3 Pemain Asia di Serie A 2025/2026, Indonesia Mendominasi!

- Hanya tiga pemain Asia tampil di Serie A 2025/2026, dengan dua di antaranya berasal dari Indonesia: Emil Audero dan Jay Idzes, serta satu dari Jepang, Zion Suzuki.
- Zion Suzuki menjadi andalan Parma meski sempat cedera, sementara Emil Audero tampil gemilang bersama Cremonese dengan 112 penyelamatan dan delapan clean sheets.
- Jay Idzes menunjukkan performa stabil sebagai bek utama Sassuolo hingga pekan ke-33, membantu tim promosi itu bersaing di posisi sepuluh besar klasemen Serie A.
Serie A Italia pernah menjadi tempat beraksinya pemain-pemain terbaik asal Asia pada masa lampau. Nama-nama seperti Hidetoshi Nakata, Keisuke Honda, hingga Yuto Nagatomo, yang seluruhnya dari Jepang, pernah merasakan persaingan di kasta teratas Italia. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pesepak bola asal Benua Kuning juga mendapat tempat di ajang ini.
Seiring berjalannya waktu, pemain Asia masih mewarnai persaingan di Serie A pada 2025/2026 ini. Jumlahnya memang cukup sedikit dengan hanya tiga nama per 18 April 2026. Namun yang menarik, dua di antaranya berasal dari Indonesia.
1. Zion Suzuki (Jepang) tengah menjalani musim kedua bersama Parma
Zion Suzuki menjadi satu-satunya pemain Jepang dalam daftar ini. Ia tengah menjalani musim kedua bersama Parma di Serie A. Kepindahannya pada musim panas 2024 terjadi usai Parma menebusnya dari klub asal Belgia, Saint-Truiden, dengan dana mencapai 8,2 juga euro (Rp165 miliar), disertai kesepakatan kontrak berdurasi 5 musim.
Pemilik 23 caps untuk Timnas Jepang itu langsung menjadi andalan di bawah mistar gawang Parma pada musim pertama (2024/2025). Ia dimainkan dalam 37 laga dengan torehan 8 clean sheets. Kontribusinya membawa Parma finis di peringkat 16 dan selamat dari degradasi sebagai tim promosi.
Kiper berusia 23 tahun tersebut kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama Parma di Serie A 2025/2026. Namun, ia sempat absen sejak November 2025 hingga Februari 2026 karena cedera. Dalam 15 penampilan pertama, Zion mencatatkan 46 penyelamatan dan 3 clean sheets. Kontribusi itu membawa Parma bertengger di peringkat 14 dalam 32 laga pertama.
2. Emil Audero (Indonesia) menjadi salah satu kiper dengan penyelamatan terbanyak di Serie A 2025/2026
Emil Audero bukan sosok asing di Serie A. Ia telah mencatatkan debutnya di ajang ini bersama Juventus pada 2016/2017. Pemain kelahiran Mataram, Indonesia, itu bahkan merasakan manisnya gelar juara dalam 3 musim berbeda bersama Bianconeri dan semusim bersama Inter Milan.
Setelah sempat merumput di Serie B pada paruh kedua 2024/2025, Audero kembali ke kasta teratas Italia pada 2025/2026.
Pemain berusia 29 tahun itu menjadi bagian dari tim promosi, Cremonese, pada musim ini. Ia dipinjam dari Como hingga akhir musim. Kesepakatan tersebut disertai dengan opsi pembelian secara permanen.
Audero baru absen dalam 4 dari total 32 laga pertama Cremonese di Serie A 2025/2026. Ia menjadi salah satu kiper yang paling sering melakukan penyelamatan dengan total 112 kali, ditambah dengan 8 clean sheets. Kehadiran pemilik lima caps untuk Timnas Indonesia itu begitu krusial dalam perjuangan tim menjauh dari zona degradasi.
3. Jay Idzes (Indonesia) bawa Sassuolo bersaing di sepuluh besar
Jay Idzes untuk pertama kalinya tampil di Serie A pada 2024/2025. Ia berperan sebagai bek tengah utama Venezia usai membawa klub tersebut meraih tiket promosi pada musim sebelumnya. Sayangnya, periode pertama Idzes di Serie A berakhir mengecewakan dengan gagal membawa Venezia bertahan.
Kiprah Idzes di kasta teratas Serie A berlanjut ketika Sassuolo yang berstatus sebagai tim promosi Serie A 2025/2026 merekrutnya sebelum kompetisi dimulai. Kepindahan ini terjadi dengan biaya transfer mencapai 7,6 juta euro (Rp153 miliar). Kapten Timnas Indonesia itu juga diikat kontrak berdurasi 4 musim.
Idzes menunjukkan performa impresif di Serie A 2025/2026. Sejak tampil pertama kali pada pekan 2, ia belum absen sekali pun hingga pekan 33. Kehadirannya di jantung pertahanan mewarnai keberhasilan Sassuolo bersaing di sepuluh besar hingga pekan 33.
Tiga pemain tersebut menjadi pemain kunci di timnya masing-masing dengan kontribusi yang signifikan sepanjang Serie A 2025/2026. Peran penting yang ditunjukkan Zion Suzuki, Emil Audero, dan Jay Idzes tidak hanya membantu tim mereka bersaing, tetapi juga menegaskan bahwa pemain Asia mampu tampil konsisten di level tertinggi sepak bola Italia. Kehadiran mereka, khususnya dua wakil Indonesia, menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola Asia di kancah Eropa serta membuka peluang lebih besar bagi talenta-talenta lain untuk mengikuti jejak serupa pada masa depan.


















