Pelatih Liverpool Ngamuk Gegara Wasit Lelet Atur Papan Ganti Pemain

- Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Anfield, diwarnai kemarahan pelatih Andoni Iraola kepada wasit keempat Tim Robinson.
- Iraola menilai Robinson terlambat menyiapkan papan untuk tiga pergantian pemain, sehingga Forest memanfaatkan lemparan cepat yang berujung penalti dan gol Morgan Gibbs-White.
- Alisson Becker menerima kartu kuning lalu merusak papan pergantian dengan tendangan; mantan wasit Graham Scott menyebut perangkat Premier League sudah kuno, sementara gol Victor Munoz menyelamatkan Liverpool.
Jakarta, IDN Times - Drama mewarnai hasil imbang saat Liverpool ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield Stadium, Sabtu (29/8/2026). Hal itu mencuat imbas insiden konyol di pinggir lapangan, yang memicu amarah pelatih tuan rumah, Andoni Iraola.
Iraola mempertanyakan profesionalisme wasit keempat, Tim Robinson. Iraola berang akibat Robinson dinilai terlalu lambat dalam menjalankan tugasnya, yang akhirnya merugikan Liverpool.
1. Wasit keempat butuh tiga menit atur papan pergantian pemain
Insiden bermula ketika Iraola berniat melakukan tiga pergantian pemain sekaligus di babak kedua. Dia sudah memberikan daftar nomor punggung pemain yang akan diganti kepada wasit keempat beberapa saat sebelum bola keluar dari area permainan.
Nahas, saat bola keluar lapangan, pergantian pemain justru tak kunjung bisa dilakukan. Usut punya usut, hal tersebut disebabkan kegagalan Robinson dalam menyiapkan angka di papan pergantian dengan tepat waktu.
Situasi tersebut pun dimanfaatkan Forest dengan cerdik. Mereka langsung mengambil lemparan ke dalam dengan cepat, sekaligus menghukum lini pertahanan Liverpool yang sedang tidak fokus.
"Seorang ofisial keempat yang profesional tidak boleh menghabiskan waktu tiga menit hanya untuk pergantian pemain. Saya marah karena di pemberhentian sebelumnya kami tidak bisa melakukannya. Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya tapi butuh waktu berabad-abad untuk menyiapkan dua papan," kata Iraola kepada TNT Sports, dikutip dari Daily Mirror.
2. Alisson tendang papan pergantian hingga rusak
Serangan cepat hasil lemparan ke dalam itu memaksa kiper Alisson Becker keluar dari sarangnya. Celakanya, Alisson justru menjatuhkan Neco Williams di kotak terlarang.
Wasit Sam Barrott pun menunjuk titik putih atas pelanggaran tersebut. Morgan Gibbs-White yang maju sebagai algojo sukses membawa Forest berbalik unggul 2-1 pada menit 70.
Alisson yang murka dengan keputusan tersebut sempat melancarkan protes keras hingga diganjar kartu kuning. Kekecewaan bintang Brasil itu berlanjut hingga laga tuntas.
Dia tertangkap basah melampiaskan amarahnya dengan menendang papan pergantian pemain di pinggir lapangan. Tendangan Alisson tersebut bahkan sampai membuat papan elektronik itu pecah dan berlubang.
3. Regulasi usang dan papan yang sudah harus diperbarui
Menanggapi insiden memalukan ini, mantan wasit Premier League, Graham Scott, turut buka suara. Dia membela wasit keempat, berdalih kalau papan pergantian Premier League memang sudah dinilai kuno.
"Memasukkan nomor 38 saja bisa memakan waktu beberapa detik dan ada enam nomor yang harus dimasukkan di sini (oleh satu orang)," bela Scott di akun X pribadinya.
Terlepas dari kontroversi wasit, Iraola mengakui performa timnya di babak pertama memang kurang konsisten. Beruntung, gol telat Victor Munoz pada menit 82 berhasil menyelamatkan kubu The Reds menghindari kekalahan.
"Kami sangat buruk di babak pertama. Kami jauh lebih baik di paruh kedua. Intensitasnya berbeda. Jika Anda akan kalah, Anda harus kalah seperti yang kami lakukan di babak kedua. Kami jauh lebih intens dan lebih mengancam. Saya senang dengan penampilan di babak kedua, tetapi itu terjadi terlambat dalam pertandingan," ujar Iraola.


















