Jadwal Keberangkatan Tim Indonesia ke Asian Games Dipecah Hingga 5 Kloter

- Indonesia mengirim 435 atlet dari 35 cabang olahraga ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Keberangkatan dibagi dalam lima kloter menyesuaikan jadwal pertandingan, dengan kontingen besar berangkat 16-17 September.
- Cabang Mixed Martial Arts mendapat jadwal keberangkatan lebih cepat dari rencana awal 19 September, karena akan bertanding pada 20 September dan membutuhkan waktu istirahat lebih memadai.
- Presiden Prabowo Subianto telah dikonfirmasi akan melepas kontingen Indonesia, sementara Kemenpora mengapresiasi kesiapan CdM, KOI, layanan atlet-ofisial, serta jaminan pendanaan.
Jakarta, IDN Times - Tim Indonesia tengah bersiap untuk menghadapi Asian Games 2026, Aichi-Nagoya. Proses pemusatan latihan (TC) yang dijalani dalam beberapa tahun terakhir telah dimatangkan dan kini masing-masing atlet sudah berada dalam fase kompetisi.
Kini, mereka tinggal menunggu keberangkatan ke Jepang untuk bertanding. Chief de Mission Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, memastikan segala persiapan jelang turnamen multievent tersebut telah selesai.
Dijelaskan Todotua, para atlet nantinya akan berangkat ke Aichi-Nagoya dengan dibagi ke dalam lima kloter. Hal ini diterapkan, karena jadwal turnamen yang berbeda-beda.
"Ada 435 atlet yang akan berangkat dari 35 cabang olahraga. Keberangkatan atlet nantinya ada empat hingga lima gelombang. Ada yang duluan, karena kan pertandingannya lebih dulu. Kontingen besarnya sekitar tanggal 16 sampai 17 September 2026," ujar Todotua, saat ditemui dalam Tim Indonesia Day di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).
1. MMA berangkat duluan
Salah satu cabang olahraga yang berangkat lebih dulu adalah Mixed Martial Arts. Awalnya mereka berangkat pada H-1 pertandingan atau 19 September 2026, tetapi pada akhirnya keberangkatannya bisa dipercepat.
"Kami itu bertanding 20 September. Sebelumnya, kami berangkat 19 September, jadi hampir tidak ada waktu istirahat. Tapi berkat jajaran CdM dan tim, kami bisa berangkat lebih cepat," katanya.
2. Dilepas Presiden Prabowo Subianto
Kontingen Indonesia tak akan diberangkatkan begitu saja. Sesuai tradisi, nantinya ada proses pengukuhan serta pelepasan yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sudah mendapatkan konfirmasi jika Presiden Prabowo Subianto akan melepas kontingen Indonesia ke Jepang.
"Konfirmasinya sudah didapat. Tapi, kami masih menunggu jadwal pelepasannya," ujar Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari.
3. Apresiasi Menpora dalam persiapan Asian Games
Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengapresiasi persiapan yang dilakukan seluruh elemen dalam menghadapi Asian Games 2026, termasuk memperkenalkan dan mendekatkan atlet kepada masyarakat.
Erick merasa, publik harus bisa mendukung setiap perjuangan para atlet. Apalagi, Asian Games tinggal 21 hari lagi dan seluruh persiapan sudah berada dalam tahap akhir.
"Tentunya, saya mengapresiasi Chief de Mission (Todotua Pasaribu), yang sudah berjibaku dan memastikan persiapan atlet. Tak cuma itu, tapi juga memastikan atlet dan ofisial mendapatkan pelayanan selama berada di Nagoya dan Tokyo. Karena, memang ada beberapa pertandingan yang digelar di Tokyo juga. Chief de Mission dan Pak Okto (Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari), juga sudah memastikan pendanaan dari Kemenpora terjamin," kata Erick, saat ditemui di lokasi.


















