Malut United Apik di EPA, Bukti Talenta Indonesia Timur Masih Ada

- Malut United tampil gemilang di EPA Super League 2025/26 dengan menembus final U-18 dan U-20, bahkan tim U-18 berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Persija U-18.
- Pelatih Talaohu Abdul Musafri menegaskan kemenangan ini membuktikan potensi besar talenta muda dari Maluku Utara dan Maluku yang siap bersaing di liga nasional maupun Timnas.
- Pemerintah daerah memberi apresiasi atas prestasi tersebut, sementara Direktur EPA Hengky Oba menekankan bahwa gelar juara ini hanyalah awal dari perjalanan panjang pengembangan pemain muda.
Jakarta, IDN Times - Malut United membuat sebuah gebrakan di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26. Baik di U-18 dan U-20, skuad 'Laskar Kie Raha' menunjukkan performa ciamik.
Tim dari Maluku Utara itu berhasil menembus final EPA U-18 dan U-20 Super League 2025/26. Khusus tim U-18, mereka bahkan keluar sebagai juara usai mengalahkan Persija U-18 di laga puncak.
1. Bukti talenta Indonesia timur masih ada

Pelatih Malut United U-18, Talaohu Abdul Musafri, menyebut kemenangan ini adalah sebuah bukti. Ternyata, talenta dari Indonesia timur, khususnya Maluku, masih ada dan menunjukkan potensinya.
"Semua orang bisa menyaksikan bahwa Maluku Utara dan Maluku memiliki banyak pemain muda yang berpotensi besar menghiasi liga serta Timnas ke depannya," kata Musafri kepada awak media.
2. Apresiasi hadir dari perwakilan pemerintah Malut

Kesuksesan tim Malut United di EPA ini menuai apresiasi dari banyak pihak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, turut menyambut kepulangan pemain EPA ke Ternatee, Senin (18/5/2026) pagi WIT.
"Pencapaian ini memberi pesan bahwa Malut United tidak kalah bersaing dengan klub yang sudah lama berdiri. Terbukti Maluku Utara dan Maluku mampu menghasilkan talenta muda berprestasi," ucap Rizal.
3. Awal dari sebuah perjuangan panjang

Direktur EPA Malut United, Hengky Oba, mengucapkan terima kasih kepada para pemain Malut United U-18 dan U-20 atas perjuangann mereka di EPA Super League 2025/26. Dia pun menegaskan, hasil ini bukanlah akhir.
"Juara adalah hasil kerja keras selama berlatih di bawah panas dan hujan. Jangan bosan untuk berlatih dan tetap berjuang karena perjalanan masih panjang," kata Hengky.
Apa yang ditorehkan Malut United di EPA Super League 2025/26 ini adalah pertanda, sekaligus berkah bagi PSSI. Talenta dari Indonesia timur itu masih ada dan bisa digali untuk Timnas.

















