Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Perbandingan Apple AirTag vs Samsung SmartTag

7 Perbandingan Apple AirTag vs Samsung SmartTag
ilustrasi produk AIrTag (unsplash.com/Daniel Romero)
Intinya Sih
  • Apple AirTag hanya kompatibel dengan iPhone melalui jaringan Find My yang luas, sedangkan Samsung SmartTag bekerja optimal di ekosistem Galaxy lewat aplikasi SmartThings Find.
  • Dari desain dan daya tahan, SmartTag unggul dengan lubang gantungan bawaan serta baterai lebih awet hingga 700 hari, sementara AirTag tampil minimalis namun butuh aksesori tambahan.
  • AirTag menonjol lewat fitur Precision Finding dan keamanan anti-stalking, sedangkan SmartTag unggul dalam integrasi smart home; keduanya punya harga mirip tapi terbaik sesuai ekosistem pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kehilangan barang kecil, seperti kunci, dompet, atau tas bisa jadi masalah besar. Untungnya, ada solusi praktis berupa Bluetooth tracker seperti Apple AirTag dan Samsung SmartTag yang bisa membantu melacak barang dengan mudah. 

Keduanya termasuk perangkat pelacak terbaik di pasaran saat ini. Kendati sama-sama mengandalkan teknologi canggih, seperti Ultra-Wideband (UWB), AirTag dan SmartTag sebenarnya dirancang untuk ekosistem yang berbeda. Jadi, memilih mana yang lebih bagus sangat tergantung pada smartphone yang kamu gunakan. Yuk, kita bahas lebih dalam perbandingan Apple AirTag vs Samsung SmartTag!

1. Kompatibilitas dan ekosistem

Perbedaan paling mendasar ada pada kompatibilitasnya. Apple AirTag hanya bisa digunakan dengan perangkat iPhone melalui jaringan Find My milik Apple. Keunggulannya, jaringan ini sangat luas karena didukung oleh ratusan juta hingga miliaran perangkat iOS di seluruh dunia. Artinya, peluang menemukan barang yang hilang jadi lebih besar.

Sementara itu, Samsung SmartTag bekerja dengan aplikasi SmartThings Find dan hanya kompatibel dengan perangkat Samsung Galaxy. Jaringannya memang lebih terbatas, tapi sangat optimal bagi pengguna perangkat Samsung.

2. Desain dan build quality

Dari segi desain, AirTag tampil minimalis dengan bentuk bulat kecil seperti koin. Namun, ada satu kekurangan: kamu perlu membeli aksesori tambahan agar bisa menggantungkannya ke kunci atau tas.

Sebaliknya, SmartTag hadir dengan desain kotak yang sedikit lebih besar, tapi sudah dilengkapi lubang gantungan bawaan. Materialnya juga terasa lebih kokoh dan tahan gores, cocok untuk penggunaan yang lebih kasar.

3. Daya tahan baterai

Galaxy SmartTags2 di kunci motor (dok. Samsung)
Samsung Galaxy SmartTags2 (dok. Samsung)

Untuk urusan baterai, SmartTag sedikit lebih unggul.

  • AirTag: sekitar 1 tahun penggunaan
  • SmartTag: bisa mencapai 500–700 hari

Keduanya sama-sama menggunakan baterai CR2032 yang bisa diganti sendiri tanpa alat khusus, jadi praktis dan hemat.

4. Jangkauan dan akurasi pelacakan

Baik AirTag maupun SmartTag sudah mendukung Bluetooth Low Energy dan teknologi UWB untuk pelacakan yang lebih presisi dalam jarak dekat. AirTag punya fitur Precision Finding yang sangat intuitif di iPhone, lengkap dengan panduan arah berbasis augmented reality (AR). Selain itu, karena jaringannya luas, pelacakan jarak jauh juga lebih akurat. SmartTag juga memiliki fitur serupa lewat aplikasi SmartThings, tapi performanya sangat bergantung pada jumlah pengguna Samsung di sekitar.

5. Ketahanan (durability)

Keduanya sudah mengantongi sertifikasi IP67, yang berarti tahan debu dan air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit. Ini cukup aman untuk penggunaan sehari-hari, seperti terkena hujan atau cipratan air. Namun, tetap tidak disarankan untuk penggunaan di air dalam waktu lama.

6. Fitur tambahan

ilustrasi Apple AirTag (unsplash.com/Onur Binay)
ilustrasi Apple AirTag (unsplash.com/Onur Binay)

Di sinilah keduanya memiliki pendekatan yang berbeda. SmartTag menawarkan integrasi smart home. Dengan begitu, kamu bisa mengontrol perangkat rumah, seperti lampu atau IoT hanya dengan menekan tombol di tag. Fitur ini jadi nilai tambah besar untuk pengguna ekosistem Samsung.

Sementara itu, AirTag lebih fokus pada keamanan, terutama fitur anti-stalking. Jika ada AirTag asing yang bergerak bersamamu, iPhone akan memberi notifikasi sebagai bentuk perlindungan privasi. Keduanya juga mendukung Lost Mode sehingga orang lain bisa melihat informasi kontakmu jika menemukan barang tersebut.

7. Harga dan value

Dari segi harga, keduanya sebenarnya tidak jauh berbeda. AirTag dijual mulai harga sekitar R499 ribu per unit, sementara SmartTag sekitar Rp399 ribu per unit. Kendati demikian, value terbaik tetap kembali ke ekosistem yang kamu gunakan. AirTag terasa lebih powerful di iPhone, sementara SmartTag jadi pilihan logis bagi pengguna Samsung.

Kalau kamu pengguna iPhone, Apple AirTag jelas jadi pilihan terbaik karena integrasinya sangat mulus dan jaringannya luas. Namun, kalau kamu pengguna Samsung Galaxy, Samsung SmartTag jelas lebih worth it karena fitur tambahannya lebih banyak, terutama untuk smart home.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More