Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Penyerang Belanda di Serie A 2025/2026, Ada Donyell Malen!

4 Penyerang Belanda di Serie A 2025/2026, Ada Donyell Malen!
ilustrasi bola sepak (pexels.com/Gursharndeep Singh)
Intinya Sih
  • Donyell Malen tampil tajam bersama AS Roma dengan 8 gol dan 1 assist sejak dipinjam dari Aston Villa, langsung dipercaya sebagai penyerang utama di Serie A 2025/2026.
  • Jayden Addai memperkuat Como 1907 setelah dibeli dari AZ Alkmaar seharga 14 juta euro, namun kini absen karena cedera tendon achilles setelah mencetak 3 gol musim ini.
  • Tijjani Noslin dan Thijs Dallinga masih berperan sebagai pelapis di Lazio serta Bologna, masing-masing mencatat kontribusi terbatas meski tetap jadi bagian rotasi lini depan klub.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dari sebanyak 17 pemain Belanda yang sedang menyemarakkan peta persaingan Serie A Italia 2025/2026 per 23 Maret 2026, terdapat empat pemain yang beroperasi di sektor depan. Mereka menjalankan fungsi sebagai penyerang tengah dan penyerang sayap bersama masing-masing klub. Para juru gedor Oranje ini tersebar berseragam AS Roma, Bologna, Como 1907, serta Lazio.

1. Donyell Malen selalu diturunkan sebagai penyerang tengah utama AS Roma

Demi memperbanyak opsi ujung tombak, Donyell Malen diboyong AS Roma melalui skema peminjaman dari Aston Villa pada musim dingin 2026. Dirinya merapat seharga 2 juta euro (sekitar Rp39,2 miliar) yang rencananya merumput di Stadio Olimpico sampai Juni 2026 dengan opsi pembelian. Penyerang berkebangsaan Belanda ini untuk pertama kali mengambil kesempatan merasakan atmosfer persaingan Serie A.

Malen sendiri ternyata cepat beradaptasi sehingga selalu diturunkan oleh Gian Piero Gasperini untuk tampil sejak menit pertama sebagai penyerang tengah AS Roma pada Serie A 2025/2026. Dirinya memiliki naluri mencetak gol tajam dan cerdik memanfaatkan ruang kosong di area pertahanan lawan. Selain itu, keterampilan menggiring bola dan kecepatan menjadi senjata untuk menciptakan peluang. Hasilnya, dia menorehkan 7 gol dari 10 pertandingan (803 menit) hingga pekan ke-30. Sejak Januari 2026, pemain kelahiran Wieringen ini merumput 12 kali dengan mengukir 8 gol dan 1 assist di berbagai kompetisi musim ini.

2. Jayden Addai sedang cedera tendon achilles di Como 1907

Jayden Addai awalnya mampu memperkaya pilihan rotasi Como 1907 pada Serie A 2025/2026. Sebab, dirinya pernah ditugaskan oleh Cesc Fabregas sebagai penyerang sayap kanan, gelandang kanan, atau gelandang serang. Pemain yang kini berusia 20 tahun tersebut bisa bergerak eksplosif karena didukung dengan kemampuan dribel solid dan kecepatan. Dirinya sempat melewatkan beberapa pertandingan lantaran cedera otot. Sumbangsihnya kembali terganggu dan kali ini cedera tendon achilles. Hingga pekan ke-30, ia mengumpulkan 3 gol dari 12 pertandingan. Di berbagai kompetisi, dia diturunkan sebanyak 16 pertandingan dengan menyumbang 3 gol musim ini untuk I Lariani.

Como 1907 mendapatkan jasa Addai setelah menggelontorkan dana 14 juta euro (sekitar Rp274,4 miliar) kepada AZ Alkmaar pada musim panas 2025. Ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi klub asal Lombardia ini demi memperkuat sektor sayap penyerangan. Dia juga untuk pertama kali mengambil kesempatan untuk membangun karier di luar Belanda.

3. Tijjani Noslin masih kesulitan masuk skuad utama Lazio

Tijjani Noslin tercatat berseragam Hellas Verona kurang lebih selama 6 bulan. Meski singkat, pemain kelahiran Amsterdam tersebut mampu mencuri atensi Lazio sehingga diperkenalkan ke Stadio Olimpico pada musim panas 2024. Kepindahan ini menghabiskan 14 juta euro (sekitar Rp273,7 miliar). Sayangnya, dia mengumpulkan menit bermain sedikit karena lebih sering dipasang sebagai pengganti. Meski begitu, dirinya memperkaya rotasi sektor penyerangan I Biancocelesti.

Menjalani musim kedua bersama Lazio, Noslin masih kesulitan masuk skuad utama pada Serie A 2025/2026. Meski begitu, pemain yang kini berusia 26 tahun ini mampu menempati tugas penyerang sayap atau penyerang tengah sesuai kebutuhan taktik. Dirinya juga mempunyai kecepatan yang berguna untuk mengeksploitasi celah kosong di area pertahanan lawan. Hingga pekan ke-30, ia mengumpulkan 2 gol dan 1 assist dari 21 pertandingan. Sejak Juli 2024, dia tampil 63 pertandingan dengan mencetak 9 gol dan 4 assist (1.996 menit) di berbagai ajang.

4. Thijs Dallinga beroperasi sebagai pelapis dari Santiago Castro di Bologna

Thijs Dallinga beroperasi sebagai pelapis dari Santiago Castro dalam menempati posisi penyerang tengah Bologna pada Serie A 2025/2026. Ini memengaruhi menit bermain yang diterima. Meski begitu, pemain kelahiran Groningen ini memiliki kekuatan fisik yang berguna untuk berduel dan pergerakan tanpa bolanya layak diwaspadai bek lawan. Hingga pekan ke-30, dirinya mengumpulkan 2 gol dan 3 assist dari 21 pertandingan (781 menit).

Dallinga bergabung dengan Bologna setelah dibeli seharga 16,2 juta euro (sekitar Rp317,4 miliar) dari Toulouse pada musim panas 2024. Vincenzo Italiano selaku pelatih ketika itu lebih sering memercayakan posisi penyerang tengah kepada Castro ketimbang pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut. Ini membuatnya harus puas diplot sebagai pelapis dalam sistem permainan I Rossoblu. Sejak diboyong ke Stadio Renato Dall'Ara, dirinya diturunkan sebanyak 78 pertandingan dengan mengukir 12 gol dan 8 assist di berbagai kompetisi.

Keempat penyerang Belanda di atas meramaikan persaingan Serie A 2025/2026. Malen langsung menjelma menjadi mesin gol AS Roma. Noslin dan Dallinga masih berperan sebagai penyerang pelapis bagi masing-masing klub. Sementara, Addai sedang cedera tendon achilles di Como 1907.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More