6 Pelatih yang Dipecat pada Desember 2025

- Sandro Wagner dipecat karena hanya memenangkan 1 dari 7 laga terakhir FC Augsburg
- Bo Henriksen dipecat setelah menempatkan Mainz 05 di dasar klasemen Bundesliga
- Luis Castro langsung ditunjuk sebagai pelatih Levante setelah dipecat FC Nantes
Desember dianggap sebagai bulan evaluasi bagi klub yang berlaga di liga top Eropa. Pada Desember 2025, sejumlah klub melakukan evaluasi besar terhadap performa timnya. Hasil yang tak memuaskan harus segera diperbaiki agar musim 2025/2026 bisa berjalan maksimal.
Hal tersebut membuat sejumlah klub mengambil langkah tegas dengan memecat pelatihnya. Pada Desember 2025, enam pelatih harus dipecat dan digantikan karena alasan performa buruk. Berikut inilah enam pelatih yang dimaksud:
1. Sandro Wagner hanya memenangkan 1 dari 7 laga terakhir FC Augsburg
Sandro Wagner baru ditunjuk sebagai pelatih FC Augsburg pada Juli 2025. Namun, ia telah dipecat pada 1 Desember 2025 karena performa yang buruk. Pelatih asal Jerman itu hanya memenangkan 1 dari 7 laga terakhir bersama klub asal Bavaria tersebut. Saat dipecat, FC Augsburg berada di posisi 14 Bundesliga Jerman 2025/2026. Ia digantikan oleh Manuel Baum yang hingga 4 Januari 2026 masih berstatus sebagai caretaker.
2. Bo Henriksen menempatkan Mainz 05 di dasar klasemen Bundesliga
Mainz 05 mengalami keadaan yang lebih buruk dari FC Augsburg. Pada 3 Desember 2025, Mainz 05 berada di posisi 18 Bundesliga 2025/2026. Hal tersebut membuat Bo Henriksen dipecat dari posisi pelatih. Untuk menggantikan pelatih asal Denmark tersebut, Mainz 05 menunjuk mantan pelatih Union Berlin, Urs Fischer, pada 6 Desember 2025.
3. Setelah dipecat FC Nantes, Luis Castro langsung ditunjuk sebagai pelatih Levante
Luis Castro dipecat karena menempatkan FC Nantes di posisi 17 Ligue 1 Prancis 2025/2026 pada 11 Desember 2025. Mengetahui klubnya terancam, manajemen FC Nantes segera memecat Castro. Pada hari yang sama, FC Nantes langsung menunjuk Ahmed Kantari sebagai pengganti. Di sisi lain, Castro langsung mendapatkan pekerjaan karena ditunjuk sebagai pelatih baru UD Levante di LaLiga Spanyol.
4. Luis Carrion menjadi korban kedua Real Oviedo pada musim ini
Luis Carrion menjadi pelatih kedua yang dipecat Real Oviedo pada musim ini. Pelatih asal Spanyol itu sebetulnya baru ditunjuk pada 9 Oktober 2025 untuk menggantikan Velkjo Paunovic. Namun, pada 14 Desember 2025, ia sudah dipecat karena tak bisa mengangkat posisi Real Oviedo dari zona degradasi. Untuk menggantikan Carrion, Real Oviedo telah menunjuk Guillermo Almada.
5. Sergio Francisco tak bisa melanjutkan warisan Imanol Alguacil di Real Sociedad
Sergio Francisco ditunjuk sebagai pelatih Real Sociedad untuk menggantikan Imanol Alguacil pada awal 2025/2026. Akan tetapi, pelatih asal Spanyol itu tak bisa melanjutkan warisan Alguacil sehingga akhirnya dipecat pada 14 Desember 2025. Real Sociedad di bawah arahan Francisco hanya bertengger di posisi 16 LaLiga 2025/2026. Padahal, Real Sociedad biasa bertengger di papan atas. Kini, posisinya digantikan oleh Pellegrino Matarazzo.
6. Franck Haise dipecat karena OGC Nice menelan sembilan kekalahan beruntun
Sejak menang atas Paris Saint-Germain (PSG) pada 1 November 2025, OGC Nice tak pernah meraih kemenangan. Bahkan, klub Ligue 1 tersebut selalu kalah dalam sembilan laga beruntun. Oleh karena itu, Franck Haise harus menerima nasib karena dipecat pada 29 Desember 2025. Posisinya pun digantikan oleh pelatih berpengalaman asal Prancis, Claude Puel.
Enam pelatih ini menjadi korban evaluasi besar-besaran pada pertengahan musim. Keputusan tersebut diambil sebagai respons atas hasil dan performa tim yang mengecewakan. Hal ini menunjukkan betapa ketat dan kerasnya persaingan di level tertinggi sepak bola liga top Eropa.


















