Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Penampilan Real Betis saat Debut di UCL pada 2005/2006

Penampilan Real Betis saat Debut di UCL pada 2005/2006
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/howardbouchevereau)
Intinya Sih
  • Real Betis memastikan tiket ke Liga Champions 2026/2027 setelah menang 2-1 atas Elche, menjadi partisipasi kedua mereka sejak debut di musim 2005/2006.
  • Pada debut UCL 2005/2006, Betis lolos dari kualifikasi usai menyingkirkan AS Monaco dan tergabung di grup G bersama Liverpool, Chelsea, serta Anderlecht.
  • Betis mencatat hasil beragam di fase grup—menang atas Anderlecht dan Chelsea, imbang lawan Liverpool, namun gagal lolos ke babak 16 besar setelah kalah dari Anderlecht.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Real Betis berhasil mengamankan tiket Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027 usai mengalahkan Elche 2-1 pada pekan ke-36 LaLiga Spanyol 2025/2026 (12/5/2026). Ini membuat Los Verdiblancos akan bermain untuk keduanya kalinya di kompetisi antarklub Eropa tertinggi tersebut sejak klub terbentuk pada 1907. Penampilan debut mereka di UCL terjadi pada 2005/2006.

1. Real Betis lolos dari kualifikasi berkat kemenangan 3-2 atas AS Monaco

Real Betis lolos ke Liga Champions 2005/2006 berkat berakhir di posisi keempat di LaLiga 2004/2005. Ini membuat mereka harus mengawali perjuangan dari fase kualifikasi. Tim yang saat itu dilatih Lorenzo Serra Ferrer tersebut berhadapan dengan AS Monaco. Mereka mendapat kesempatan untuk bermain di kandang terlebih dahulu, Estadio Benito Villamarin, pada leg pertama (9/8/2005). Betis menang 1-0 secara dramatis karena mencetak gol tunggalnya melalui Edu pada menit 90+3.

Mereka kemudian bertandang ke Stade Louis-II pada 23 Agustus 2005 untuk melakoni leg kedua. Betis berhasil menambah keunggulannya lewat sundulan Ricardo Oliveira pada menit 17. Namun, Juanito dan kolega berbalik tertinggal akibat gol Gerard Lopez pada menit 33 dan Toifilou Maoulida pada menit 63. Skor 1-2 sebetulnya cukup bagi Betis untuk lolos ke babak grup karena aturan gol tandang. Meski begitu, Oliveira ternyata mampu menambah satu gol lagi untuk Betis pada menit 77.

2. Real Betis kalah 1-2 dari Liverpool pada matchday pertama

Real Betis tergabung di grup G di Liga Champions 2005/2006 bersama Liverpool, Anderlecht, dan Chelsea. Mereka menjalani matchday pertama dengan melawan Liverpool yang berstatus juara bertahan. Betis menjamu wakil dari Inggris itu di Estadio Benito Villamarin pada 13 September 2005.

Sayangnya, Betis harus mengakui kekuatan Liverpool. Mereka kalah 1-2. Tim tamu sudah unggul pada menit kedua lewat gol Florent Sinama-Pongolle. Betis kembali kecolongan gol Luis Garcia pada menit 12. Mereka lantas memperkecil kekalahannya melalui gol Arzu pada menit 51.

3. Real Betis mengalahkan Anderlecht 1-0 pada matchday kedua

Real Betis melawan Anderlecht sebagai tamu di Constant Vanden Stock Stadion pada matchday kedua fase grup Liga Champions 2005/2006 (28/9/2005). Mereka berhasil membawa pulang tiga poin. Betis menang dengan skor 1-0.

Gol tunggal mereka dicetak Ricardo Oliveira pada menit 66. Penyerang asal Brasil itu mendapat umpan pendek dari Joaquin di depan kotak penalti. Tanpa melakukan kontrol, Oliveira langsung melepaskan tendangan datar ke pojok kanan gawang.

4. Real Betis dibantai Chelsea 0-4 pada matchday ketiga

Real Betis kembali bermain tandang pada matchday ketiga fase grup Liga Champions 2005/2006 (19/10/2005). Mereka hadir di Stamford Bridge untuk melawan Chelsea yang merupakan juara English Premier League (EPL) musim sebelumnya. Nahas, Betis kalah telak dengan skor 0-4.

Chelsea berpesta mulai menit 24 lewat Didier Drogba. Mereka menggandakan keunggulan pada menit 44 usai Ricardo Carvalho menyontek bola liar di depan gawang. Joe Cole mencetak gol ketiga pada menit 59. Sundulan Hernan Crespo 5 menit berselang menutup papan skor.

5. Real Betis membungkam Chelsea 1-0 pada matchday keempat

Real Betis berhasil membalas pembantaian yang mereka rasakan di Stamford Bridge di Liga Champions 2005/2006. Mereka mampu menang saat menerima kedatangan Chelsea di Estadio Estadio Benito Villamarin pada matchday keempat fase grup (1/11/2005). Betis unggul 1-0 saja.

Dani mencetak gol tunggal tersebut pada menit 28. Ia menerima umpan dari Capi di dalam kotak penalti. Dani melakukan kontrol dan menuntaskan peluang dengan kaki kiri. Pergerakan Edu yang melakukan dummy berperan dalam gol ini karena berhasil mengecoh pemain Chelsea lain.

6. Real Betis imbang 0-0 dengan Liverpool pada matchday kelima

Real Betis berkunjung ke Anfiled untuk menghadapi Liverpool pada matchday kelima fase grup Liga Champions 2005/2006 (23/11/2005). Mereka mampu pulang dengan hasil berharga. Betis menahan Liverpool tanpa gol.

Meski imbang, satu poin sangatlah krusial bagi Betis. Ini membuat mereka menjaga peluang untuk lolos ke 16 besar lewat selisih gol. Sebab, Betis memiliki 7 poin, tertinggal 3 angka dari Chelsea yang menempati posisi kedua.

7. Real Betis tumbang 0-1 dari Anderlecht pada matchday keenam

Sayangnya, Real Betis gagal mencapai mimpinya untuk lolos dari fase grup Liga Champions 2005/2006. Alih-alih berpesta gol, mereka justru kalah dari Anderlecht di Estadio Estadio Benito Villamarin pada matchday terakhir fase grup (6/12/2005). Betis tumbang 0-1.

Anderlecht menciptakan gol tunggalnya melalui Vincent Kompany pada menit 44. Kompany melepaskan tendangan dari sudut sempit di dalam kotak penalti. Namun, andai menang, Betis pun dipastikan tidak akan lolos. Sebab, pada laga lain, Chelsea imbang dengan Liverpool.

Real Betis hanya menghiasi fase grup saat mencicipi Liga Champions untuk pertama kalinya pada 2005/2006. Pada musim depan, mereka bakal kembali tampil di kompetisi ini dengan format yang sudah berbeda. Lantas, akan seperti apa perjalanan Betis di UCL 2026/2007?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More