Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Manchester United Siap Jadikan Ipswich Town Pelampiasan
Gelandang Manchester United asal Portugal, Bruno Fernandes (kiri), menunjukkan ekspresi frustrasi usai timnya kebobolan gol kedua saat menghadapi Hull City pada laga Premier League di MKM Stadium, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Paul ELLIS / AFP)
  • Manchester United menjamu Ipswich Town pada laga kedua Premier League 2026/27 dengan motivasi bangkit setelah kalah 0-2 dari Hull City di pekan pembuka.
  • Pelatih Michael Carrick menuntut pemain menunjukkan mental tim besar dalam merespons kekalahan, serta menilai intensitas dan fokus skuad di latihan sudah sangat baik.
  • Carrick mengandalkan lini tengah baru dengan Carlos Baleba, Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Mason Mount untuk menghadirkan keseimbangan serta kekuatan saat menghadapi Ipswich.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Motivasi Manchester United berlipat ganda untuk menjamu tim promosi Ipswich Town dalam laga kedua Premier League musim 2026/27, Minggu (30/8/2026). Motivasi itu untuk melampiaskan hasil memalukan di laga perdana.

Pada laga perdana tersebut, Setan Merah dipermalukan Hull City 0-2 saat melawat ke MKM Stadium, pada 22 Agustus lalu. Namun, tuan rumah harus waspada atas kutukan menghadapi tim promosi.

1. MU harus tunjukkan mentalnya sebagai tim besar

Demi menebus dosanya di kandang Hull, pelatih Michael Carrick menuntut anak-anak asuhnya untuk menunjukkan mentalitasnya sebagai pemain Setan Merah. Carrick menegaskan kualitas sejati sebuah tim bukan diukur dari rekor tak terkalahkan, melainkan dari cara merespons sebuah kekalahan.

"Kesuksesan datang dari seberapa baik Anda menghadapi kemunduran. Ini tentang bagaimana Anda bereaksi dan apa yang terjadi selanjutnya," kata Carrick.

2. Carrick puas lihat respons MU di sesi latihan

Selama sesi latihan, Carrick mengaku puas melihat bahasa tubuh dan intensitas yang ditunjukkan Bruno Fernandes dan kawan-kawan. Mereka dinilai berhasil mengonversi rasa sakit dan frustrasi dari kekalahan sebelumnya menjadi bahan bakar dalam sesi latihan.

"Tentu saja kalah itu menyakitkan. Tapi, saya suka cara anak-anak kembali fokus, bersatu, melakukan hal yang benar, dan berlatih di level sangat baik," kata Carrick.

3. Menanti tuah lini tengah baru yang lebih solid

Jelang menghadapi Ipswich, Carrick juga sedikit membeberkan kekuatan lini tengahnya yang baru. Kehadiran amunisi baru seperti Carlos Baleba dan Andrey Santos dinilai akan memberikan warna dan keseimbangan yang sangat kuat.

"Kami memiliki pemain muda di usia 21 dan 22 tahun yang sudah banyak pengalaman, diimbangi oleh pengalaman Youri (Tielemans) dan Mase (Mason Mount)," ujar Carrick.

Curated For You

Editorial Team

Related Article