Istanbul itu pertama kali masuk kalender balap pada 2005. Ketika itu, Kimi Raikkonen sukses mengonversi posisi start terdepan menjadi kemenangan.

Sirkuit Istanbul Park juga menjadi tempat bersejarah bagi Lewis Hamilton. Finis pertama dalam balapan utama pada 2020 bukan sekadar kemenangan biasa. Hasil tersebut memastikan dirinya merengkuh gelar juara ketujuh sepanjang kariernya di Formula 1 sehingga menyamai pencapaian Michael Schumacher. Adapun daftar pembalap yang meraih kemenangan di Sirkuit Istanbul Park adalah sebagai berikut.

  1. Felipe Massa - 3 kali (2006--2008);
  2. Lewis Hamilton - 2 kali (2010 dan 2020);
  3. Kimi Raikkonen - 1 kali (2005);
  4. Jenson Button - 1 kali (2009);
  5. Sebastian Vettel - 1 kali (2011);
  6. Valtteri Bottas - 1 kali (2021).

Belum ada tanggal pasti penyelenggaraan pekan balap GP Turki 2027. Terlepas dari itu, seri tersebut pada akhirnya kembali menyemarakkan kejuaraan setelah absen selama 5 musim. Bukan tidak mungkin, bakal ada kejutan yang tersaji dalam balapan di Sirkuit Istanbul Park begitu pembalap mengaspal di lintasan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More