Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Kekalahan Liverpool di Markas Galatasaray di UCL per Maret 2026

3 Kekalahan Liverpool di Markas Galatasaray di UCL per Maret 2026
ilustrasi pendukung Galatasaray di RAMS Park, Turki (unsplash.com/Ahmet Kurt)
Intinya Sih
  • Liverpool kembali kalah 0-1 dari Galatasaray di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026 lewat gol cepat Mario Lemina di RAMS Park, Turki.
  • Dari empat kunjungan ke markas Galatasaray, Liverpool belum pernah menang dan sudah tiga kali tumbang, termasuk kekalahan pada musim 2006/2007 serta fase liga 2025/2026.
  • Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, lini serang Liverpool tetap gagal menembus pertahanan solid Galatasaray yang tampil konsisten di kandang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Liverpool menderita kekalahan dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa 2025/2026. Bertamu ke RAMS Park, Turki, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, Liverpool mengalami kekalahan 0-1. Galatasaray menang berkat gol tunggal dari Mario Lemina. 

Kekalahan tersebut memperburuk catatan tandang Liverpool ke markas Galatasaray. Dari 4 kali kunjungan, Liverpool tak pernah menang dengan 3 di antaranya berakhir dengan kekalahan. Berikut tiga kekalahan Liverpool di kandang Galatasaray di Liga Champions per 13 Maret 2026. 

1. Liverpool menderita kekalahan dramatis di kandang Galatasaray pada 2006/2007

Liverpool dan Galatasaray tergabung dalam Grup C pada fase grup Liga Champions musim 2006/2007. Liverpool mengunjungi Ataturk Olympic Stadium pada partai keenam. Sayangnya, Liverpool harus pulang tanpa poin setelah menderita kekalahan dengan skor 3-2. 

Kala itu, Liverpool bertamu dengan Rafael Benitez sebagai pelatih. Sejatinya, Liverpool mampu bermain baik pada awal laga. Liverpool bahkan bisa unggul dahulu berkat gol Robbie Fowler pada menit 22. Namun, Galatasaray membalikkan keadaan dalam waktu 6 menit melalui gol Necati Ates dan Okan Buruk. Liverpool tertinggal dengan skor 1-2 saat jeda babak pertama. 

Memasuki babak kedua, Liverpool berupaya menekan pertahanan Galatasaray. Alih-alih menyamakan skor, Liverpool justru kebobolan lagi. Galatasaray menjauh melalui gol Sasa Ilic pada menit 79. Liverpool sempat mendekat setelah Fowler mencetak gol keduanya pada menit 90. Sayangnya, Liverpool gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir laga dibunyikan. 

2. Pada league phase Liga Champions 2025/2026, Liverpool kalah di markas Galatasaray

Setelah lama tidak bersua, Liverpool kembali bertemu Galatasaray di Liga Champions 2025/2026. Kedua tim bertarung pada matchday kedua league phase. Meski diunggulkan menang, Liverpool nyatanya harus keok di kandang Galatasaray dengan skor tipis 0-1. 

Sejatinya, Liverpool tidak bermain buruk pada laga tersebut. Namun, tumpulnya lini serangan membuat Liverpool gagal meraih kemenangan. Galatarasay sendiri juga tidak lebih baik. Mereka mendapatkan keuntungan penalti pada menit 16. Victor Osimhen yang maju sebagai eksekutor sukses melakukan tugasnya. Liverpool tertinggal satu gol pada babak pertama. 

Kendati punya banyak waktu pada babak kedua, Liverpool mengalami kesulitan. Galatasaray yang didukung penuh publik RAMS Park menampilkan permainan solid di segala lini. Kondisi ini membuat permainan Liverpool tidak berkembang meski mampu menguasai bola hingga mencapai 62 persen. Alhasil, Liverpool harus pulang ke Inggris dengan kekalahan tipis 0-1.

3. Liverpool kembali menelan kekalahan dari Galatasaray pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026

Liverpool bersua lagi Galatasaray pada babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Pada leg pertama, Liverpool bertamu terlebih dahulu ke RAMS Park. Datang dengan misi balas dendam usai kalah di league phase, Liverpool justru kembali pulang dari Turki dengan kekalahan.

Galatasaray mampu menaklukkan Liverpool dengan skor tipis 1-0. Gol pada awal laga kembali menjadi momok Liverpool. Melalui skema sepak pojok, Mario Lemina berhasil menjebol gawang Liverpool pada menit 7. Keunggulan ini dipertahankan Galatasaray hingga akhir jeda babak.

Pada babak kedua, Liverpool berupaya bermain lebih agresif. Dari catatan peluang, mereka mampu 15 kali mengancam dengan 6 membahayakan gawang tim tuan rumah. Sayangnya, Galatasaray bermain dengan solid. Hingga akhir pertandingan, Liverpool gagal menyamakan kedudukan. 

Dari tiga kunjungan di atas, Liverpool selalu tidak berdaya di markas Galatasaray. Kekalahan tersebut membuat Liverpool harus bangkit dan membalasnya pada leg kedua. Dengan margin satu gol, Liverpool berpotensi bisa menang sebab partai akan dihelat di Anfield. Status tuan rumah harus dimanfaatkan untuk membalikkan keadaan demi lolos ke perempat final.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More