Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Kegagalan Barcelona di Perempat Final UCL Usai Juara pada 2014/2015

6 Kegagalan Barcelona di Perempat Final UCL Usai Juara pada 2014/2015
Camp Nou (pixabay.com/Holakram)
Intinya Sih
  • Barcelona belum mampu menjuarai Liga Champions lagi sejak 2014/2015 dan sudah enam kali tersingkir di perempat final, termasuk musim 2025/2026 saat kalah agregat dari Atletico Madrid.
  • Dalam rentang kegagalan itu, Blaugrana sempat disingkirkan oleh klub-klub besar seperti Juventus, AS Roma, Bayern Munich, Paris Saint-Germain, dan dua kali oleh Atletico Madrid.
  • Meski diperkuat pemain top dan tampil kompetitif, Barcelona dinilai belum cukup konsisten dalam laga-laga krusial fase gugur untuk kembali menjadi kekuatan dominan di Eropa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Barcelona belum mampu kembali meraih gelar juara Liga Champions Eropa sejak terakhir kalinya pada 2014/2015. Terbaru, mereka tersingkir di perempat final pada 2025/2026. Blaugrana kalah agregat 2-3 dari sesama klub Spanyol, Atletico Madrid. Dengan demikian, klub dengan 4 trofi juara selama era baru itu telah gagal dalam 6 edisi berbeda di perempat final sejak terakhir kali juara.

1. Barcelona disingkirkan Atletico Madrid sebagai juara bertahan pada 2015/2016

Barcelona hanya mampu melaju hingga perempat final sebagai juara bertahan di Liga Champions 2015/2016. Ambisi mereka untuk merengkuh gelar juara di ajang ini dihentikan Atletico Madrid. Blaugrana sejatinya mampu tampil apik dengan meraih kemenangan 2-1 di markas sendiri pada leg pertama. Sayangnya, Los Rojiblancos sukses membalikkan keadaan dengan menutup pertemuan kedua dengan kemenangan dua gol tanpa balas lewat brace Antoine Griezmann pada 13 April 2016.

2. Barcelona kalah agregat 0-3 dari Juventus pada 2016/2017

Barcelona meraih hasil yang begitu mengecewakan saat mendatangi markas Juventus pada leg pertama perempat final Liga Champions 2016/2017. Mereka terancam tak lolos ke fase selanjutnya usai kalah telak tiga gol tanpa balas lewat brace Paulo Dybala dan sebuah gol dari Giorgio Chiellini. Blaugrana yang kala itu ditangani Luis Enrique pun akhirnya tak berhak lolos ke semifinal usai skor 0-0 bertahan hingga akhir laga pada pertemuan kedua di Camp Nou.

3. Langkah Barcelona dihentikan AS Roma pada 2017/2018

Barcelona resmi merasakan kegagalan di perempat final Liga Champions selama 3 musim beruntun setelah kembali merasakannya pada 2017/2018. Sama seperti edisi sebelumnya, klub asal Italia memberi mimpi buruk bagi Blaugrana. Padahal, mereka sempat meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 atas AS Roma saat tampil di markas sendiri pada leg pertama. Namun, keunggulan itu tak berlaku lantaran I Giallorossi menang telak tiga gol tanpa balas pada pertemuan kedua dan lolos ke fase berikutnya karena keunggulan gol tandang.

4. Bertemu dalam satu leg, Barcelona dibantai Bayern Munich di perempat final edisi 2019/2020

Perempat final Liga Champions hadir dengan sistem berbeda pada 2019/2020. Tim-tim yang terlibat hanya melakoni satu pertemuan. Di fase ini, Barcelona dipertemukan dengan raksasa Jerman, Bayern Munich. Sayangnya, duel di stadion milik Benfica tersebut menjadi salah satu laga terburuk yang pernah dijalani Blaugrana. Dengan skuad yang dihuni Lionel Messi dan Luis Suarez, Barcelona dibantai dengan skor 2-8. Salah satu pemain Die Roten yang tampil apik dalam duel tersebut ialah pemain pinjaman dari Barcelona, Philippe Coutinho, yang mencetak dua gol pada penghujung laga. Bayern Munich pun melaju kencang hingga sukses merebut gelar juara usai mengalahkan Paris Saint-Germain di final.

5. Peluang Barcelona hangus usai kalah dari Paris Saint-Germain pada 2023/2024

Barcelona sempat menunjukkan penurunan performa hingga selalu terhenti di fase grup Liga Champions selama 2 musim beruntun pada 2021–2023. Lalu pada musim berikutnya (2023/2024), mereka tersingkir oleh Paris Saint-Germain di perempat final. Awalnya, Blaugrana diunggulkan untuk lolos ke fase selanjutnya usai menang 3-2 sebagai tim tamu pada leg kedua. Sayangnya, mereka gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah pada pertemuan kedua. Barcelona dilibas dengan skor 1-4 di Camp Nou pada 16 April 2024. Kylian Mbappe tampil impresif dengan mencetak dua gol.

6. Untuk kedua kalinya sejak terakhir kali juara, Atletico Madrid mengubur mimpi Barcelona di perempat final pada 2025/2026

Kegagalan Barcelona di perempat final Liga Champions kembali terulang pada 2025/2026. Mereka telah menghadapi situasi yang tak mudah lantaran kalah 0-2 saat menjamu Atletico Madrid pada leg pertama. Tim besutan Hansi Flick pun harus mengubur mimpi mereka lantaran hanya mampu menang tipis 2-1 pada pertemuan kedua. Setelah sempat unggul lewat aksi Lamine Yamal (4’) dan Ferran Torres (24’), Atletico Madrid membalas satu gol lewat sepakan kaki kanan Ademola Lookman pada menit 31. 

Rentetan kegagalan tersebut menunjukkan bahwa Barcelona masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk kembali menjadi kekuatan dominan di kompetisi elite Eropa. Meski kerap dihuni pemain-pemain berkualitas dan mampu tampil kompetitif, Blaugrana belum cukup konsisten untuk menuntaskan laga-laga krusial di fase gugur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More