Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kans Juara Piala AFF Tipis, Timnas Indonesia Masih Lapar Kemenangan

Kans Juara Piala AFF Tipis, Timnas Indonesia Masih Lapar Kemenangan
Timnas Indonesia vs Myanmar di Turki. (pssi.org)

Jakarta, IDN Times - Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, tak peduli walau kans Indonesia menjuarai Piala AFF 2020 kecil. Ia memastikan jika skuad Garuda akan tampil mati-matian saat duel melawan Thailand dalam laga final leg kedua Piala AFF di National Stadium, Singapura, Sabtu (1/12/2021).

Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan dengan margin lebih dari empat gol. Maklum, Witan Sulaeman dan kolega harus kalah dengan skor telak 0-4 di final leg pertama pada Rabu (29/12/2021).

"Saya bilang kepada pemain, kami harus menyelesaikan laga dengan haus dan lapar kemenangan. Semoga kami bisa menebus kekalahan dan memenangkan laga untuk masyarakat Indonesia,” kata Evan dalam sesi konferensi pers.

1. Evan jamin pemain tampil profesional

default-image.png
Default Image IDN

Evan tak memungkiri, kekalahan telak dari Thailand pada pertandingan leg pertama, cukup menyakitkan bagi para pemain. Namun, hal itu tak membuat pemain Timnas Indonesia menyerah. Ia memastikan anak asuh Shin Tae Yong akan bangkit dalam duel nanti.

“Kita tahu di leg pertama hasilnya tidak sesuai harapan. Saya sebagai pemain sedih, karena hasil ini di leg pertama. Sebagai pemain profesional, saya harus menyelesaikan pertandingan leg kedua dengan baik dan profesional,” ujar pemain Bhayangkara FC ini.

2. Timnas Indonesia sudah menunjukkan performa terbaik di Piala AFF

Evan Dimas dan Irfan Jaya merayakan gol Indonesia di Piala AFF /  PSSI
Evan Dimas dan Irfan Jaya merayakan gol Indonesia di Piala AFF / PSSI

Evan menilai, apa yang sudah ditunjukkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 sudah cukup baik. Terlebih, tim tak diunggulkan dibandingkan negara-negara favorit seperti, Thailand, Vietnam, hingga Malaysia. 

Tak hanya itu, skuad Garuda dalam ajang ini diisi oleh para pemain muda yang minim pengalaman. Hal itu membuat para pemain tampil nerveous, termasuk saat bentrok dalam laga final leg pertama. 

“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih, karena memang meskipun orang melihat kami di awal grup tak bagus, tapi saya pikir kerja keras pelatih dan pemain langsung membuktikan dengan lolos sebagai juara grup hingga bisa mencapai final,” bebernya.

3. Butuh keajaiban menang dengan margin lima gol untuk juara Piala AFF

Timnas Indonesia vs Singapura. (Dok. Media PSSI)
Timnas Indonesia vs Singapura. (Dok. Media PSSI)

Sementara, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, tak bisa menjamin anak asuhnya bisa menang dengan skor besar pada final leg kedua Piala AFF 2020. Ia menyiratkan, anak asuhnya yang terpenting bermain sebaik mungkin dan bekerja keras di lapangan tanpa terbebani harus mencetak banyak gol.

“Dengan pengalaman kekalahan kemarin, kami berusaha membuat suasana yang baik, tetapi kami belum bisa memastikan bisa menang besar untuk leg kedua. Saya hanya berusaha membuat suasana yang baik agar dapat hasil yang baik. Saya percaya kepada pemain,” kata Shin dalam sesi pre-match conference, Jumat (31/12/2021). 

Terlepas dari hasilnya nanti, Timnas Indonesia memang sudah berusaha keras menunjukkan yang terbaik di ajang ini. Walau pada akhirnya gagal kembali jadi juara Piala AFF, setidaknya para pemain muda sudah menunjukkan potensinya untuk terus berkembang dan meraih prestasi di masa depan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Vanny El Rahman
EditorVanny El Rahman
Follow Us

Related Articles

See More

Cerita Daniel Marthin, Tanpa Ekspektasi di Laga Comeback

12 Mei 2026, 23:00 WIBSport