Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Jerman Termuda yang Mengoleksi 50 Penampilan UCL

4 Pemain Jerman Termuda yang Mengoleksi 50 Penampilan UCL
ilustrasi bola berlogo Liga Champions Eropa (unsplash.com/JanoschDiggelmann)
Intinya Sih
  • Empat pemain Jerman termuda yang mencapai 50 laga UCL adalah Toni Kroos, Kai Havertz, Thomas Mueller, dan Jamal Musiala, menunjukkan konsistensi mereka di level tertinggi Eropa.
  • Jamal Musiala memecahkan rekor sebagai pemain Jerman termuda dengan 50 penampilan UCL pada usia 23 tahun 48 hari saat Bayern Muenchen menang atas Real Madrid di perempat final 2026.
  • Kroos, Mueller, Havertz, dan Musiala sama-sama berkontribusi besar bagi klubnya masing-masing dalam meraih gelar Liga Champions, menegaskan dominasi talenta muda Jerman di kompetisi elit Eropa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Beberapa pesepak bola muda asal Jerman mampu menorehkan rekor mentereng terkait penampilannya di Liga Champions Eropa (UCL). Salah satunya mencatat rekor sebagai pemain termuda Jerman yang mencapai 50 laga UCL. Mereka membuktikan potensinya sebagai pesepak bola top sejak usia muda sehingga menjadi andalan pelatih di klubnya masing-masing kala bermain di UCL.

Dilansir laman resmi UEFA, berikut empat pemain Jerman termuda yang bermain dalam 50 laga UCL per 17 April 2026.

1. Toni Kroos mengoleksi 50 penampilan UCL saat berusia 25 tahun 100 hari

Toni Kroos mengawali kiprahnya di Liga Champions bersama Bayern Muenchen pada 2008/2009. Ia melakoni debutnya kala Die Rotten bermain imbang 1-1 kontra Fiorentina pada 5 November 2008. Kroos sempat dipinjamkan kepada Bayer Leverkusen pada 2009/2010 sebelum kembali membela Bayern Muenchen pada 2010/2011.

Ia mencetak 6 gol dan 12 asssist dalam 41 pertandingan UCL selama berseragam Bayern Muenchen. Kroos kemudian memutuskan pindah ke Real Madrid pada musim panas 2014. Ia lalu mencapai 50 penampilan di UCL ketika berusia 25 tahun 100 hari pada 2014/2015. Secara keseluruhan, Kroos mencetak 11 gol dan 31 assist dalam 151 pertandingan UCL bersama Bayern Muenchen dan Real Madrid.

2. Kai Havertz tampil dalam 50 laga UCL kala berusia 25 tahun 100 hari

Kai Havertz melakoni debutnya di Liga Champions bersama Bayer Leverkusen pada 2016/2017. Ia ketika itu masih berusia 17 tahun 4 bulan 22 hari kala tampil perdana di UCL dalam kemenangan Bayer Leverkusen 1-0 atas Tottenham Hotspur pada 2 November 2016. Havertz tercatat mengoleksi delapan penampilan di UCL selama berseragam Bayer Leverkusen.

Ia lalu mejadi pahlawan Chelsea berkat torehan gol tunggal saat mengalahkan Manchester City 1-0 pada final UCL 2020/2021. Havertz memutuskan hengkang ke rival Chelsea, Arsenal, pada musim panas 2023. Ia kemudian mencapai 50 penampilan di UCL saat usianya menginjak 25 tahun 100 hari.

3. Thomas Mueller mencapai 50 laga UCL saat berusia 24 tahun 53 hari

Thomas Mueller telah dianggap sebagai legenda Bayern Muenchen. Ia tidak pernah membela klub Eropa lain selain Die Rotten sepanjang kariernya sebagai pesepak bola. Berbagai rekor dan prestasi telah dicapai Mueller selama berseragam Bayern Muenchen terutama terkait penampilannya di Liga Champions.

Ia langsung mencetak gol dalam debutnya di UCL dalam kemenangan Bayern Muenchen 7-1 atas Sporting CP pada leg kedua 16 besar 2008/2009. Mueller kemudian menjadi andalan lini depan Bayern Muenchen kala bermain di UCL sejak 2009/2010. Ia mampu mencapai 50 penampilan UCL ketika usianya menginjak 24 tahun 53 hari. Secara keseluruhan, Mueller mencetak 57 gol dan 34 assist dalam 163 laga UCL bersama Bayern Muenchen.

4. Jamal Musiala mengoleksi 50 penampilan UCL saat berusia 23 tahun 48 hari

Jamal Musiala merupakan gelandang berbakat Jerman yang sempat menimba ilmu di akademi Chelsea pada 2011--2019. Ia memutuskan kembali ke Jerman saat direkrut Bayern Muenchen pada Juli 2019. Musiala kemudian memulai kiprahnya di level senior kala debut di Bundesliga Jerman dalam kemenangan Bayern Muenchen 3-1 atas SC Freiburg pada 20 Juni 2020.

Ia mencatat penampilan perdana di Liga Champions saat Bayern Muenchen menang 6-2 atas Red Bull Salzburg pada 3 November 2020. Musiala perlahan memantapkan posisinya sebagai gelandang serang utama Bayern Muenchen di UCL sejak bermain imbang 1-1 kontra Atletico Madrid pada 1 Desember 2020. Ia mencatat penampilan ke-50 di UCL saat Bayern Muenchen menang 4-3 atas Real Madrid pada leg kedua perempat final UCL 2025/2026 pada 15 Apri 2026. Musiala ketika itu berusia 23 tahun 48 hari. Ia memecahkan rekor Mueller sebagai pemain Jerman termuda yang mencapai 50 penampilan di UCL.

Keempat pesepak bola Jerman di atas rata-rata telah menuai kesuksesan selama berkarier di klub-klub besar Eropa. Mueller dan Kroos tercatat pernah mengantarkan Bayern Muenchen meraih gelar juara Liga Champions pada 2012/2013. Sementara itu, Havertz menjadi kunci kesuksesan Chelsea menjuarai UCL 2020/2021. Musiala menjadi bagian dari Bayern Muenchen kala menjuarai UCL 2019/2020 meski tidak mencatat satupun penampilan. Ia berpeluang mengantarkan Bayern Muenchen meraih gelar juara UCL 2025/2026 setelah memastikan lolos ke semifinal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More