Presiden Prabowo Bakal Lepas Tim Indonesia untuk Asian Games 2026

- Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan melepas kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, tetapi KOI masih menunggu konfirmasi jadwal resmi dari pihak Istana.
- Indonesia mengirim 432 atlet dari 35 cabang olahraga dalam empat hingga lima gelombang keberangkatan; kontingen utama dijadwalkan berangkat pada 16-17 September 2026.
- Sejumlah cabang, termasuk MMA, berangkat lebih awal karena jadwal tanding dimulai sebelum pembukaan 19 September; Kemenpora memastikan pendanaan serta layanan atlet dan ofisial terjamin.
Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dipastikan melepas Tim Indonesia untuk Asian Games 2026. Namun, hingga sekarang jadwal pelepasan Tim Indonesia masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyatakan pihak Istana sudah mengonfirmasi Prabowo akan melepas kontingen Indonesia. Namun, hingga kini KOI masih menunggu jadwal pastinya.
"Konfirmasinya sudah didapat. Tapi, kami masih menunggu jadwal pelepasannya. Tapi, mudah-mudahan karena sudah dekat untuk berangkat dan saya yakin ada kabar selanjutnya," ujar pria yang akrab disapa Okto tersebut, saat ditemui dalam Tim Indonesia Day di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
1. Ada hingga lima kloter keberangkatan
Indonesia akan diperkuat oleh 432 atlet dari 35 cabang olahraga. Rencananya, ada empat hingga lima kloter keberangkatan yang dilakukan. Sejumlah atlet dari beberapa cabor juga akan berangkat lebih dulu, karena turnamennya dimulai sebelum pembukaan digelar pada 19 September 2026 nanti.
"Keberangkatan atlet nantinya ada empat hingga lima gelombang. Ada yang duluan, karena kan pertandingannya lebih dulu. Kontingen besarnya sekitar tanggal 16 sampai 17 September 2026," ujar Chief de Mission Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu.
2. MMA berangkat duluan

Tim MMA Indonesia bersinar di GAMMA Asian Championships 2026. (Dok. Pertacami) Salah satu cabang olahraga yang berangkat lebih dulu adalah Mixed Martial Arts. Awalnya mereka berangkat pada H-1 pertandingan atau 19 September 2026, tetapi pada akhirnya keberangkatannya bisa dipercepat.
"Kami itu bertanding 20 September. Sebelumnya, kami berangkat pada 19 September, jadi hampir tidak ada waktu istirahat. Tapi berkat jajaran CdM dan tim, kami bisa berangkat lebih cepat," kata pelatih MMA Indonesia, Agung Maulana.
3. Berharap masyarakat bisa dukung atlet di Asian Games

Tim Indonesia Day yang digelar di Lippo Mal Kemang, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) (IDN Times / Satria Permana) Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengapresiasi persiapan yang dilakukan seluruh elemen dalam menghadapi Asian Games 2026, termasuk memperkenalkan dan mendekatkan atlet kepada masyarakat lewat Tim Indonesia Day. Erick merasa, publik harus bisa mendukung setiap perjuangan para atlet. Apalagi, Asian Games tinggal 21 hari lagi dan seluruh persiapan sudah berada dalam tahap akhir.
"Tentunya, saya mengapresiasi Chief de Mission (Todotua Pasaribu), yang sudah berjibaku dan memastikan persiapan atlet. Tak cuma itu, tapi juga memastikan atlet dan ofisial mendapatkan pelayanan selama berada di Nagoya dan Tokyo. Karena, memang ada beberapa pertandingan yang digelar di Tokyo juga. Chief de Mission dan Pak Okto (Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari), juga sudah memastikan pendanaan dari Kemenpora terjamin," kata Erick, saat ditemui di lokasi.
















