Kylian Mbappe Keluhkan Jadwal Gila di Eropa

- Kylian Mbappe menyoroti jadwal kompetisi sepak bola Eropa yang terlalu padat, membuat pemain kelelahan dan rentan cedera akibat meningkatnya jumlah pertandingan tiap musim.
- Mbappe menilai dunia sepak bola kini berada di era konsumsi berlebihan, di mana publik dan penyelenggara menuntut hiburan tanpa mempertimbangkan batas fisik para pemain.
- Meskipun mengkritik jadwal padat, Mbappe tetap bersyukur bisa bermain untuk Real Madrid dan menganggap kesempatan itu sebagai anugerah yang menjaga semangatnya di lapangan.
Jakarta, IDN Times - Mega bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, memprotes padatnya jadwal kompetisi sepak bola saat ini. Jadwal padat itu menguras fisik pemain yang membuatnya rentan mendapat cedera.
Dilansir dari Football Espana, para pemain top kini harus menjalani lima hingga 10 pertandingan lebih banyak per musim. Fisik yang terkuras ini mempengaruhi performa bagi banyak pemain, yang pada akhirnya mendapat kritik dari publik.
1. Hidup di era konsumsi berlebihan
Mbappe menyebut dunia sepak bola saat ini sedang berada dalam era konsumsi yang berlebihan. Publik dan penyelenggara kompetisi terus menuntut hiburan maksimal tanpa memedulikan batas ketahanan fisik para atlet di atas lapangan.
"Kami tidak bisa selalu tampil bagus dan memberikan pertunjukan yang diharapkan orang-orang," kata Mbappe dikutip dari Football Espana.
2. Bakat saja tak cukup, konsistensi adalah raja
Meski mengeluhkan jadwal padat, Mbappe menyadari bakat alami saja tidak lagi cukup untuk bertahan. Konsistensi akan menjadi pembeda yang dapat menentukan level para pemain.
Sayangnya, tuntutan konsistensi ini semakin sulit diwujudkan ketika waktu pemulihan pemain terus dipangkas. Rekan setimnya, Thibaut Courtois dan mantan pelatihnya, Carlo Ancelotti, juga sempat menyuarakan keprihatinan serupa mengenai nasib para pemain elit ini.
3. Tetap bersyukur dan nikmati tekanan di Madrid
Terlepas dari segala kritiknya, Mbappe menegaskan tidak kehilangan hasrat bermain sepak bola. Dapat berseragam Madrid menjadi anugerah terbesarnya.
"Bagi saya, ini seperti anugerah dari Tuhan. Memiliki kesempatan untuk menjalani passion saya, memainkan laga-laga terbaik, berada di klub terbaik di dunia. Saya selalu sangat bersyukur bisa berada di lapangan, bangun setiap pagi untuk melakukan hal yang membuat saya bahagia," ujar Mbappe.
















