Jika membahas prosesor atau CPU, pasti kamu lebih akrab dengan istilah fabrikasi, core, clock speed, atau transistor. Semua hal tersebut biasanya menjadi aspek yang diiklankan dan ditonjolkan oleh produsen. Namun, ada satu hal yang jarang diulik, yaitu basis dari prosesor itu sendiri. Dalam hal ini, ada beberapa jenis proses berdasarkan basisnya, yaitu x86 dan ARM.
Perbedaan prosesor berbasis ARM dan x86 tak hanya di nama, tapi mencakup banyak hal seperti spesifikasi, kemampuan AI, hingga efisiensi dayanya. Prosesor berbasis ARM juga punya beberapa kelebihan yang tak ada di prosesor berbasis x86. Lantas, sebenarnya apa itu prosesor berbasis ARM? Berikut penjelasan lengkapnya!
